• Citra dan Peran Perempuan Adonara; Pendekatan Psycho-Feminism

    Citra dan Peran Perempuan Adonara; Pendekatan Psycho-Feminism

    • Santi Sima Gama
    • TEXTIUM
    • 2018
    • 978-602-5586-32-3
    Sinopsis

    Buku ini membahas citra dan peran perempuan Adonara di Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan pendekatan psycho-feminism. Pembahasannya berangkat dari persoalan ideologi patriarki dan konstruksi budaya yang memengaruhi kehidupan serta posisi perempuan. Penulis menggunakan perspektif feminisme untuk melihat bagaimana perempuan direpresentasikan dalam relasi sosial dan budaya. Hasil kajian menunjukkan adanya dekonstruksi gender dalam tatanan sosial perempuan Adonara. Perempuan Adonara digambarkan tidak hanya dalam posisi yang dilekatkan oleh budaya patriarki, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki kelembutan sekaligus ketangguhan. Salah satu temuan penting yang disampaikan adalah kemampuan perempuan Adonara menjalankan peran besar dalam keluarga, termasuk sebagai kepala rumah tangga. Dengan demikian, buku ini memperlihatkan kompleksitas identitas, citra, dan peran perempuan dalam konteks budaya lokal Adonara melalui perspektif psikologi feminisme.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Pemuda
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 261465
Kode Klasifikasi : 305.4
Judul Buku : Citra dan Peran Perempuan Adonara; Pendekatan Psycho-Feminism
Edisi : 1
Penulis : Santi Sima Gama
Penerbit : TEXTIUM
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2018
ISBN : 978-602-5586-32-3
Tajuk Subjek : keadaan sosial
Deskripsi : x.; 72 hlm.; 24 cm
Eksemplar : 5
Stok : 5
Petugas : Nur Santy, S.Hum
Buku ini membahas citra dan peran perempuan Adonara di Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan pendekatan psycho-feminism. Pembahasannya berangkat dari persoalan ideologi patriarki dan konstruksi budaya yang memengaruhi kehidupan serta posisi perempuan.

Penulis menggunakan perspektif feminisme untuk melihat bagaimana perempuan direpresentasikan dalam relasi sosial dan budaya. Hasil kajian menunjukkan adanya dekonstruksi gender dalam tatanan sosial perempuan Adonara. Perempuan Adonara digambarkan tidak hanya dalam posisi yang dilekatkan oleh budaya patriarki, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki kelembutan sekaligus ketangguhan.

Salah satu temuan penting yang disampaikan adalah kemampuan perempuan Adonara menjalankan peran besar dalam keluarga, termasuk sebagai kepala rumah tangga. Dengan demikian, buku ini memperlihatkan kompleksitas identitas, citra, dan peran perempuan dalam konteks budaya lokal Adonara melalui perspektif psikologi feminisme.
Terkait Subjek Buku yang sama