• Kamu terlalu banyak bercanda

    Kamu terlalu banyak bercanda

    • Marchella FP
    • Kebahagiaan itu Sederhana
    • 2021
    • 978-623-90671-0-6
    Sinopsis

    Buku Kamu Terlalu Banyak Bercanda ini adalah buku adalah kompilasi dari isi surat-surat yang ditulis oleh Awan, salah satu tokoh dari buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Isi dalam surat berisikan tentang waktu yang ia alami saat dirinya tidak bisa untuk ikut tertawa, sebuah perasaan ketika Awan merasa sedang dijadikan bahan canda oleh hidup. Di dalam buku ini, berisikan kutipan-kutipan dari surat yang ditulis oleh Awan. Kumpulan dari catatan yang ditulis oleh Awan sendiri tentang berbagai perasaan negatif yang ia rasakan dalam dirinya. Alur cerita digambarkan dalam rentang waktu selama sekitar 10 tahun, dengan membaca catatan yang ditulis oleh Awan ini, kita akan membayangkan bagaimana Awan menjalani hari kelabunya, dan kemudian Awan memutuskan untuk menuliskan perasaannya yang ia curahkan dalam catatan harian. Dituliskan dalam waktu 10 tahun, Awan menuliskan segala permasalahan yang ia rasa, tentang perasaan sedih, kecewa, marah dan juga meragu yang terkadang semua perasaan itu jarang kita perlihatkan pada orang lain. Bisa saja orang yang memperlihatkan perasaan bahagianya, ternyata menyimpan banyak luka di dalam dirinya, mereka hanya tidak memperlihatkan perasaan itu seperti halnya apa yang dilakukan oleh Awan. Di akhir buku, Awan memutuskan untuk menggali kembali luka yang selama ini selalu ia kubur dalam-dalam, lalu memutuskan untuk menghadapi luka itu dengan berani.Siapapun yang membacanya akan lebih termotivasi karena kutipan yang dituliskan oleh Awan sangat relate dengan kehidupan, baik urusan karir maupun urusan percintaan. Buku ini sengaja dibuat dan didedikasikan bagi siapa saja yang berada dalam tahap berproses. Mengajak semua orang untuk berdamai dengan diri, karena setiap orang memiliki sisi manusiawi di dalam sisi gelap yang mereka miliki.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Tasikmalaya
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 250352
Kode Klasifikasi : 155.25
Judul Buku : Kamu terlalu banyak bercanda
Edisi : 1
Penulis : Marchella FP
Penerbit : Kebahagiaan itu Sederhana
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2021
ISBN : 978-623-90671-0-6
Tajuk Subjek : Motivasi
Deskripsi : 194 hlm, 22 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Linatul Hikmah
Buku Kamu Terlalu Banyak Bercanda ini adalah buku adalah kompilasi dari isi surat-surat yang ditulis oleh Awan, salah satu tokoh dari buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Isi dalam surat berisikan tentang waktu yang ia alami saat dirinya tidak bisa untuk ikut tertawa, sebuah perasaan ketika Awan merasa sedang dijadikan bahan canda oleh hidup.
Di dalam buku ini, berisikan kutipan-kutipan dari surat yang ditulis oleh Awan. Kumpulan dari catatan yang ditulis oleh Awan sendiri tentang berbagai perasaan negatif yang ia rasakan dalam dirinya. Alur cerita digambarkan dalam rentang waktu selama sekitar 10 tahun, dengan membaca catatan yang ditulis oleh Awan ini, kita akan membayangkan bagaimana Awan menjalani hari kelabunya, dan kemudian Awan memutuskan untuk menuliskan perasaannya yang ia curahkan dalam catatan harian.
Dituliskan dalam waktu 10 tahun, Awan menuliskan segala permasalahan yang ia rasa, tentang perasaan sedih, kecewa, marah dan juga meragu yang terkadang semua perasaan itu jarang kita perlihatkan pada orang lain. Bisa saja orang yang memperlihatkan perasaan bahagianya, ternyata menyimpan banyak luka di dalam dirinya, mereka hanya tidak memperlihatkan perasaan itu seperti halnya apa yang dilakukan oleh Awan.
Di akhir buku, Awan memutuskan untuk menggali kembali luka yang selama ini selalu ia kubur dalam-dalam, lalu memutuskan untuk menghadapi luka itu dengan berani.Siapapun yang membacanya akan lebih termotivasi karena kutipan yang dituliskan oleh Awan sangat relate dengan kehidupan, baik urusan karir maupun urusan percintaan. Buku ini sengaja dibuat dan didedikasikan bagi siapa saja yang berada dalam tahap berproses. Mengajak semua orang untuk berdamai dengan diri, karena setiap orang memiliki sisi manusiawi di dalam sisi gelap yang mereka miliki.
Terkait Subjek Buku yang sama