Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Provinsi Jawa Barat

Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Provinsi Jawa Barat

Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi (P3SMPT) Perpustakaan Nasional RI bersinergi dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor serta Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi yang bertempat di The Mirah Hotel Bogor, Senin-Rabu (1-3/7/2024)

Kegiatan dibuka oleh Dr. Adin Bondar, M.Si. selaku Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. “Perpustakaan perguruan tinggi harus berkembang dengan cepat dan pesat untuk dapat bertransformasi menjadi ruang terbuka, ruang kreatifitas dan pengembangan keilmuan karena perpustakaan, khususnya perpustakaan perguruan tinggi menjadi instrumen penting untuk pendidikan sepanjang hayat” ungkapnya.

Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi ini dihadiri oleh Drs. Supriyanto, M.Si. selaku Plt. Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi “Perpustakaan perguruan tinggi harus menyelaraskan dengan kurikulum yang berlaku, perpustakaan perguruan tinggi bersama dengan civitas akademika harus mengimplementasikan literasi informasi untuk mendapatkan pemenuhan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi yang nantinya salah satu aspeknya, yaitu literasi informasi dapat menjadi landasan transformasi pendidikan tinggi dalam Kampus Merdeka” ujarnya.

Rudiyana, S,T.P., M.Sc. selaku Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor mengungkapkan “perpustakaan perguruan tinggi salah satu faktor terpenting dalam keberlangsungan  dalam mensukseskan Indonesia Emas 2045”

Salah satu Strategi dan Program FPPTI dalam Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Indonesia yang disampaikan oleh Tiko Dhafin Rizky, S.IP., M.M. selaku Wakil Ketua Umum I Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia mengatakan bahwa “Mahasiswa semakin cenderung menggunakan sumber daya online dan media digital untuk pembelajaran. Untuk tantangan ini perpustakaan perguruan tinggi harus merespons perubahan tersebut dengan menyediakan layanan yang mendukung gaya belajar baru, seperti tutorial online, platform e-learning dan konsultasi daring”

Tujuan dilakukannya bimbingan teknis pengembangan perpustakaan perguruan tinggi ini untuk dapat menyelaraskan dan berdiskusi mengenai masalah-masalah yang terjadi pada perpustakaan perguruan tinggi, khususnya perpustakaan perguruan tinggi wilayah Jawa Barat untuk memaksimalkan nilai akreditasi yang sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi pada tahun 2024.

Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Provinsi Jawa Barat ini juga dihadiri oleh Nurmaya Prahatmaja, S.Sos., M.A. selaku dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Padjadjaran. Beliau memberikan materi-materi terkait pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi, diantaranya: Manajemen dan Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi, Ekosistem Digital Pendidikan Nasional, Inovasi dan Kreasi, GLAMS dan Library Empowerment dan Display Produk Inovasi. “Pengembangan perpustakaan perguruan tinggi adalah satu aspek utama yang penting bagi pendidikan tinggi. Kemajuan perpustakaan dapat memastikan berhasilnya pendidikan. Dengan komitmen, kolaborasi dan pelibatan komunitas akademis, kita seyogyanya dapat menjadikan perpustakaan perguruan tinggi sebagai pusat pembelajaran yang dinamik.” ungkapnya.

Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi ini dapat membantu Pustakawan dan Tenaga Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika untuk menyusun strategi pengembangan perpustakaan yang nantinya sebagai landasan dalam memaksimalkan akreditasi di Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika.

Penulis
Bhanu Dwi Yunianto