• Memahami bunyi puisi : Teori dan Analisis

    Memahami bunyi puisi : Teori dan Analisis

    • Toyidin
    • TEXTIUM
    • 2022
    • 978-602-5586-52-1
    Sinopsis

    Buku Memahami Bunyi Puisi: Teori dan Analisis membahas bunyi sebagai salah satu unsur penting dalam puisi. Puisi tidak hanya dapat dinikmati melalui makna kata-katanya, tetapi juga melalui permainan bunyi yang dapat menciptakan keindahan, irama, suasana, dan kekuatan ekspresif dalam puisi. Pembahasan diawali dengan pengenalan mengenai sastra, puisi, teori sastra, konvensi bahasa dan sastra, unsur pembangun puisi, serta jenis-jenis puisi. Selanjutnya, buku secara khusus menguraikan berbagai aspek bunyi dalam puisi, seperti aliterasi, asonansi, anafora, epifora, pengulangan bunyi, daya evokasi, eufoni, kakofoni, periodus, onomatope, metafora bunyi, simbolik bunyi, dan irama. Materi dilengkapi dengan contoh analisis sehingga pembaca dapat memahami penerapan teori dalam mengkaji puisi.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Pemuda
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 261419
Kode Klasifikasi : 811
Judul Buku : Memahami bunyi puisi : Teori dan Analisis
Edisi : 1
Penulis : Toyidin
Penerbit : TEXTIUM
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2022
ISBN : 978-602-5586-52-1
Tajuk Subjek : Puisi,Sastra,Teori
Deskripsi : 17 x 24 cm; xii + 250 hlm
Eksemplar : 5
Stok : 5
Petugas : Nur Santy, S.Hum
Buku Memahami Bunyi Puisi: Teori dan Analisis membahas bunyi sebagai salah satu unsur penting dalam puisi. Puisi tidak hanya dapat dinikmati melalui makna kata-katanya, tetapi juga melalui permainan bunyi yang dapat menciptakan keindahan, irama, suasana, dan kekuatan ekspresif dalam puisi.

Pembahasan diawali dengan pengenalan mengenai sastra, puisi, teori sastra, konvensi bahasa dan sastra, unsur pembangun puisi, serta jenis-jenis puisi. Selanjutnya, buku secara khusus menguraikan berbagai aspek bunyi dalam puisi, seperti aliterasi, asonansi, anafora, epifora, pengulangan bunyi, daya evokasi, eufoni, kakofoni, periodus, onomatope, metafora bunyi, simbolik bunyi, dan irama. Materi dilengkapi dengan contoh analisis sehingga pembaca dapat memahami penerapan teori dalam mengkaji puisi.
Terkait Subjek Buku yang sama

  • Lelaki adalah sebingkai lukisan
    Lelaki adalah sebingkai lukisan
    • Wilson Tjandinegara (Ed)
    • Komunitas Sastra Indonesia
    • 2001
    • 979-95602-7-6
    Sinopsis

    Sastra adalah cermin hati nurani bangsa, karena itu sastra dapat menjadi jembatan antara dua bangsa atau etnis yang berbeda Melalui karya sastra dua bangsa yang berbeda bisa saling memahami untuk ... Lihat Selengkapnya

  • Kahlil Gibran spiritual journey = perjalanan spiritual
    Kahlil Gibran spiritual journey = perjalanan spiritual
    • Sandiantoro (Ed.)
    • Liris
    • 2011
    • 978-602-95981-0-0
    Sinopsis

    Setiap mansia, dalam kehidupannya akan mengalami proses pencarian, termasuk pencarian Tuhannya. Peristiwa-peristiwa ini terangkai dalam sebuah perjalanan spiritual. Ada juga yang menamainya ... Lihat Selengkapnya

  • Distopia : antologi puisi anugerah seni dan sastra I
    Distopia : antologi puisi anugerah seni dan sastra I
    • Fitriawan Nur Indrianto dan Saeful Anwar
    • Gajah Mada University Press
    • 2014
    • 979-420-927-9
    Sinopsis

    Dalam kumpulan puisi ini dapat kita lihat kegelisahan mereka yang tengah menghadapi zaman modern. Secara tematik, puisi-puisi tersebut cukup menarik untuk mengantarkan pada kegelisahan-kegelisahan ... Lihat Selengkapnya

  • Dunia dari keping ingatan
    Dunia dari keping ingatan
    • F. Aziz Manna
    • Bentang
    • 2017
    • 978-602-291-417-4
    Sinopsis

    Kau robek sejarah kampung ini seperti memutus lelayangan dari tali, tapi ke manakah kami pergi? di manakah kami kembali? ke arah mereka kami tak sampai, ke arah kalian kami ... Lihat Selengkapnya

  • Sabar paling dalam
    Sabar paling dalam
    • Fajar Sulaiman ; Dono Salim (penyunting)
    • Bukune
    • 2022
    • 9786022204312
    Sinopsis

    Mungkin saat ini adalah titik terendahmu dalam hidup. Hingga lelah, sedih, dan kecewa menjadi sahabatmu akhir-akhir ini. Rasanya melangkah pada keputusasaan lebih dekat dibanding harus melanjutkan ... Lihat Selengkapnya