• Pendidikan kewarganegaraan : materi pokok perkuliahan MKK di perguruan tinggi

    Pendidikan kewarganegaraan : materi pokok perkuliahan MKK di perguruan tinggi

    • Supriyo Priyanto
    • FS - UNDIP
    • 2005
    • 979-99813-5-2
    Sinopsis

    Pendidikan kewarganegaraan yang sesungguhnya bukan merupakan agenda sepanjang dekade akhir abad ke-20 telah mendorong proses munculnya pemikiran-pemikiran baru tentang pendidikan kewargaan di Eropa, Amerika Serikat, Canada, Australia, Jepang, Filiphina, Hongkong, Taiwan, Thailand, dan sejumlah negara yang lain. Secara umum Civic Education di negara-negara Asia lebih menekankan pada aspek moral (karakter individual), kepentingan komunal, identitas nasional, dan perspektif internasional, sedangkan di Amerika, Eropa dan Australia lebih ditekankan pada pentingnya hak dan tanggung jawab individu serta sistem dan proses demokrasi, HAM dan ekonomi pasar. Dengan mengadopsi kedua model tersebut, buku ini berhasil memberikan paparan yang berbeda dari buku sejenisnya karena kekuatan tinjauan filosofis dan historis dalam menguraikan bahasan-bahasannya tentang Bangsa, Negara dan Warga Negara.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Pemuda, Pontianak
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 213638
Kode Klasifikasi : 323.6
Judul Buku : Pendidikan kewarganegaraan : materi pokok perkuliahan MKK di perguruan tinggi
Edisi : -
Penulis : Supriyo Priyanto
Penerbit : FS - UNDIP
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2005
ISBN : 979-99813-5-2
Tajuk Subjek : Pendidikan Kewarganegaraan
Deskripsi : viii, 246 hlm. : ill. ; 21 cm
Eksemplar : 6
Stok : 6
Petugas : Nunung Dwi Aminawati
Pendidikan kewarganegaraan yang sesungguhnya bukan merupakan agenda sepanjang dekade akhir abad ke-20 telah mendorong proses munculnya pemikiran-pemikiran baru tentang pendidikan kewargaan di Eropa, Amerika Serikat, Canada, Australia, Jepang, Filiphina, Hongkong, Taiwan, Thailand, dan sejumlah negara yang lain. Secara umum Civic Education di negara-negara Asia lebih menekankan pada aspek moral (karakter individual), kepentingan komunal, identitas nasional, dan perspektif internasional, sedangkan di Amerika, Eropa dan Australia lebih ditekankan pada pentingnya hak dan tanggung jawab individu serta sistem dan proses demokrasi, HAM dan ekonomi pasar.
Dengan mengadopsi kedua model tersebut, buku ini berhasil memberikan paparan yang berbeda dari buku sejenisnya karena kekuatan tinjauan filosofis dan historis dalam menguraikan bahasan-bahasannya tentang Bangsa, Negara dan Warga Negara.
Terkait Subjek Buku yang sama