• Komunikasi antarbudaya : upaya membangun sikap egaliter dan harmoni sosial pada masyarakat multikultur

    Komunikasi antarbudaya : upaya membangun sikap egaliter dan harmoni sosial pada masyarakat multikultur

    • Komang Reza Kartika dan I Wayan Astraguna
    • Deepublish
    • 2022
    • 978-623-02-4921-1
    Sinopsis

    Keberhasilan setiap etnik budaya dan antarpemeluk agama untuk hidup berdampingan dalam perbedaan-perbedaan kulturalnya merupakan fakta lain yang harus dipertimbangkan dan tanpa menafikan potensi konflik yang ada pada masyarakat heterogen. Bukan konflik yang menjadi isu penting dalam hubungan antaretnik dan agama, tetapi juga basis akomodasi kultur sosial yang memungkinkan harmoni sosial bisa tercipta. Tak hanya itu, jika pluralisme budaya bisa dikelola dengan baik maka hal tersebut bisa menjadikan masyarakat dan bangsa akan senantiasa damai dan stabil dalam segala lini kehidupannya. Buku ini menghadirkan hasil kajian menyoal komunikasi antarbudaya sebagai upaya membangun sikap egaliter dan harmoni sosial pada masyarakat multikultur dengan studi kasus tradisi Saling yang dilestarikan oleh masyarakat etnis Bali yang beragama Hindu dan masyarakat etnis Sasak yang beragama Islam di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pembaca akan disajikan betapa indahnya proses dialektika antaragama dan tradisi Saling yang merepresentasikan bahwa agama merupakan ajaran normatif universal yang diakomodasikan dalam kebudayaan manusia tanpa harus kehilangan identitasnya masing-masing.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98, Karawang, Yogyakarta
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 240148
Kode Klasifikasi : 302.2
Judul Buku : Komunikasi antarbudaya : upaya membangun sikap egaliter dan harmoni sosial pada masyarakat multikultur
Edisi : -
Penulis : Komang Reza Kartika dan I Wayan Astraguna
Penerbit : Deepublish
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2022
ISBN : 978-623-02-4921-1
Tajuk Subjek : Komunikasi,Komunikasi Antarbudaya,Etnik Budaya
Deskripsi : x, 87 hlm. ; 20 cm
Eksemplar : 5
Stok : 5
Petugas : Putri Ayu Citra Ardhian
Keberhasilan setiap etnik budaya dan antarpemeluk agama untuk hidup berdampingan dalam perbedaan-perbedaan kulturalnya merupakan fakta lain yang harus dipertimbangkan dan tanpa menafikan potensi konflik yang ada pada masyarakat heterogen. Bukan konflik yang menjadi isu penting dalam hubungan antaretnik dan agama, tetapi juga basis akomodasi kultur sosial yang memungkinkan harmoni sosial bisa tercipta. Tak hanya itu, jika pluralisme budaya bisa dikelola dengan baik maka hal tersebut bisa menjadikan masyarakat dan bangsa akan senantiasa damai dan stabil dalam segala lini kehidupannya. Buku ini menghadirkan hasil kajian menyoal komunikasi antarbudaya sebagai upaya membangun sikap egaliter dan harmoni sosial pada masyarakat multikultur dengan studi kasus tradisi Saling yang dilestarikan oleh masyarakat etnis Bali yang beragama Hindu dan masyarakat etnis Sasak yang beragama Islam di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pembaca akan disajikan betapa indahnya proses dialektika antaragama dan tradisi Saling yang merepresentasikan bahwa agama merupakan ajaran normatif universal yang diakomodasikan dalam kebudayaan manusia tanpa harus kehilangan identitasnya masing-masing.
Terkait Subjek Buku yang sama