• Nasionalisme : makna bangsa dan tanah air di antara konflik dan integrasi

    Nasionalisme : makna bangsa dan tanah air di antara konflik dan integrasi

    • Grosby, Steven
    • Portico Publishing
    • 2010
    • 978-602-95977-4-5
    Sinopsis

    Dari banyak kaum cendekiawan yang karyanya mengenai bangsa-bangsa dan nasionalisme telah mempengaruhi pemikiran saya mengenai subjek ini, ada tiga penyebutan khusus atas jasa mereka: John Hutchinson, Anthony Smith, dan Edward Shils. Dan John Hutchinson, saya memperoleh apresiasi lebih besar bagi komponen simbolisme budaya dalam pembentukan bangsa. Karya penting dari Anthony Smith harus menjadi titik tolak bagi setiap orang yang menginginkan memahami mengenai bangsa-bangsa dan nasionalisme, sebagaimana Smith telah menerangkan sejumlah problem dari keseluruhan bidang studi ini. Selama bertahun-tahun, saya selalu dan selalu kembali kepada hasil tulisan Edward Shils, setiap kali berusaha memahami dengan lebih baik kedalaman pemikirannya bahwa seluruh masyarakat terdiri dari pengaruh timbal-balik berkelanjutan dari kreativitas, disiplin, penerimaan, dan penolakan, terhadap pergeseran adegan dari berbagai cita-cita berbeda mengenai kemanusiaan. Saya berterima kasih dan mengakui peran kolega riset dari Earhart Foundation yang memberi kesempatan waktu kepada saya untuk menyelesaikan buku ini.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kaliabang
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 210216
Kode Klasifikasi : 320.54
Judul Buku : Nasionalisme : makna bangsa dan tanah air di antara konflik dan integrasi
Edisi : -
Penulis : Grosby, Steven
Penerbit : Portico Publishing
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2010
ISBN : 978-602-95977-4-5
Tajuk Subjek : Nasionalisme
Deskripsi : viii, 228 hlm. : ill. ; 19 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Ayu Intansari, S.Kom
Dari banyak kaum cendekiawan yang karyanya mengenai bangsa-bangsa dan nasionalisme telah mempengaruhi pemikiran saya mengenai subjek ini, ada tiga penyebutan khusus atas jasa mereka: John Hutchinson, Anthony Smith, dan Edward Shils. Dan John Hutchinson, saya memperoleh apresiasi lebih besar bagi komponen simbolisme budaya dalam pembentukan bangsa. Karya penting dari Anthony Smith harus menjadi titik tolak bagi setiap orang yang menginginkan memahami mengenai bangsa-bangsa dan nasionalisme, sebagaimana Smith telah menerangkan sejumlah problem dari keseluruhan bidang studi ini. Selama bertahun-tahun, saya selalu dan selalu kembali kepada hasil tulisan Edward Shils, setiap kali berusaha memahami dengan lebih baik kedalaman pemikirannya bahwa seluruh masyarakat terdiri dari pengaruh timbal-balik berkelanjutan dari kreativitas, disiplin, penerimaan, dan penolakan, terhadap pergeseran adegan dari berbagai cita-cita berbeda mengenai kemanusiaan. Saya berterima kasih dan mengakui peran kolega riset dari Earhart Foundation yang memberi kesempatan waktu kepada saya untuk menyelesaikan buku ini.
Terkait Subjek Buku yang sama