• Riah-Riuh Komunikasi : Momentum Politik dan Aktivitas Media Sosial (The Series)

    Riah-Riuh Komunikasi : Momentum Politik dan Aktivitas Media Sosial (The Series)

    • Satrio, Hendri
    • Penerbit Kedai Kopi
    • 2025
    • 978-634-04-4053-9
    Sinopsis

    Riah-Riuh Komunikasi membahas bagaimana komunikasi publik, politik, dan media sosial saling berkelindan dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Buku ini berangkat dari kenyataan bahwa satu pernyataan, komentar, gestur, atau unggahan di media sosial dapat berkembang menjadi percakapan publik yang luas. Deskripsi penerbitan yang dimuat Gramedia menggambarkan buku ini sebagai penelusuran mengenai bagaimana pesan disampaikan, diterima, ditafsirkan, bahkan dibelokkan dalam arena politik maupun kehidupan sehari-hari. Pembahasannya bergerak dari ruang parlemen hingga media sosial seperti X. Hendri Satrio menggunakan berbagai kasus komunikasi publik sebagai bahan pembahasan. Contohnya mencakup komentar anggota DPR, strategi komunikasi presiden, hingga komunikasi dan citra dalam dunia sepak bola, termasuk kasus yang berkaitan dengan Shin Tae-yong. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berbicara tentang politik dalam arti sempit. Fokusnya juga menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat ketika menjadi pengguna media sosial sekaligus bagian dari komunikasi publik.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Pemuda
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 261378
Kode Klasifikasi : 302.2
Judul Buku : Riah-Riuh Komunikasi : Momentum Politik dan Aktivitas Media Sosial (The Series)
Edisi : -
Penulis : Satrio, Hendri
Penerbit : Penerbit Kedai Kopi
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2025
ISBN : 978-634-04-4053-9
Tajuk Subjek : : Komunikasi
Deskripsi : xiv, 274 hlm.; 23 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Nur Santy, S.Hum
Riah-Riuh Komunikasi membahas bagaimana komunikasi publik, politik, dan media sosial saling berkelindan dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Buku ini berangkat dari kenyataan bahwa satu pernyataan, komentar, gestur, atau unggahan di media sosial dapat berkembang menjadi percakapan publik yang luas.

Deskripsi penerbitan yang dimuat Gramedia menggambarkan buku ini sebagai penelusuran mengenai bagaimana pesan disampaikan, diterima, ditafsirkan, bahkan dibelokkan dalam arena politik maupun kehidupan sehari-hari. Pembahasannya bergerak dari ruang parlemen hingga media sosial seperti X.

Hendri Satrio menggunakan berbagai kasus komunikasi publik sebagai bahan pembahasan. Contohnya mencakup komentar anggota DPR, strategi komunikasi presiden, hingga komunikasi dan citra dalam dunia sepak bola, termasuk kasus yang berkaitan dengan Shin Tae-yong.

Dengan demikian, buku ini tidak hanya berbicara tentang politik dalam arti sempit. Fokusnya juga menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat ketika menjadi pengguna media sosial sekaligus bagian dari komunikasi publik.
Terkait Subjek Buku yang sama