-
Al-Ghazali, ihya ‘ulumiddin, menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (zuhud, cinta, & kematian vol.9)
- Al-imam al-Ghazali
- Republika penebit
- 2013
- -
Isi utama buku ini mencakup beberapa tema besar: 1. Zuhud dan Fakir Al-Ghazali menjelaskan bahwa zuhud bukan berarti meninggalkan dunia sepenuhnya, melainkan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama hati. Kekayaan boleh dimiliki, tetapi hati tidak boleh diperbudak olehnya. Sikap fakir dipahami sebagai kesadaran total akan kebutuhan manusia kepada Allah. 2. Tauhid dan Tawakal Pembaca diajak membangun keyakinan penuh kepada Allah dan menyerahkan hasil usaha hanya kepada-Nya. Tawakal menurut Al-Ghazali bukan pasrah tanpa usaha, tetapi ketenangan batin setelah ikhtiar dilakukan secara sungguh-sungguh. 3. Mahabbah (Cinta kepada Allah), Rindu, dan Ridha Bagian ini menjadi inti spiritual buku. Al-Ghazali menggambarkan cinta kepada Allah sebagai puncak kebahagiaan manusia. Semakin seseorang mengenal Allah, semakin besar cintanya. Dari cinta lahir kerinduan untuk dekat dengan-Nya dan kerelaan menerima segala ketentuan hidup 4. Niat, Ikhlas, dan Kejujuran Semua amal dinilai berdasarkan niat. Al-Ghazali menekankan pentingnya membersihkan hati dari riya’, kepentingan duniawi, dan kepalsuan agar ibadah menjadi murni karena Allah. 5. Muhasabah, Tafakur, dan Muraqabah Manusia dianjurkan untuk terus mengintrospeksi diri, merenungkan ciptaan Allah, serta merasa diawasi oleh-Nya setiap saat. Dengan cara ini, hati menjadi lebih hidup dan lembut. 6. Kematian dan Akhirat Pada penutup buku, Al-Ghazali mengingatkan bahwa kematian bukan akhir kehidupan, melainkan awal perjalanan menuju akhirat. Mengingat kematian dianggap sebagai sarana membersihkan hati dari kesombongan dan cinta dunia berlebihan
- Salemba
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 260691 |
| Kode Klasifikasi | : | 297.01 |
| Judul Buku | : | Al-Ghazali, ihya ‘ulumiddin, menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (zuhud, cinta, & kematian vol.9) |
| Edisi | : | 1 |
| Penulis | : | Al-imam al-Ghazali |
| Penerbit | : | Republika penebit |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tahun | : | 2013 |
| ISBN | : | - |
| Tajuk Subjek | : | Ilmu Agama |
| Deskripsi | : | viii+504 hal 17 x 24 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Anggun Seno Wulandari |
1. Zuhud dan Fakir
Al-Ghazali menjelaskan bahwa zuhud bukan berarti meninggalkan dunia sepenuhnya, melainkan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama hati. Kekayaan boleh dimiliki, tetapi hati tidak boleh diperbudak olehnya. Sikap fakir dipahami sebagai kesadaran total akan kebutuhan manusia kepada Allah.
2. Tauhid dan Tawakal
Pembaca diajak membangun keyakinan penuh kepada Allah dan menyerahkan hasil usaha hanya kepada-Nya. Tawakal menurut Al-Ghazali bukan pasrah tanpa usaha, tetapi ketenangan batin setelah ikhtiar dilakukan secara sungguh-sungguh.
3. Mahabbah (Cinta kepada Allah), Rindu, dan Ridha
Bagian ini menjadi inti spiritual buku. Al-Ghazali menggambarkan cinta kepada Allah sebagai puncak kebahagiaan manusia. Semakin seseorang mengenal Allah, semakin besar cintanya. Dari cinta lahir kerinduan untuk dekat dengan-Nya dan kerelaan menerima segala ketentuan hidup
4. Niat, Ikhlas, dan Kejujuran
Semua amal dinilai berdasarkan niat. Al-Ghazali menekankan pentingnya membersihkan hati dari riya’, kepentingan duniawi, dan kepalsuan agar ibadah menjadi murni karena Allah.
5. Muhasabah, Tafakur, dan Muraqabah
Manusia dianjurkan untuk terus mengintrospeksi diri, merenungkan ciptaan Allah, serta merasa diawasi oleh-Nya setiap saat. Dengan cara ini, hati menjadi lebih hidup dan lembut.
6. Kematian dan Akhirat
Pada penutup buku, Al-Ghazali mengingatkan bahwa kematian bukan akhir kehidupan, melainkan awal perjalanan menuju akhirat. Mengingat kematian dianggap sebagai sarana membersihkan hati dari kesombongan dan cinta dunia berlebihan
Terkait Subjek Buku yang sama
-
Al-Ghazali, ihya ‘ulumiddin, menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (zuhud, cinta, & kematian vol.9)
- Al-imam al-Ghazali
- Republika penebit
- 2013
- -
Isi utama buku ini mencakup beberapa tema besar: 1. Zuhud dan Fakir Al-Ghazali menjelaskan bahwa zuhud bukan berarti meninggalkan dunia sepenuhnya, melainkan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan ... Lihat Selengkapnya
-
Al-Ghazali, ihya ‘ulumiddin, menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (dunia dan godaannya vol.6)
- Al-imam al-Ghazali
- Republika penebit
- 2012
- -
Tema utama buku ini adalah bahwa dunia bukan untuk dibenci sepenuhnya, tetapi harus diposisikan sebagai sarana menuju akhirat, bukan tujuan akhir kehidupan. Beberapa pokok pembahasan penting dalam ... Lihat Selengkapnya
-
Al-Ghazali, ihya ‘ulumiddin, menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (sabar dan syukur vol.8)
- Al-imam al-Ghazali
- Republika penebit
- 2013
- -
Buku ini menekankan bahwa sabar dan syukur bukan sekadar sikap emosional, melainkan bentuk ibadah hati yang menunjukkan kedekatan seseorang kepada Allah. Pokok-pokok isi buku meliputi: 1. ... Lihat Selengkapnya
-
Al-Ghazali, ihya ‘ulumiddin, menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (ilmu dan keyakinan vol.1)
- Al-imam al-Ghazali
- Republika penebit
- 2014
- -
Buku ini mengkritik kondisi umat yang sibuk pada formalitas agama tetapi kehilangan ruh spiritual dan akhlaknya. Karena itu, Al-Ghazali berusaha mengembalikan keseimbangan antara ilmu, amal, dan ... Lihat Selengkapnya