• Dialektika penyiaran catatan komisioner kpid sulbar periode tahun 2019-2022

    Dialektika penyiaran catatan komisioner kpid sulbar periode tahun 2019-2022

    • Busrang Riandhy., dkk
    • Deepublish
    • 2022
    • 978-623-02-5300-3
    Sinopsis

    Kinerja pegawai Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Barat pada periode kami (masa bakti 2019–2022) pada awalnya cukup baik dalam memfasilitasi seluruh komisioner secara kelembagaan, akan tetapi di tengah perjalanan atau tepatnya sekitar setahun masa kerja kinerja pegawai KPID Provinsi Sulawesi Barat mulai mengalami tren penurunan disebabkan oleh dua faktor. Faktor pertama yaitu adanya musibah nonalam bernama Corona Virus Disease (Covid-19) yang mulai masuk ke indonesia dan menular ke siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan orang yang sudah terpapar sehingga pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah langsung melakukan langkah antisipasi mencegah penularan penyakit tersebut dengan cara meliburkan seluruh aktivitas pegawai perkantoran, aktivitas sekolah dan aktivitas lainnya yang berhubungan dengan orang banyak. Selain daripada itu kinerja pegawai KPID Provinsi Sulawesi Barat dipengaruhi juga dengan adanya musibah alam gempa bumi Mamuju-Majene skala 6,2 SR. Faktor kedua ini semakin memberi imbas terhadap kinerja pegawai dan staf. Hal lainnya yang membuat kinerja pegawai belum sepenuhnya maksimal adalah masih kurangnya pegawai PNS yang dipekerjakan di kantor KPID Provinsi Sulawesi Barat.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 240365
Kode Klasifikasi : 384.55
Judul Buku : Dialektika penyiaran catatan komisioner kpid sulbar periode tahun 2019-2022
Edisi : 1
Penulis : Busrang Riandhy., dkk
Penerbit : Deepublish
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2022
ISBN : 978-623-02-5300-3
Tajuk Subjek : Penyiaran,Komunikasi
Deskripsi : vi, 92 hlm.: ill.; 23 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Okta Ayu Melya Widanti
Kinerja pegawai Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Barat pada periode kami (masa bakti 2019–2022) pada awalnya cukup baik dalam memfasilitasi seluruh komisioner secara kelembagaan, akan tetapi di tengah perjalanan atau tepatnya sekitar setahun masa kerja kinerja pegawai KPID Provinsi Sulawesi Barat mulai mengalami tren penurunan disebabkan oleh dua faktor.

Faktor pertama yaitu adanya musibah nonalam bernama Corona Virus Disease (Covid-19) yang mulai masuk ke indonesia dan menular ke siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan orang yang sudah terpapar sehingga pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah langsung melakukan langkah antisipasi mencegah penularan penyakit tersebut dengan cara meliburkan seluruh aktivitas pegawai perkantoran, aktivitas sekolah dan aktivitas lainnya yang berhubungan dengan orang banyak.

Selain daripada itu kinerja pegawai KPID Provinsi Sulawesi Barat dipengaruhi juga dengan adanya musibah alam gempa bumi Mamuju-Majene skala 6,2 SR. Faktor kedua ini semakin memberi imbas terhadap kinerja pegawai dan staf. Hal lainnya yang membuat kinerja pegawai belum sepenuhnya maksimal adalah masih kurangnya pegawai PNS yang dipekerjakan di kantor KPID Provinsi Sulawesi Barat.
Terkait Subjek Buku yang sama