-
Argantara
- Falistiyana
- PT. Sarana Kreasi Abadi
- 2021
- -
Ketika tawamu menjadi bahagiaku. Nikah muda tidak pernah terlintas di otak Arga. Entah apa yang ada pikirkan oleh kedua orang tuanya sampai bisa-bisanya menikahkan dirinya dengan anak sahabat dari almarhum Ayahnya. Sebagai wasiat yang harus dipenuhi ketika Arga sudah menginjak usia 18 tahun. “Lo tau apa perbedaan sebuah lingkaran sama kubus?” Syera mengangguk. “Lingkaran itu nggak punya panjang dan segala macamnya karena dia nggak ada ujungnya, tapi punya ruang di dalamnya.” “Sama kayak cinta gue ke lo. Cinta gue ke lo layaknya sebuah lingkaran, nggak ada ujungnya dan nggak akan berhenti. Tapi—” ucap Arga menggantungkan kalimatnya. “Sama juga seperti kubus, suatu garis akan berhenti ketika dipertemukan dengan garis lainnya. Sama halnya dengan gue, jantung dan hati gue yang seutuhnya buat lo nantinya bakal berhenti ketika dipertemukan dengan satu titik. Titik di mana gue nggak bisa nolak dan menghindar.”
- Pemuda
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 260119 |
| Kode Klasifikasi | : | 813 |
| Judul Buku | : | Argantara |
| Edisi | : | - |
| Penulis | : | Falistiyana |
| Penerbit | : | PT. Sarana Kreasi Abadi |
| Bahasa | : | Bahasa Indonesia |
| Tahun | : | 2021 |
| ISBN | : | - |
| Tajuk Subjek | : | Novel |
| Deskripsi | : | 484 Hlm., ill., 20 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Hesti Kusumastuti |
Nikah muda tidak pernah terlintas di otak Arga. Entah apa yang ada pikirkan oleh kedua
orang tuanya sampai bisa-bisanya menikahkan dirinya dengan anak sahabat dari almarhum
Ayahnya. Sebagai wasiat yang harus dipenuhi ketika Arga sudah menginjak usia 18 tahun.
“Lo tau apa perbedaan sebuah lingkaran sama kubus?”
Syera mengangguk. “Lingkaran itu nggak punya panjang dan segala macamnya karena
dia nggak ada ujungnya, tapi punya ruang di dalamnya.”
“Sama kayak cinta gue ke lo. Cinta gue ke lo layaknya sebuah lingkaran, nggak ada ujungnya
dan nggak akan berhenti. Tapi—” ucap Arga menggantungkan kalimatnya.
“Sama juga seperti kubus, suatu garis akan berhenti ketika dipertemukan dengan garis
lainnya. Sama halnya dengan gue, jantung dan hati gue yang seutuhnya buat lo nantinya
bakal berhenti ketika dipertemukan dengan satu titik. Titik di mana gue nggak bisa nolak dan
menghindar.”
Terkait Subjek Buku yang sama
-
Moga bunda disayang Allah
- Tere Liye
- Republika
- 2014
- 978-602-8997-65-2
"Gelap! Melati hanya melihat gelap. Hitam. Kosong. Tak ada warna... Senyap. Sepi. Sendiri. Tak ada nada...." "Buku ini akan membuat Anda lebih mencintai Allah dan hamba-hamba-Nya. Jangan menjadi ... Lihat Selengkapnya
-
Diary si bocah tengil
- Kinney, Jeff
- Atria
- 2010
- 978-979-1411-20-2
Kisah hidup Greg Heffley selama satu tahun ajaran sekolah ini dijamin bisa membuat pipi pegal. perut terkocok. bahkan mata berair. Kekonyolon dan kemalangan Greg akan membuat kalian mengingat kembali ... Lihat Selengkapnya
-
Dokter rakyat
- Andre Setiawan
- KOMPAS
- 2015
- 978-979-709-920-6
Dokter yang bertugas di daerah terpencil tak hanya akan bertemu dengan berbagai penyakit dan para pasien sederhana yang sama sekali belum pernah tersentuh tangan tenaga medis modern, tetapi mereka ... Lihat Selengkapnya
-
Cinta bertabur di langit mekah
- Roidah
- Erlangga
- 2009
- 978-979-033-837-1
Rhada tak pernah bisa melupakan Osman, pria yang telah memikat hatinya selama bertahun-tahun. Sayang, cintanya tak kunjung terbals. Lelah dengan kehidupan duniawi, ia pun memutuskan bersimpuh di ... Lihat Selengkapnya
-
Sunset bersama Rosie
- Tere Liye
- Mahaka Publishing
- 2014
- 978-602-98883-6-2
Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang ... Lihat Selengkapnya