-
Disforia inersia : sebab bahagia hanya kesedihan yang tinggal menunggu waktu
- Wira Negara
- Media kita
- 2019
- 978-979-794-575-6
Bagi yang lama sendiri sebab hatinya pernah patah, bisa menyukai kembali adalah suatu anugerah. Karena salah satu ketakutan dari hari-hari setelah ditinggalkan adalah kepastian akankah hati terbuka kembali setalah remuk yang terlalu mengunci. Ragu adalah rantainya, luka sebagai pakunya, melingkar menjadi pagar dengan sunyi sebagai liat perekat seluruh sekat hingga berkarat. Hidup laksana bianglala, berputar menebar bahagia seakan semua baik-baik saja lalu lupa bahwa poros gerak tetap diam dan tak ke mana-mana.
- Kaliabang
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 240013 |
| Kode Klasifikasi | : | 813 |
| Judul Buku | : | Disforia inersia : sebab bahagia hanya kesedihan yang tinggal menunggu waktu |
| Edisi | : | 2 |
| Penulis | : | Wira Negara |
| Penerbit | : | Media kita |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tahun | : | 2019 |
| ISBN | : | 978-979-794-575-6 |
| Tajuk Subjek | : | Romantis,Novel |
| Deskripsi | : | vi, 146 hal, 19 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Atika Hayati Femalinda |
Bagi yang lama sendiri sebab hatinya pernah patah, bisa menyukai kembali adalah suatu anugerah.
Karena salah satu ketakutan dari hari-hari setelah ditinggalkan adalah kepastian akankah hati terbuka kembali setalah remuk yang terlalu mengunci.
Ragu adalah rantainya, luka sebagai pakunya, melingkar menjadi pagar dengan sunyi sebagai liat perekat seluruh sekat hingga berkarat.
Hidup laksana bianglala, berputar menebar bahagia seakan semua baik-baik saja lalu lupa bahwa poros gerak tetap diam dan tak ke mana-mana.
Karena salah satu ketakutan dari hari-hari setelah ditinggalkan adalah kepastian akankah hati terbuka kembali setalah remuk yang terlalu mengunci.
Ragu adalah rantainya, luka sebagai pakunya, melingkar menjadi pagar dengan sunyi sebagai liat perekat seluruh sekat hingga berkarat.
Hidup laksana bianglala, berputar menebar bahagia seakan semua baik-baik saja lalu lupa bahwa poros gerak tetap diam dan tak ke mana-mana.
Terkait Subjek Buku yang sama
-
Disforia inersia : sebab bahagia hanya kesedihan yang tinggal menunggu waktu
- Wira Negara
- Media kita
- 2019
- 978-979-794-575-6
Bagi yang lama sendiri sebab hatinya pernah patah, bisa menyukai kembali adalah suatu anugerah. Karena salah satu ketakutan dari hari-hari setelah ditinggalkan adalah kepastian akankah hati terbuka ... Lihat Selengkapnya