• Pusaran komunikasi di tengah badai Covid-19

    Pusaran komunikasi di tengah badai Covid-19

    • Lasmery RM Girsang., dkk
    • Deepublish
    • 2020
    • 978-623-02-1575-9
    Sinopsis

    Wabah virus corona yang dimulai dari Negara China menyebabkan banyak problematik di setiap negara di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan aspek ekonomi, sosial, dan budaya di tengah badai Covid-19. Masyarakat Indonesia mulai mencari cara bagaimana hidup di tengah pandemi yang melarang orang untuk bertemu secara langsung (offline). Persoalan-persoalan yang muncul akibat social distancing berdampak terhadap gender, sosial, dan politik. Pekerjaan yang seharusnya dilakukan di kantor mulai dikerjakan di rumah dengan fasilitas internet. Dari sinilah muncul cybercommunity sebagai sebutan masyarakat baru yang mengutamakan layanan internet daripada bertatap muka. Semua masyarakat mulai menggunakan fasilitas internet sebagai solusi sementara di tengah badai Covid-19 sekaligus memunculkan permasalahan baru.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 240372
Kode Klasifikasi : 362.1
Judul Buku : Pusaran komunikasi di tengah badai Covid-19
Edisi : -
Penulis : Lasmery RM Girsang., dkk
Penerbit : Deepublish
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2020
ISBN : 978-623-02-1575-9
Tajuk Subjek : Komunikasi,Pandemi Covid-19
Deskripsi : x, 200 hlm.: ill.; 23 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Okta Ayu Melya Widanti
Wabah virus corona yang dimulai dari Negara China menyebabkan banyak problematik di setiap negara di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan aspek ekonomi, sosial, dan budaya di tengah badai Covid-19. Masyarakat Indonesia mulai mencari cara bagaimana hidup di tengah pandemi yang melarang orang untuk bertemu secara langsung (offline).

Persoalan-persoalan yang muncul akibat social distancing berdampak terhadap gender, sosial, dan politik. Pekerjaan yang seharusnya dilakukan di kantor mulai dikerjakan di rumah dengan fasilitas internet. Dari sinilah muncul cybercommunity sebagai sebutan masyarakat baru yang mengutamakan layanan internet daripada bertatap muka. Semua masyarakat mulai menggunakan fasilitas internet sebagai solusi sementara di tengah badai Covid-19 sekaligus memunculkan permasalahan baru.
Terkait Subjek Buku yang sama