• Ubur -Ubur Lembur

    Ubur -Ubur Lembur

    • Dika, Raditya
    • Gagas Media
    • 2018
    • 9789797809157
    Sinopsis

    Hal kedua yang gue nggak sempat kasih tahu Iman: jadi orang yang dikenal publik harus tahan dengan asumsi-asumsi orang. Misalnya, orang-orang penuh dengan asumsi yang salah. Gue kurusan dikit, dikomentarin orang yang baru ketemu, ‘Bang Radit, kurusan, deh. Buat film baru, ya?’ Gue geleng, ‘Enggak.’ Gue bilang, ‘Emang lagi diet aja.’ Dia malah balas bilang, ‘Ah, bohong! Paling abis putus cinta, kan?’ Giliran gue potong rambut botak, ada orang yang ketemu gue di mall nanya, ‘Wah botak sekarang? Lagi shooting Tuyul dan Mbak Yul Reborn, ya, Bang?’ Kalau udah gitu gue cuma terkekeh sambil jawab, ‘Enggak, lagi cosplay jadi kacang Sukro, nih.’ ***** Ubur-ubur Lembur adalah buku komedi Raditya Dika. Bercerita tentang pengalamannya belajar hidup dari apa yang dia cintai, sambil menemukan hal remeh untuk ditertawakan di sepanjang perjalanan. Seluruh bab di dalamnya diangkat dari kisah nyata.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98, Yogyakarta
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 240793
Kode Klasifikasi : 813
Judul Buku : Ubur -Ubur Lembur
Edisi : 1
Penulis : Dika, Raditya
Penerbit : Gagas Media
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2018
ISBN : 9789797809157
Tajuk Subjek : Fiksi Indonesia
Deskripsi : viii, 232 hlm : ilus. ; 20 cm
Eksemplar : 2
Stok : 2
Petugas : Nunung Dwi Aminawati
Hal kedua yang gue nggak sempat kasih tahu Iman: jadi orang yang dikenal publik harus tahan dengan asumsi-asumsi orang. Misalnya, orang-orang penuh dengan asumsi yang salah. Gue kurusan dikit, dikomentarin orang yang baru ketemu, ‘Bang Radit, kurusan, deh. Buat film baru, ya?’ Gue geleng, ‘Enggak.’ Gue bilang, ‘Emang lagi diet aja.’ Dia malah balas bilang, ‘Ah, bohong! Paling abis putus cinta, kan?’

Giliran gue potong rambut botak, ada orang yang ketemu gue di mall nanya, ‘Wah botak sekarang? Lagi shooting Tuyul dan Mbak Yul Reborn, ya, Bang?’ Kalau udah gitu gue cuma terkekeh sambil jawab, ‘Enggak, lagi cosplay jadi kacang Sukro, nih.’

*****

Ubur-ubur Lembur adalah buku komedi Raditya Dika. Bercerita tentang pengalamannya belajar hidup dari apa yang dia cintai, sambil menemukan hal remeh untuk ditertawakan di sepanjang perjalanan.

Seluruh bab di dalamnya diangkat dari kisah nyata.
Terkait Subjek Buku yang sama

  • Moga bunda disayang Allah
    Moga bunda disayang Allah
    • Tere Liye
    • Republika
    • 2014
    • 978-602-8997-65-2
    Sinopsis

    "Gelap! Melati hanya melihat gelap. Hitam. Kosong. Tak ada warna... Senyap. Sepi. Sendiri. Tak ada nada...." "Buku ini akan membuat Anda lebih mencintai Allah dan hamba-hamba-Nya. Jangan menjadi ... Lihat Selengkapnya

  • Diary si bocah tengil
    Diary si bocah tengil
    • Kinney, Jeff
    • Atria
    • 2010
    • 978-979-1411-20-2
    Sinopsis

    Kisah hidup Greg Heffley selama satu tahun ajaran sekolah ini dijamin bisa membuat pipi pegal. perut terkocok. bahkan mata berair. Kekonyolon dan kemalangan Greg akan membuat kalian mengingat kembali ... Lihat Selengkapnya

  • Dokter rakyat
    Dokter rakyat
    • Andre Setiawan
    • KOMPAS
    • 2015
    • 978-979-709-920-6
    Sinopsis

    Dokter yang bertugas di daerah terpencil tak hanya akan bertemu dengan berbagai penyakit dan para pasien sederhana yang sama sekali belum pernah tersentuh tangan tenaga medis modern, tetapi mereka ... Lihat Selengkapnya

  • Cinta bertabur di langit mekah
    Cinta bertabur di langit mekah
    • Roidah
    • Erlangga
    • 2009
    • 978-979-033-837-1
    Sinopsis

    Rhada tak pernah bisa melupakan Osman, pria yang telah memikat hatinya selama bertahun-tahun. Sayang, cintanya tak kunjung terbals. Lelah dengan kehidupan duniawi, ia pun memutuskan bersimpuh di ... Lihat Selengkapnya

  • Sunset bersama Rosie
    Sunset bersama Rosie
    • Tere Liye
    • Mahaka Publishing
    • 2014
    • 978-602-98883-6-2
    Sinopsis

    Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang ... Lihat Selengkapnya