• Perilaku organisasi di era revolusi industri 4.0

    Perilaku organisasi di era revolusi industri 4.0

    • Sentot Imam Wahjono, Anna Marina, Abdul Rahman Rahim, Ismail Rasulong, dan Tri Irfah Indra Yani
    • Rajawali Pers
    • 2020
    • 978-623-231-440-5
    Sinopsis

    PERILAKU ORGANISASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Steve Jobs (1955-2011) Chairman sekaligus CEO Apple Inc. dan Jeff Bezos (1964-sekarang) pendiri, CEO, dan Presiden Amazon telah mengubah (tepatnya: merusak) tatanan bisnis sehingga mengubah perilaku dalam organisasi dan karenanya Christensen, et al., (2019) dalam bukunya yang lain (the Prosperity Paradox) menyatakan bahwa perubahan perilaku dalam organisasi bisnis bukan saja dimaksudkan untuk memperbaiki perusahaan bisnis menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih untung tetapi bagaimana perubahan perilaku itu dapat mengubah negara menjadi lebih sejahtera. Formula perbaikan kesejahteraan negara dengan melakukan inovasi yang mengubah perilaku dalam organisasi sehingga lebih efisien dan menguntungkan tersebut bisa mengacu pada keberhasilan Ford, Eastman Kodak, dan mesin jahit Singer. Model perbaikan kesejahteraan negara melalui inovasi itu juga ditunjukkan oleh Jepang, Korea Selatan, Nigeria, Rwanda, India, Argentina, dan Meksiko (Sawulski, et al., 2019). World Economic Forum (2018) meramalkan akan terjadi disrupsi di negara-negara berkembang (emerging country), termasuk Indonesia di dunia pendidikan. Sebanyak 65% anak-anak kita yang kini memulai sekolah tingkat dasar nantinya bakal mendapatkan pekerjaan-pekerjaan yang sekarang belum dikenal. Jutaan macam pekerjaan manusia akan digantikan oleh robot dan perangkat kecerdasan buatan pada 2022. Sebanyak 60% universitas di dunia secara global akan menggunakan teknologi virtual reality (VR) pada tahun 2021 untuk menghasilkan lingkungan pembelajaran yang baru sama sekali (Gartner, 2018). Buku Perilaku Organisasi di Era Revolusi Industri 4.0 dihadirkan untuk menjadi alert atau warning bagi kita semua yang setiap harinya berkecimpung dalam organisasi baik yang komersial maupun sosial non-profit motive untuk memandang ke depan dan kalau bisa mengantisipasi setiap jengkal perubahan untuk membekali anak cucu kita akan perubahan yang akan terjadi dan melingkupi kehidupannya. Buku ini berisi beberapa bab untuk memahami perilaku manusia dalam organisasi baik yang berupa perilaku individu. perilaku kelompok, maupun bagaimana manusia dapat memimpin dengan sukses dalam organisasi, dengan pembagian bab sebagai berikut. Bab 1 Perilaku Organisasi Kontemporer Bab 2 Struktur Organisasi Bab 3 Budaya Organisasi Bab 4 Perilaku Individual Bab 5 Motivasi Bab 6 Evaluasi Kinerja dan Kompensasi Bab 7 Stres dan Perubahan Bab 8 Perilaku Kelompok dalam Organisasi Bab 9 Konflik Bab 10 Kekuasaan dan Politik Bab 11 Komunikasi Bab 12 Pengambilan Keputusan Bab 13 Tim Kerja Bab 14 Kepemimpinan

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 211775
Kode Klasifikasi : 658.1
Judul Buku : Perilaku organisasi di era revolusi industri 4.0
Edisi : 1
Penulis : Sentot Imam Wahjono, Anna Marina, Abdul Rahman Rahim, Ismail Rasulong, dan Tri Irfah Indra Yani
Penerbit : Rajawali Pers
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2020
ISBN : 978-623-231-440-5
Tajuk Subjek : Organisasi,perilaku organisasi
Deskripsi : xviii, 274 hlm. : ill. : ind. ; 23 cm
Eksemplar : 3
Stok : 2
Petugas : Mirani Diah Ayu, S.I.Pust
PERILAKU ORGANISASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Steve Jobs (1955-2011) Chairman sekaligus CEO Apple Inc. dan Jeff Bezos (1964-sekarang) pendiri, CEO, dan Presiden Amazon telah mengubah (tepatnya: merusak) tatanan bisnis sehingga mengubah perilaku dalam organisasi dan karenanya Christensen, et al., (2019) dalam bukunya yang lain (the Prosperity Paradox) menyatakan bahwa perubahan perilaku dalam organisasi bisnis bukan saja dimaksudkan untuk memperbaiki perusahaan bisnis menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih untung tetapi bagaimana perubahan perilaku itu dapat mengubah negara menjadi lebih sejahtera. Formula perbaikan kesejahteraan negara dengan melakukan inovasi yang mengubah perilaku dalam organisasi sehingga lebih efisien dan menguntungkan tersebut bisa mengacu pada keberhasilan Ford, Eastman Kodak, dan mesin jahit Singer. Model perbaikan kesejahteraan negara melalui inovasi itu juga ditunjukkan oleh Jepang, Korea Selatan, Nigeria, Rwanda, India, Argentina, dan Meksiko (Sawulski, et al., 2019). World Economic Forum (2018) meramalkan akan terjadi disrupsi di negara-negara berkembang (emerging country), termasuk Indonesia di dunia pendidikan. Sebanyak 65% anak-anak kita yang kini memulai sekolah tingkat dasar nantinya bakal mendapatkan pekerjaan-pekerjaan yang sekarang belum dikenal. Jutaan macam pekerjaan manusia akan digantikan oleh robot dan perangkat kecerdasan buatan pada 2022. Sebanyak 60% universitas di dunia secara global akan menggunakan teknologi virtual reality (VR) pada tahun 2021 untuk menghasilkan lingkungan pembelajaran yang baru sama sekali (Gartner, 2018). Buku Perilaku Organisasi di Era Revolusi Industri 4.0 dihadirkan untuk menjadi alert atau warning bagi kita semua yang setiap harinya berkecimpung dalam organisasi baik yang komersial maupun sosial non-profit motive untuk memandang ke depan dan kalau bisa mengantisipasi setiap jengkal perubahan untuk membekali anak cucu kita akan perubahan yang akan terjadi dan melingkupi kehidupannya. Buku ini berisi beberapa bab untuk memahami perilaku manusia dalam organisasi baik yang berupa perilaku individu. perilaku kelompok, maupun bagaimana manusia dapat memimpin dengan sukses dalam organisasi, dengan pembagian bab sebagai berikut. Bab 1 Perilaku Organisasi Kontemporer Bab 2 Struktur Organisasi Bab 3 Budaya Organisasi Bab 4 Perilaku Individual Bab 5 Motivasi Bab 6 Evaluasi Kinerja dan Kompensasi Bab 7 Stres dan Perubahan Bab 8 Perilaku Kelompok dalam Organisasi Bab 9 Konflik Bab 10 Kekuasaan dan Politik Bab 11 Komunikasi Bab 12 Pengambilan Keputusan Bab 13 Tim Kerja Bab 14 Kepemimpinan
Terkait Subjek Buku yang sama