• Iran : nuklir, sanksi, militer, dan diplomasi

    Iran : nuklir, sanksi, militer, dan diplomasi

    • Dian Wirengjurit
    • Kompas Media Nusantara
    • 2022
    • 978-623-346-414-7
    Sinopsis

    Setiap mendengar kata nuklir, pada umumnya yang terbayang adalah sebuah senjata pemusnah massal. Namun sebenarnya nuklir juga merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang memiliki manfaat bagi kemanusiaan. Pada 1950-an, program nuklir Iran mulai dikembangkan dengan bantuan AS melalui program "Atoms for Peace" Namun, pasca Revolusi Iran 1979 program itu dicurigai untuk membuat senjata, dan sanksi terhadap negara Mullah ini mulai dijatuhkan Pada 2002, kelompok oposisi Iran di pengasingan mengungkapkan bahwa, berdasarkan informasi intelijen yang dikatakan canggih, terdapat bukti-bukti kuat Iran sedang membuat senjata nuklir. Sejak itu pula sanksi semakin diperketat ditambah dengan ancaman serangan militer yang ditujukan untuk menghancurkan program nuklir Iran. Selama dua dasawarsa hingga saat ini tuduhan itu tidak pernah dapat dibuktikan dan upaya diplomasi akhirnya dapat menyelesaikan masalah ini dengan dicapainya kesepakatan JCPOA pada 2015. Namun sayangnya, perjanjian yang diupayakan dengan susah payah ini akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh Presiden Donald Trump pada 2018. Buku ini merupakan karya Dian Wirengjurit yang juga merupakan seorang diplomat dengan karier yang sudah berjalan selama lebih dari 35 tahun dengan penugasan di Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York yang mengetahui seluk beluk kawasan yang sangat dinamis itu. Maka, buku ini sangat bermanfaat bagi pemerhati masalah Timur Tengah dan sudah tentu tidak diragukan lagi bahwa gelar diplomatik Dian memberikan nilai plus pada tulisannya.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98, Salemba, Kaliabang
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 250642
Kode Klasifikasi : 327.55
Judul Buku : Iran : nuklir, sanksi, militer, dan diplomasi
Edisi : -
Penulis : Dian Wirengjurit
Penerbit : Kompas Media Nusantara
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2022
ISBN : 978-623-346-414-7
Tajuk Subjek : Iran,Diplomasi Timur Tengah
Deskripsi : xiv, 610 hlm.; 23 cm
Eksemplar : 8
Stok : 8
Petugas : Okta Ayu Melya Widanti
Setiap mendengar kata nuklir, pada umumnya yang terbayang adalah sebuah senjata pemusnah massal. Namun sebenarnya nuklir juga merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang memiliki manfaat bagi kemanusiaan. Pada 1950-an, program nuklir Iran mulai dikembangkan dengan bantuan AS melalui program "Atoms for Peace" Namun, pasca Revolusi Iran 1979 program itu dicurigai untuk membuat senjata, dan sanksi terhadap negara Mullah ini mulai dijatuhkan Pada 2002, kelompok oposisi Iran di pengasingan mengungkapkan bahwa, berdasarkan informasi intelijen yang dikatakan canggih, terdapat bukti-bukti kuat Iran sedang membuat senjata nuklir. Sejak itu pula sanksi semakin diperketat ditambah dengan ancaman serangan militer yang ditujukan untuk menghancurkan program nuklir Iran. Selama dua dasawarsa hingga saat ini tuduhan itu tidak pernah dapat dibuktikan dan upaya diplomasi akhirnya dapat menyelesaikan masalah ini dengan dicapainya kesepakatan JCPOA pada 2015. Namun sayangnya, perjanjian yang diupayakan dengan susah payah ini akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh Presiden Donald Trump pada 2018.

Buku ini merupakan karya Dian Wirengjurit yang juga merupakan seorang diplomat dengan karier yang sudah berjalan selama lebih dari 35 tahun dengan penugasan di Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York yang mengetahui seluk beluk kawasan yang sangat dinamis itu. Maka, buku ini sangat bermanfaat bagi pemerhati masalah Timur Tengah dan sudah tentu tidak diragukan lagi bahwa gelar diplomatik Dian memberikan nilai plus pada tulisannya.
Terkait Subjek Buku yang sama