• Fever at dawn

    Fever at dawn

    • Peter Gardos
    • Penguin Group
    • 2015
    • 978-1-784-16140-8
    Sinopsis

    Fever at Dawn berlatar tahun 1945, segera setelah pembebasan kamp konsentrasi dalam Perang Dunia II. Tokoh utamanya, Miklós, seorang penyintas Belsen dari Hungaria, dikirim ke sebuah rumah sakit rehabilitasi di Swedia karena kondisi kesehatannya sangat buruk paru-parunya rusak dan dokter memprediksi dia hanya memiliki waktu sekitar enam bulan lagi untuk hidup. Daripada menyerah, Miklós membuat rencana yang penuh harapan: ia menulis surat kepada 117 wanita Hungaria yang juga sedang dalam proses pemulihan di rumah sakit-rumah sakit di Swedia, berharap menemukan cinta, harapan, dan alasan untuk bertahan. Salah satu surat itu dibalas oleh Lili, yang juga penyintas dan tengah dalam pemulihan. Dari surat-menyurat mereka berkembang hubungan yang lembut, penuh humor dan cinta, meski diwarnai trauma, penyakit, dan harapan yang tergantung Buku ini berdasarkan kisah nyata penulis tentang orang tuanya, dengan menggunakan surat-surat asli yang mereka kirimkan satu sama lain. Hubungan antara Miklós dan Lili menjadi bukti bahwa cinta dan kehidupan bisa tumbuh meskipun dari sisa-sisa kehancuran.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Cengkareng
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 251023
Kode Klasifikasi : 943.9
Judul Buku : Fever at dawn
Edisi : 1
Penulis : Peter Gardos
Penerbit : Penguin Group
Bahasa : Inggris
Tahun : 2015
ISBN : 978-1-784-16140-8
Tajuk Subjek : Sejarah,Hungaria
Deskripsi : 222 hal, 20 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Arum Johan Purnamasari
Fever at Dawn berlatar tahun 1945, segera setelah pembebasan kamp konsentrasi dalam Perang Dunia II. Tokoh utamanya, Miklós, seorang penyintas Belsen dari Hungaria, dikirim ke sebuah rumah sakit rehabilitasi di Swedia karena kondisi kesehatannya sangat buruk paru-parunya rusak dan dokter memprediksi dia hanya memiliki waktu sekitar enam bulan lagi untuk hidup.
Daripada menyerah, Miklós membuat rencana yang penuh harapan: ia menulis surat kepada 117 wanita Hungaria yang juga sedang dalam proses pemulihan di rumah sakit-rumah sakit di Swedia, berharap menemukan cinta, harapan, dan alasan untuk bertahan. Salah satu surat itu dibalas oleh Lili, yang juga penyintas dan tengah dalam pemulihan. Dari surat-menyurat mereka berkembang hubungan yang lembut, penuh humor dan cinta, meski diwarnai trauma, penyakit, dan harapan yang tergantung
Buku ini berdasarkan kisah nyata penulis tentang orang tuanya, dengan menggunakan surat-surat asli yang mereka kirimkan satu sama lain. Hubungan antara Miklós dan Lili menjadi bukti bahwa cinta dan kehidupan bisa tumbuh meskipun dari sisa-sisa kehancuran.
Terkait Subjek Buku yang sama