• Lontang-lantung

    Lontang-lantung

    • Roy Saputra
    • Kawah Media
    • 2013
    • 602-220-110-1
    Sinopsis

    “Ri, namaku tak ada di sini,” kata Togar menggaruk-garuk kepalanya. Nama Togar jelas nggak ada. Dia kan nggak pernah masukin lamaran. Gue mendekat ke arah Togar dan sedikit berbisik, “Coba lo liat, di situ ada yang nama Batak tapi masih kosong, nggak? Lo tanda tangan di situ aja. Ngaku-ngaku jadi dia.” “Kenapa pula mesti nama Batak?” “Gini, ya, Gar. Badan gede, muka kotak, dan logat Batak gitu, masa iya nama lo Paijo?” “Ah, pintar juga kau. Tak percuma Mamak kau sekolah kan kau tinggi-tinggi!” Togar semangat mencari nama Batak yang kosong, “Eh, Ri. Ketemu, nih!” “Siapa?” “Rani Pangabean!” “Yang cowok, Gar. Yang cowok.” Gue menunduk malas. “Ah, iya. Benar juga kau!” Togar menelusuri lagi daftar dan berhasil menemukan nama yang sepertinya pantas untuknya. Yohan Sitompul. “Silakan tanda tangan di sini, Pak Yohan.” Mbak penjaga menunjuk kolom yang kosong. “Ah, iya. Yohan, Yohan. Memang aku itu Yohan. Yohan Sitompul. Terima kasih banyak, Mbak. Salam hangat dari saya; Yohan Sitompul.” Togar yang grogi, mengulang-ngulang nama Yohan, membuatnya terlihat sangat kikuk dan aneh. **** Cari kerja zaman sekarang emang nggak gampang, banyak orang rela melakukan apa sana. Itu juga yang dialami Ari Budiman, seorang sarjana pengangguran yang tak henti berjuang mencari pekerjaan demi sesuap nasi, tempe, ayam, dan tahu. Berhasilkah dia? *… tolong ya, dibantu ya. bim salabim, kerja apa? prok prok prok.*

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kaliabang
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 230551
Kode Klasifikasi : 895
Judul Buku : Lontang-lantung
Edisi : -
Penulis : Roy Saputra
Penerbit : Kawah Media
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2013
ISBN : 602-220-110-1
Tajuk Subjek : Novel Komedi
Deskripsi : x, 242 hlm.; 19 cm
Eksemplar : 2
Stok : 2
Petugas : Oktari Sunaringsih


“Ri, namaku tak ada di sini,” kata Togar menggaruk-garuk kepalanya. Nama Togar jelas nggak ada. Dia kan nggak pernah masukin lamaran.
Gue mendekat ke arah Togar dan sedikit berbisik, “Coba lo liat, di situ ada yang nama Batak tapi masih kosong, nggak? Lo tanda tangan di situ aja. Ngaku-ngaku jadi dia.”
“Kenapa pula mesti nama Batak?”
“Gini, ya, Gar. Badan gede, muka kotak, dan logat Batak gitu, masa iya nama lo Paijo?”
“Ah, pintar juga kau. Tak percuma Mamak kau sekolah kan kau tinggi-tinggi!” Togar semangat mencari nama Batak yang kosong, “Eh, Ri. Ketemu, nih!”
“Siapa?”
“Rani Pangabean!”
“Yang cowok, Gar. Yang cowok.” Gue menunduk malas.
“Ah, iya. Benar juga kau!”
Togar menelusuri lagi daftar dan berhasil menemukan nama yang sepertinya pantas untuknya. Yohan Sitompul.
“Silakan tanda tangan di sini, Pak Yohan.” Mbak penjaga menunjuk kolom yang kosong.
“Ah, iya. Yohan, Yohan. Memang aku itu Yohan. Yohan Sitompul. Terima kasih banyak, Mbak. Salam hangat dari saya; Yohan Sitompul.” Togar yang grogi, mengulang-ngulang nama Yohan, membuatnya terlihat sangat kikuk dan aneh.

****

Cari kerja zaman sekarang emang nggak gampang, banyak orang rela melakukan apa sana. Itu juga yang dialami Ari Budiman, seorang sarjana pengangguran yang tak henti berjuang mencari pekerjaan demi sesuap nasi, tempe, ayam, dan tahu. Berhasilkah dia?

*… tolong ya, dibantu ya. bim salabim, kerja apa? prok prok prok.*
Terkait Subjek Buku yang sama

  • Lontang-lantung
    Lontang-lantung
    • Roy Saputra
    • Kawah Media
    • 2013
    • 602-220-110-1
    Sinopsis

    “Ri, namaku tak ada di sini,” kata Togar menggaruk-garuk kepalanya. Nama Togar jelas nggak ada. Dia kan nggak pernah masukin lamaran. Gue mendekat ke arah Togar dan sedikit berbisik, “Coba ... Lihat Selengkapnya

  • Oom alfa : si odong-odong merah
    Oom alfa : si odong-odong merah
    • Ariesadhar ; editor, Elly Afriani
    • Bukune
    • 2013
    • 978-602-220-111-3
    Sinopsis

    Semua orang pasti punya sahabat istimewa, teman untuk berbagi suka maupun duka. dan buat gue, sahabat istimewa itu bernama Alfa. dia bisa jadi temen curhat, rela nemenin kemanapun gua pergi, sampai ... Lihat Selengkapnya

  • Catatan gak penting Ababil : curhat asal-asalan anak SMP
    Catatan gak penting Ababil : curhat asal-asalan anak SMP
    • Haikal Putra Samsul
    • Jakarta Bukune
    • 2011
    • 602-220-011-3
    Sinopsis

    Ada yang bilang, jadi abege yang berstatus anak SMP itu gampang, enak, plus imut-imut (baca: amit-amit)-katanya, tugasnya cuma sekolah, sisanya maiiiin doang. Gila, yang ngomong gitu ga pernah ... Lihat Selengkapnya