-
Komunikasi dalam pengembangan kapital manusia
- Biryanto., dkk
- Deepublish
- 2016
- 978-602-401-247-2
Materi yang tertuang dalam buku Komunikasi dalam Pengembangan kapital Manusia merupakan hasil penelitian Penulis dan diperuntukkan bagi para Peneliti, Dosen dan masyarakat luas untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan terkhusus yang berkaitan denganmateri yang ada dalam buku komunikasi dalam pengembangan kapital manusia Kapital manusia yang diteliti meliputi aparatur sipil negara (ASN), politikus, ibu dan anak serta para Pemimpin. Prospek pengembangan sumberdaya pegawai ASN tidak dapat dipisahkan dari kebijakan pemerintah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai unsur aparatur negara, pegawai ASN berkewajiban mengembangkan dirinya dan memper-tanggungjawabkan kinerjanya. Seiring dengan ditetapkannya UU 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, terdapat beberapa prospek pengembangan sumberdaya pegawai ASN, yaitu manajemen ASN yang berdasarkan sistem merit, keragaman jabatan yang tersedia dan kejelasan lembaga pengelola menajemen ASN. Pengembangan sumberdaya pegawai ASN tidak terlepas dari komunikasi sebagai elemen dasar yang menjadi penentu keberhasilan program pengembangan yang akan dilaksanakan. Melalui komunikasi setiap pegawai akan dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan terhadap berbagai peluang dalam mengembangkan kompetensi diri mereka.Komunikasi dalam Pengembangan kapital Manusia terhadap atasan dapat memberikan informasi, instruksi maupun motivasi agar bawahannya dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya. Bagi organisasi, komunikasi berperan untuk menyebarluaskan berbagai kebijakan dan program yang terkait dengan pengembangan sumberdaya pegawai. Adanya komunikasi yang efektif akan mempermudah organisasi untuk menentukan prioritas, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kerjasama antar lembaga dalam pengembangan sumberdaya pegawai. Program peningkatan kualitas pegawai adalah suatu kegiatan yang mutlak dilakukan secara terus menerus dalam rangka menjaga keberlangsungan sistem organisasi. Oleh karena itu, prospek pengembangan sumberdaya pegawai ASN perlu dianalisis oleh setiap instansi pemerintahan agar dapat diketahui peluang dan hambatan dalam pengembangan sumberdaya pegawai ASN. Untuk mengembangkan sumberdaya pegawai ASN dapat dilakukan secara mandiri melalui peningkatan kesadaran pegawai dan juga secara organisasi melalui pelaksanaan program kegiatan yang tepat.
- Kramat 98
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 240370 |
| Kode Klasifikasi | : | 302.2 |
| Judul Buku | : | Komunikasi dalam pengembangan kapital manusia |
| Edisi | : | 1 |
| Penulis | : | Biryanto., dkk |
| Penerbit | : | Deepublish |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tahun | : | 2016 |
| ISBN | : | 978-602-401-247-2 |
| Tajuk Subjek | : | Komunikasi |
| Deskripsi | : | xii, 188 hlm.: ill.; 25 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Okta Ayu Melya Widanti |
Kapital manusia yang diteliti meliputi aparatur sipil negara (ASN), politikus, ibu dan anak serta para Pemimpin.
Prospek pengembangan sumberdaya pegawai ASN tidak dapat dipisahkan dari kebijakan pemerintah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai unsur aparatur negara, pegawai ASN berkewajiban mengembangkan dirinya dan memper-tanggungjawabkan kinerjanya. Seiring dengan ditetapkannya UU 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, terdapat beberapa prospek pengembangan sumberdaya pegawai ASN, yaitu manajemen ASN yang berdasarkan sistem merit, keragaman jabatan yang tersedia dan kejelasan lembaga pengelola menajemen ASN.
Pengembangan sumberdaya pegawai ASN tidak terlepas dari komunikasi sebagai elemen dasar yang menjadi penentu keberhasilan program pengembangan yang akan dilaksanakan. Melalui komunikasi setiap pegawai akan dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan terhadap berbagai peluang dalam mengembangkan kompetensi diri mereka.Komunikasi dalam Pengembangan kapital Manusia terhadap atasan dapat memberikan informasi, instruksi maupun motivasi agar bawahannya dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya. Bagi organisasi, komunikasi berperan untuk menyebarluaskan berbagai kebijakan dan program yang terkait dengan pengembangan sumberdaya pegawai. Adanya komunikasi yang efektif akan mempermudah organisasi untuk menentukan prioritas, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kerjasama antar lembaga dalam pengembangan sumberdaya pegawai.
Program peningkatan kualitas pegawai adalah suatu kegiatan yang mutlak dilakukan secara terus menerus dalam rangka menjaga keberlangsungan sistem organisasi. Oleh karena itu, prospek pengembangan sumberdaya pegawai ASN perlu dianalisis oleh setiap instansi pemerintahan agar dapat diketahui peluang dan hambatan dalam pengembangan sumberdaya pegawai ASN. Untuk mengembangkan sumberdaya pegawai ASN dapat dilakukan secara mandiri melalui peningkatan kesadaran pegawai dan juga secara organisasi melalui pelaksanaan program kegiatan yang tepat.
Terkait Subjek Buku yang sama
-
-
-
-
-
Sistem komunikasi Indonesia
- Anwar Arifin
- Simbiosa Rekatama Media
- 2011
- 978-979-3782-76-8
Sistem Komunikasi Indonesia merupakan sebuah kajian ilmiah yang dikembangkan di perguruan tinggi sebagai upaya pengindonesiaan atau pribumisasi ilmu komunikasi dengan menggunakan wawasan ... Lihat Selengkapnya