• UMKM perempuan di kala krisis : sebuah kajian peluang dan tantangan

    UMKM perempuan di kala krisis : sebuah kajian peluang dan tantangan

    • Elsa Widia dan Sri Mona Octafia
    • Deepublish
    • 2023
    • 978-623-02-6114-5
    Sinopsis

    Usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia telah memainkan peran yang penting dalam menopang perekonomian. Faktanya lebih dari 60% pelaku usaha UMKM adalah perempuan (Limanseto, 2021). Pada dasarnya UMKM perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian baik itu pada tingkat keluarga maupun nasional. Namun faktanya pelaku usaha perempuan biasanya lebih rentan dari pada laki-laki karena terkendala masalah dana finansial (Ali MA, 2019). Sehingga tak jarang jika perempuan memutuskan untuk berpartisipasi di tingkat yang lebih rendah untuk memulai di bisnis yang berbeda, terutama ritel, perdagangan kecil dan industri jasa lainnya, yang memiliki kontribusi yang kecil karena alasan juga ingin terkonsentrasi pada keluarga mereka (Roy S, 2014). Beberapa penelitian menemukan bahwa hambatan untuk pengembangan juga dipengaruhi oleh peran ganda sehingga perempuan kesulitan untuk mengembangkan diri dan dukungan dari Pemerintah Daerah yang masih sangat minim (Fitri, 2020). Namun pada dasarnya tidak menutup kemungkinan bahwa perempuan mengalami pergeseran peran di dalam masyarakat, terkhusus berkaitan dengan nilai ekonomis, sehingga pada kondisi awal tidak hanya bekerja dalam rumah tangga mereka saja namun dapat berkembang di ranah publik (Zuhdi, 2019).

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Yogyakarta
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 240160
Kode Klasifikasi : 338.04
Judul Buku : UMKM perempuan di kala krisis : sebuah kajian peluang dan tantangan
Edisi : -
Penulis : Elsa Widia dan Sri Mona Octafia
Penerbit : Deepublish
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2023
ISBN : 978-623-02-6114-5
Tajuk Subjek : UMKM,Bisnis,Digital Marketing
Deskripsi : viii, 79 hlm. : ill. ; 23 cm
Eksemplar : 2
Stok : 2
Petugas : Putri Ayu Citra Ardhian
Usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia telah memainkan peran yang penting dalam menopang perekonomian. Faktanya lebih dari 60% pelaku usaha UMKM adalah perempuan (Limanseto, 2021). Pada dasarnya UMKM perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian baik itu pada tingkat keluarga maupun nasional. Namun faktanya pelaku usaha perempuan biasanya lebih rentan dari pada laki-laki karena terkendala masalah dana finansial (Ali MA, 2019). Sehingga tak jarang jika perempuan memutuskan untuk berpartisipasi di tingkat yang lebih rendah untuk memulai di bisnis yang berbeda, terutama ritel, perdagangan kecil dan industri jasa lainnya, yang memiliki kontribusi yang kecil karena alasan juga ingin terkonsentrasi pada keluarga mereka (Roy S, 2014). Beberapa penelitian menemukan bahwa hambatan untuk pengembangan juga dipengaruhi oleh peran ganda sehingga perempuan kesulitan untuk mengembangkan diri dan dukungan dari Pemerintah Daerah yang masih sangat minim (Fitri, 2020). Namun pada dasarnya tidak menutup kemungkinan bahwa perempuan mengalami pergeseran peran di dalam masyarakat, terkhusus berkaitan dengan nilai ekonomis, sehingga pada kondisi awal tidak hanya bekerja dalam rumah tangga mereka saja namun dapat berkembang di ranah publik (Zuhdi, 2019).
Terkait Subjek Buku yang sama