-
WNI keturunan tionghoa dalam stabilitas ekonomi dan politik indonesia
- Justian Suhandinata
- Gramedia Pustaka Utama
- 2009
- 978-979-22-4152-5
Dalam kurun puluhan tahun, WNI keturunan Tionghoa selalu menjadi sorotan tajam di negeri ini. Mereka sering dipersulit saat mengurus berbagai dokumen, dilecehkan, disudutkan, dan dijadikan kambing hitam ketika masalah-masalah berbau rasialis mencuat di negara ini. Kita lupa atau bahkan mengabaikan bahwa WNI keturunan Tionghoa juga hidup, berpikir, bekerja, dan berbuat sesuatu demi negeri ini. Seperti halnya suku-suku lain, di antara mereka ada yang sangat kaya, kaya, menengah, sederhana, miskin, dan sangat miskin. Di daerah perkotaan terlihat mereka hidup berkecukupan, bahkan ada yang kaya-raya dan superkaya, sebagian besar adalah pengusaha kelas atas, menengah, menengah ke bawah atau kecil. Namun, kenyataan juga memperlihatkan bahwa WNI Tionghoa banyak yang hidup sederhana dan bahkan miskin, seperti mereka yang bekerja sebagai nelayan di daerah Tangerang, Sumatera Utara, Riau dan Bangka, sebagai tukang becak, kuli, sopir angkot, pesuruh, pembantu rumah tangga, pekerja-pekerja kasar di daerah Kalimantan Barat (Sambas dan Singkawang), Bangka. Namun, mereka semua berusaha berkontribusi dan menorehkan nama baik untuk negara yang mereka cintai melalui berbagai cara, entah lewat bidang ekonomi, olahraga, kebudayaan, keilmuan, maupun politik. Fakta-fakta itu perlu diinformasikan kepada segenap anak bangsa Indonesia agar mereka mempunyai penilaian yang objektif dan tidak diskriminatif sehingga mencegah timbulnya rasa benci, tidak senang, prasangka-prasangka buruk lainnya terhadap WNI keturunan Tionghoa. Buku ini berusaha memotret kehidupan WNI keturunan Tionghoa secara objektif dan apa peranan mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga bermanfaat bagi proses persatuan dan kesatuan yang lebih kokoh bagi Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme, asas Bhinneka Tunggal Ika, dan falsafah negara kita yang berdasarkan Pancasila.
- Jatiwaringin, Cengkareng
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 212347 |
| Kode Klasifikasi | : | 339.5 |
| Judul Buku | : | WNI keturunan tionghoa dalam stabilitas ekonomi dan politik indonesia |
| Edisi | : | - |
| Penulis | : | Justian Suhandinata |
| Penerbit | : | Gramedia Pustaka Utama |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tahun | : | 2009 |
| ISBN | : | 978-979-22-4152-5 |
| Tajuk Subjek | : | Ekonomi |
| Deskripsi | : | 427 hal, 23 cm |
| Eksemplar | : | 2 |
| Stok | : | 2 |
| Petugas | : | Arum Johan Purnamasari |
Dalam kurun puluhan tahun, WNI keturunan Tionghoa selalu menjadi sorotan tajam di negeri ini. Mereka sering dipersulit saat mengurus berbagai dokumen, dilecehkan, disudutkan, dan dijadikan kambing hitam ketika masalah-masalah berbau rasialis mencuat di negara ini.
Kita lupa atau bahkan mengabaikan bahwa WNI keturunan Tionghoa juga hidup, berpikir, bekerja, dan berbuat sesuatu demi negeri ini. Seperti halnya suku-suku lain, di antara mereka ada yang sangat kaya, kaya, menengah, sederhana, miskin, dan sangat miskin. Di daerah perkotaan terlihat mereka hidup berkecukupan, bahkan ada yang kaya-raya dan superkaya, sebagian besar adalah pengusaha kelas atas, menengah, menengah ke bawah atau kecil.
Namun, kenyataan juga memperlihatkan bahwa WNI Tionghoa banyak yang hidup sederhana dan bahkan miskin, seperti mereka yang bekerja sebagai nelayan di daerah Tangerang, Sumatera Utara, Riau dan Bangka, sebagai tukang becak, kuli, sopir angkot, pesuruh, pembantu rumah tangga, pekerja-pekerja kasar di daerah Kalimantan Barat (Sambas dan Singkawang), Bangka. Namun, mereka semua berusaha berkontribusi dan menorehkan nama baik untuk negara yang mereka cintai melalui berbagai cara, entah lewat bidang ekonomi, olahraga, kebudayaan, keilmuan, maupun politik.
Fakta-fakta itu perlu diinformasikan kepada segenap anak bangsa Indonesia agar mereka mempunyai penilaian yang objektif dan tidak diskriminatif sehingga mencegah timbulnya rasa benci, tidak senang, prasangka-prasangka buruk lainnya terhadap WNI keturunan Tionghoa.
Buku ini berusaha memotret kehidupan WNI keturunan Tionghoa secara objektif dan apa peranan mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga bermanfaat bagi proses persatuan dan kesatuan yang lebih kokoh bagi Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme, asas Bhinneka Tunggal Ika, dan falsafah negara kita yang berdasarkan Pancasila.
Terkait Subjek Buku yang sama
-
-
Perkembangan pemikiran ekonomi
- Deliarnov
- RajaGrafindo Persada
- 2010
- 979-769-409-2
Memahami arah pemikiran ekonomi kontemporer tak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan pemikiran ilmu ekonomi tersebut. Dasar-dasar ilmu ekonomi yang telah dibangun ratusan tahun lalu sejak masa ... Lihat Selengkapnya
-
-
Kewirausahaan : untuk mahasiswa dan umum (edisi revisi)
- Buchari Alma
- ALFABETA
- 2009
- 979-8433-35-0
Yang membedakan buku kewirausahaan ini dengan buku yang lainnya adalah materinya disampaikan dengan bahasa yang enak dicerna dan dilengkapi dengan contoh-contoh yang realistis sehingga mudah ... Lihat Selengkapnya
-
Mikro ekonomi teori pengantar
- Sadono Sukirno
- PT RajaGrafindo Persada
- 2005
- 979-421-412-4
Mikroekonomi: Teori Pengantar-Edisi Ketiga ini merupakan penampilan baru buku Pengantar Teori Mikro Ekonomi Edisi ketiga. Walupun materi di kedua buku tersebut tidak banyak berbeda, tetapi cara ... Lihat Selengkapnya