-
Percy Jackson and the olympians #1 : the lightning thief = pencuri petir
- Rick Riordan
- Mizan
- 2022
- 978-623-242-253-7
Aku Percy Jackson. Aku sudah dikeluarkan dari sekolah berkali-kali, sebagian karena aku penyandang disleksia dan GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif), sebagian lagi karena masalah sepertinya suka sekali mengejarku ke mana pun aku pergi. Yang lebih buruk lagi, aku ternyata demigod. Kalau menurutmu memiliki orangtua dewata itu menyenangkan, kau salah. Sebagai demigod, kami harus menjalani misi dan menjadi pahlawan, yang berarti kami selalu diburu monster, dibenci oleh kebanyakan dewa, dan seringnya mati muda. Siapa ayahku? Yang jelas bukan Zeus karena dia menuduhku mencuri petirnya dan agak terlalu berambisi ingin mengenyahkanku dari dunia. Dan, karena nasibku memang luar biasa buruk, aku cuma punya waktu sepuluh hari untuk membuktikan bahwa aku tidak bersalah sebelum para dewa berperang karena amukan Zeus. Dengan ramalan yang berkata, Dan, pada akhirnya, kau akan gagal menyelamatkan apa yang menurutmu paling signifikan. Percy Jackson, Sendirian di Kabin Tiga, Perkemahan Blasteran
- Kramat 98
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 260056 |
| Kode Klasifikasi | : | 813.6 |
| Judul Buku | : | Percy Jackson and the olympians #1 : the lightning thief = pencuri petir |
| Edisi | : | - |
| Penulis | : | Rick Riordan |
| Penerbit | : | Mizan |
| Bahasa | : | Inggris |
| Tahun | : | 2022 |
| ISBN | : | 978-623-242-253-7 |
| Tajuk Subjek | : | Novel,Fantasi,Fiksi Remaja |
| Deskripsi | : | 344 hlm.: ill., 21 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Okta Ayu Melya Widanti |
Aku Percy Jackson.
Aku sudah dikeluarkan dari sekolah berkali-kali, sebagian karena aku penyandang disleksia dan GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif), sebagian lagi karena masalah sepertinya suka sekali mengejarku ke mana pun aku pergi.
Yang lebih buruk lagi, aku ternyata demigod.
Kalau menurutmu memiliki orangtua dewata itu menyenangkan, kau salah. Sebagai demigod, kami harus menjalani misi dan menjadi pahlawan, yang berarti kami selalu diburu monster, dibenci oleh kebanyakan dewa, dan seringnya mati muda.
Siapa ayahku? Yang jelas bukan Zeus karena dia menuduhku mencuri petirnya dan agak terlalu berambisi ingin mengenyahkanku dari dunia. Dan, karena nasibku memang luar biasa buruk, aku cuma punya waktu sepuluh hari untuk membuktikan bahwa aku tidak bersalah sebelum para dewa berperang karena amukan Zeus. Dengan ramalan yang berkata, Dan, pada akhirnya, kau akan gagal menyelamatkan apa yang menurutmu paling signifikan.
Percy Jackson,
Sendirian di Kabin Tiga,
Perkemahan Blasteran
Terkait Subjek Buku yang sama
-
Moga bunda disayang Allah
- Tere Liye
- Republika
- 2014
- 978-602-8997-65-2
"Gelap! Melati hanya melihat gelap. Hitam. Kosong. Tak ada warna... Senyap. Sepi. Sendiri. Tak ada nada...." "Buku ini akan membuat Anda lebih mencintai Allah dan hamba-hamba-Nya. Jangan menjadi ... Lihat Selengkapnya
-
Diary si bocah tengil
- Kinney, Jeff
- Atria
- 2010
- 978-979-1411-20-2
Kisah hidup Greg Heffley selama satu tahun ajaran sekolah ini dijamin bisa membuat pipi pegal. perut terkocok. bahkan mata berair. Kekonyolon dan kemalangan Greg akan membuat kalian mengingat kembali ... Lihat Selengkapnya
-
Dokter rakyat
- Andre Setiawan
- KOMPAS
- 2015
- 978-979-709-920-6
Dokter yang bertugas di daerah terpencil tak hanya akan bertemu dengan berbagai penyakit dan para pasien sederhana yang sama sekali belum pernah tersentuh tangan tenaga medis modern, tetapi mereka ... Lihat Selengkapnya
-
Cinta bertabur di langit mekah
- Roidah
- Erlangga
- 2009
- 978-979-033-837-1
Rhada tak pernah bisa melupakan Osman, pria yang telah memikat hatinya selama bertahun-tahun. Sayang, cintanya tak kunjung terbals. Lelah dengan kehidupan duniawi, ia pun memutuskan bersimpuh di ... Lihat Selengkapnya
-
Sunset bersama Rosie
- Tere Liye
- Mahaka Publishing
- 2014
- 978-602-98883-6-2
Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang ... Lihat Selengkapnya