-
Dakwah sekolah di era baru
- Koesmarwanti dan Nugroho Widiyantoro
- Intermedia
- 2002
- -
Sebagai media baru, internet telah membuka kemungkinan bagi lahirnya gerakan sosial, termasuk gerakan sosial keagamaan. Dalam Islam, salah satu gerakan sosial keagamaan dapat direpresentasikan dalam bentuk dakwah. Oleh sebab itu, membicarakan aktivisme Islam sebagai gerakan sosial pada dasarnya selalu berhubungan dengan dakwah yang memang bertujuan melakukan perubahan sosial. Dengan demikian, aktivisme Islam pada praktisnya tidak lain merupakan aktivisme dakwah. Pembahasan yang tersaji dalam buku ini merupakan pengalaman dan pengamatan penulis atas aktivitas dan wacana keagamaan di internet. Banyaknya hate speech, cyberbullying, dan berita hoax yang berkaitan dengan agama yang beredar, memberikan gambaran negatif mengenai internet. Padahal, internet dapat menjadi media untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan yang diajarkan Islam, juga untuk merespons tindakan-tindakan stereotipe dari pihak-pihak tertentu. Buku ini menitikberatkan pada pembahasan mengenai dakwah Islam dan masyarakat jejaring, dakwah Islam dan budaya media, media baru, cyberculture, cyberreligion, aktivisme dakwah, serta ekspresi dakwah di internet. Karena itu buku ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta Anda yang berminat pada kajian dakwah dan media baru, terutama internet.
- Kaliabang
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 210751 |
| Kode Klasifikasi | : | 297.07 |
| Judul Buku | : | Dakwah sekolah di era baru |
| Edisi | : | - |
| Penulis | : | Koesmarwanti dan Nugroho Widiyantoro |
| Penerbit | : | Intermedia |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tahun | : | 2002 |
| ISBN | : | - |
| Tajuk Subjek | : | Pendidikan Agama Islam,Agama Islam |
| Deskripsi | : | 282 hlm. ; 19 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Ria Indriani, S.Hum |
keagamaan dapat direpresentasikan dalam bentuk dakwah. Oleh sebab itu, membicarakan aktivisme Islam sebagai gerakan sosial pada dasarnya selalu berhubungan dengan dakwah yang memang bertujuan melakukan perubahan sosial. Dengan demikian, aktivisme Islam pada praktisnya tidak lain merupakan aktivisme dakwah.
Pembahasan yang tersaji dalam buku ini merupakan pengalaman dan pengamatan penulis atas aktivitas dan wacana keagamaan di internet. Banyaknya hate speech,
cyberbullying, dan berita hoax yang berkaitan dengan agama yang beredar, memberikan gambaran negatif mengenai internet. Padahal, internet dapat menjadi media untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan yang diajarkan Islam, juga untuk merespons tindakan-tindakan stereotipe dari pihak-pihak tertentu.
Buku ini menitikberatkan pada pembahasan mengenai dakwah Islam dan masyarakat jejaring, dakwah Islam dan budaya media, media baru, cyberculture, cyberreligion, aktivisme dakwah, serta ekspresi dakwah di internet. Karena itu buku ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta Anda yang berminat pada kajian dakwah dan media baru, terutama internet.
Terkait Subjek Buku yang sama
-
-
-
Pendidikan agama islam (Buku ajar MPK agama islam untuk mahasiswa perguruan tinggi)
- Otong Surasman
- Emir
- 2016
- 978-602-0935-51-5
-
Pendidikan islam tantangan dan peluang di era globalisasi
- Hasbi Indra
- Deepublish
- 2016
- 978-602-401-471-1
-
Pendidikan agama islam untuk perguruan tinggi
- Paristiyanti Nurwardani, dkk
- Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan
- 2016
- 978-602-6470-00-3