• The magic of big thinking

    The magic of big thinking

    • Imam Samawi
    • Glosaria Media
    • 2013
    • 978-602-7731-28-8
    Sinopsis

    Menjadi manusia seutuhnya mahal harganya sehingga hanya sedikit orang yang memiliki cinta dan keberanian untuk membelinya, Seseorang harus melepaskan hasrat untuk mencari rasa aman dan harus menghadapi resiko hidup dengan kedua belah tangannya. Seseorang harus memeluk kehidupan seperti memeluk seorang kekasih. Segala usaha meraih tujuan, selalu melibatkan resiko. Fred berkata, “Saya tidak mau bergantung di dahan!” Fred tidak menyadari bahwa ada buah di ujung dahan itu. Buah itu selaluberada disana, di ujung dahan. Suatu hukum yang berlaku di sana adalah semacam jaminan bahwa imbalan itu pasti datang sesudah resiko. Dan bukan sebaliknya. Ingat, imbalan itu datang dan menjadi peluang bagi kita, jika kita berani berpikir untuk mendapatkannya. Maka kunci untuk menda patkan imbalan itu bukan sesuatu yang ada di luar dari diri kita, tetapi dari dalam kita, yaitu sebuah pikiran yang besar. Karena dari pikiran besar inilah sikap besar akan beruntun mengikuti kita. Karena itu, mari kita memanjat dahan dan memetik buahnya. Semoga kehadiran buku ini bisa memberi manfaat agar kami dan Anda bisa mempercepat memetik buahkesuksesan itu! Amin

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Tasikmalaya
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 250727
Kode Klasifikasi : 121.4
Judul Buku : The magic of big thinking
Edisi : 1
Penulis : Imam Samawi
Penerbit : Glosaria Media
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2013
ISBN : 978-602-7731-28-8
Tajuk Subjek : Motivasi
Deskripsi : x, 136 hlm, 20 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Linatul Hikmah
Menjadi manusia seutuhnya mahal harganya sehingga hanya sedikit orang yang memiliki cinta dan keberanian untuk membelinya, Seseorang harus melepaskan hasrat untuk mencari rasa aman dan harus menghadapi resiko hidup dengan kedua belah tangannya.
Seseorang harus memeluk kehidupan seperti memeluk seorang kekasih. Segala usaha meraih tujuan, selalu melibatkan resiko. Fred berkata, “Saya tidak mau bergantung di dahan!” Fred tidak menyadari bahwa ada buah di ujung dahan itu. Buah itu selaluberada disana, di ujung dahan.

Suatu hukum yang berlaku di sana adalah semacam jaminan bahwa imbalan itu pasti datang sesudah resiko. Dan bukan sebaliknya. Ingat, imbalan itu datang dan menjadi peluang bagi kita, jika kita berani berpikir untuk mendapatkannya. Maka kunci untuk menda patkan imbalan itu bukan sesuatu yang ada di luar dari diri kita, tetapi dari dalam kita, yaitu sebuah pikiran yang besar. Karena dari pikiran besar inilah sikap besar akan beruntun mengikuti kita. Karena itu, mari kita memanjat dahan dan memetik buahnya. Semoga kehadiran buku ini bisa memberi manfaat agar kami dan Anda bisa mempercepat memetik buahkesuksesan itu! Amin
Terkait Subjek Buku yang sama