-
Demokrasi Zombie
- Ernestus Holivil
- Deepublish
- 2025
- 978-634-01-1565-9
Buku Demokrasi Zombie ini bukan sekadar kumpulan catatan kritis; ia semacam tamparan keras yang membuat kita tersadar, bahwa ada yang bermasalah dengan demokrasi kita hari ini. Dengan gaya jenaka namun tajam, Ernest menyingkap bagaimana demokrasi kita terseret ke ruang kartel-oligarkis, terjebak dalam korupsi elektoral, politik uang, dan praktik 'no viral no justice' yang mereduksi makna keadilan. Membacanya seperti bercermin: wajah demokrasi yang kita banggakan ternyata keropos, penuh topeng, bahkan berjalan seperti zombie. Saya melihat karya ini sebagai suara perlawanan yang tidak cuma mengkritik, tapi juga mengajak kita merenung apakah kita akan terus membiarkan demokrasi dibajak kartel-oligarki, atau mulai bergerak menyelamatkan masa depan politik kita. Buku ini wajib dibaca, bukan hanya oleh politisi dan akademisi, tapi oleh siapa saja yang masih percaya bahwa kedaulatan rakyat adalah harga mati." - Boni Hargens, PhD Analis Politik Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Ernest yang berani menulis buku ini dengan tajam, lugas, dan penuh energi kritis. Ernest berhasil menuliskan kritik serius dengan gaya yang renyah, kadang jenaka, namun tetap menghujam tepat ke jantung persoalan. Tulisan-tulisannya bukan sekadar kumpulan esai politik, tetapi sebuah cermin yang membuat kita berani menatap wajah demokrasi Indonesia yang makin absurd. Membaca buku ini, kita seperti diajak menonton parade besar, tetapi di balik semua gegap gempita itu, ternyata yang berbaris hanyalah zombie politik, Demokrasi kita tampak hidup, tapi sejatinya sedang kehilangan roh. Buku ini tidak hanya penting untuk kalangan akademisi atau aktivis, tapi juga untuk siapa saja yang ingin mengerti mengapa demokrasi kita terasa janggal. Apakah kita akan terus diam sebagai penonton, ataukah ikut berjuang menyelamatkan demokrasi dari cengkeraman oligarki? Itu pertanyaan besar yang ditinggalkan Ernest lewat buku ini. Dan itu pula alasan kenapa saya dengan penuh hormat menyarankan: bacalah buku ini, renungkan, dan jangan biarkan demokrasi kita terus jadi zombie." -Dr. Laurensius P. Sayrani Dosen FISIP Universitas Nusa Cendana
- Solo, Purwokerto, Tegal
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 260893 |
| Kode Klasifikasi | : | 321.8 |
| Judul Buku | : | Demokrasi Zombie |
| Edisi | : | - |
| Penulis | : | Ernestus Holivil |
| Penerbit | : | Deepublish |
| Bahasa | : | Bahasa Indonesia |
| Tahun | : | 2025 |
| ISBN | : | 978-634-01-1565-9 |
| Tajuk Subjek | : | Sistem Demokrasi,demokrasi |
| Deskripsi | : | xx, 227 hlm; 14×20 cm |
| Eksemplar | : | 9 |
| Stok | : | 9 |
| Petugas | : | Ari Budyaningrum |
- Boni Hargens, PhD Analis Politik
Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Ernest yang berani menulis buku ini dengan tajam, lugas, dan penuh energi kritis. Ernest berhasil menuliskan kritik serius dengan gaya yang renyah, kadang jenaka, namun tetap menghujam tepat ke jantung persoalan. Tulisan-tulisannya bukan sekadar kumpulan esai politik, tetapi sebuah cermin yang membuat kita berani menatap wajah demokrasi Indonesia yang makin absurd. Membaca buku ini, kita seperti diajak menonton parade besar, tetapi di balik semua gegap gempita itu, ternyata yang berbaris hanyalah zombie politik, Demokrasi kita tampak hidup, tapi sejatinya sedang kehilangan roh. Buku ini tidak hanya penting untuk kalangan akademisi atau aktivis, tapi juga untuk siapa saja yang ingin mengerti mengapa demokrasi kita terasa janggal. Apakah kita akan terus diam sebagai penonton, ataukah ikut berjuang menyelamatkan demokrasi dari cengkeraman oligarki? Itu pertanyaan besar yang ditinggalkan Ernest lewat buku ini. Dan itu pula alasan kenapa saya dengan penuh hormat menyarankan: bacalah buku ini, renungkan, dan jangan biarkan demokrasi kita terus jadi zombie."
-Dr. Laurensius P. Sayrani Dosen FISIP Universitas Nusa Cendana
Terkait Subjek Buku yang sama
-
Demokrasi Zombie
- Ernestus Holivil
- Deepublish
- 2025
- 978-634-01-1565-9
Buku Demokrasi Zombie ini bukan sekadar kumpulan catatan kritis; ia semacam tamparan keras yang membuat kita tersadar, bahwa ada yang bermasalah dengan demokrasi kita hari ini. Dengan gaya jenaka ... Lihat Selengkapnya