Peran humas dalam pelayanan publik di kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai jakarta
- Yohanda
- 2023
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai / CUSTOMS adalah Instansi Pemerintah yang bertugas mengawasi dan melayani kegiatan ekspor dan impor, menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat dari penyeludupan dan perdagangan illegal, serta memungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor. Hampir semua instansi terutama yang bekaitan dengan pelayanan masyarakat memiliki bidang humasnya masing-masing. Humas sangatlah penting sebagai jembatan antar sesama lembaga maupun antara lembaga dan masyarakat luas. Kata humas merupakan singkatan dari Hubungan Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran humas, faktor-faktor pendukung dan faktor-faktor penghambat peran humas dalam pelayanan publik di kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Jakarta. Metode yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan data yang penulis peroleh dari Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta tentang Peran Humas Dalam Pelayanan Publik menunjukan bahwa Peran Humas Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jakarta sangat membantu berbagai bentuk pelayanan publik, dan Peran Humas Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jakarta dikatakan baik karena dapat menyelesaikan setiap masalah dengan publiknya, sebagai fasilitator komunikasi dan informasi publik.
Abdoellah, O. S., & Mulayanto, D. (2019). Isu-Isu Pembangunan: Pengantar Teoritis. Gramedia Pustaka Utama.
Hardiyansyah, H. (2019). Komunikasi Pelayanan Publik Konsep dan Aplikasi. Gava Media.
Hayat, S. M., & Si, M. (2018). Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Koesomowidjojo, S. R. M. I. (2020). Dasar-Dasar Komunikasi. Bhuana Ilmu Populer.
Kriyantono, R. (2021). Baest Practice Humas (Public Relations) Bisnis Dan Pemerintah: Manajemen Humas, Teknik Produksi Media Publisitas dan Public Relations Writing. Prenada Media.
Ruslan, R., & Rosady Ruslan SH, M. M. (2018). Metode penelitian public relation dan komunikasi. Rajawali Press.
Safithry, E. A. (2018). Asesmen Teknik Tes dan Non Tes. IRDH.
Sarleni, S., Asrul, A., & Rosida, W. (2022). Peran Humas dalam Meningkatkan Citra Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran (JPP), 1(3), 139–148. https://doi.org/10.51454/jpp.v1i3.68
Si, M., & Romli, K. (2022). Komunikasi massa. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Silviani, I. (2020). Public relations sebagai solusi Komunikasi Krisis. Scopindo Media Pustaka.
Sirait, N., Maryam, S., & Priliantini, A. (2018). Pengaruh Kampanye “Let’s Disconnect to Connect” Terhadap Sikap Anti Phubbing (Survei Pada Followers Official Account Line Starbucks Indonesia). Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media Dan Informatika, 7(3), 155–164. https://doi.org/10.31504/komunika.v7i3.1665
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). CV Alfabeta.
Tamba, F. (2022). Kualitas Pelayanan Publik Bagian Kesejahteraan Sosial Dalam Melayani Masyarakat Untuk Pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Di Kantor Camat Tanjung Morawa.
Wahid, U. (2018). Komunikasi politik: Teori, konsep, dan aplikasi pada era media baru. Bandung: Simbiosa Rekatama Media-
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 21190117 - Yohanda
- Prodi : Administrasi Perkantoran
- Kampus : Kramat 98
- Tahun : 2023
- Pembimbing : Nurhidayati, M.H
- Kode : 0042.D3.AP.TA.II.2023
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AMW
- Terakhir update : 22 Juli 2024
- Dilihat : 211 kali