• Menguak gagasan 45 ceo inovatif

    Menguak gagasan 45 ceo inovatif

    • Djony Edward
    • Gagas Bisnis
    • 2013
    • 978-602-96071-7-8
    Sinopsis

    Semua punya keindahan sendiri-sendiri tetapi tentu saja punya karakteristik berbeda. Saya bersyukur karena mendapat kesempatan berinteraksi dengan bermacam-macam sektor. Ketika jadi CEO tantangannya berbeda, kalau dulu banyak berkutat soal strategic technical sekarang lebih pada memberi visi direction yang sesuai" Eleyn G. Masassya "Kadang, soal kepemimpinan itu adalah suatu yang memerlukan konsideran. Orang tidak menyiapkan kader, kadang-kadang karena takut digeser atau tidak mampu menyiapkan. Bagi saya, kader itu memperingan pekerjaan. Kita ada kualitas, kenapa takut? Seperti produk, kalau berkualitas dicuri prang. Itu prinsip" Handako Santosa "Saya tidak ingin mendengar ada pemangkasan biaya operasi, tetapi yang saya inginkan adalah terobosan baru. Pada 2008 barang-barang di Tanjung Priok yang sekadar transit untuk kemudian berlabuh ke Singapura dan Malaysia mencapai 80%, sekarang hanya sekitar 18%. Singapura dan Malaysia tidak ada apa-apanya. Ini yang orang tidak banyak dilihat." Richard Joost Lino

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Cengkareng, Sukabumi
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 201495
Kode Klasifikasi : 338.04092
Judul Buku : Menguak gagasan 45 ceo inovatif
Edisi : -
Penulis : Djony Edward
Penerbit : Gagas Bisnis
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2013
ISBN : 978-602-96071-7-8
Tajuk Subjek : Motivasi Kerja
Deskripsi : 474 hlm. ; 23 cm
Eksemplar : 20
Stok : 20
Petugas : Rizka Saputri
Semua punya keindahan sendiri-sendiri tetapi tentu saja punya karakteristik berbeda. Saya bersyukur karena mendapat kesempatan berinteraksi dengan bermacam-macam sektor. Ketika jadi CEO tantangannya berbeda, kalau dulu banyak berkutat soal strategic technical sekarang lebih pada memberi visi direction yang sesuai" Eleyn G. Masassya
"Kadang, soal kepemimpinan itu adalah suatu yang memerlukan konsideran. Orang tidak menyiapkan kader, kadang-kadang karena takut digeser atau tidak mampu menyiapkan. Bagi saya, kader itu memperingan pekerjaan. Kita ada kualitas, kenapa takut? Seperti produk, kalau berkualitas dicuri prang. Itu prinsip" Handako Santosa
"Saya tidak ingin mendengar ada pemangkasan biaya operasi, tetapi yang saya inginkan adalah terobosan baru. Pada 2008 barang-barang di Tanjung Priok yang sekadar transit untuk kemudian berlabuh ke Singapura dan Malaysia mencapai 80%, sekarang hanya sekitar 18%. Singapura dan Malaysia tidak ada apa-apanya. Ini yang orang tidak banyak dilihat."
Richard Joost Lino
Terkait Subjek Buku yang sama