• Membangun karakter, mengoptimalkan potensi : berbagi pengalaman mengabdi

    Membangun karakter, mengoptimalkan potensi : berbagi pengalaman mengabdi

    • Tim Tenaga Pendidik Sekolah Cendekia Baznas
    • Republika
    • 2018
    • -
    Sinopsis

    Kerisauan tentang pentingnya membangun kesadaran literasi sudah banyak disuarakan sejak lama. Hampir sepuluh tahun lalu, budayawan Taufiq Ismail pernah mengungkapkan keresahan tentang ketiadaan buku sastra yang dibaca lulusan SMA/SMK di Indonesia. Jika teman-teman sebayanya di berbagai negara telah membaca minimal lima judul buku (ini yang terendah di Thailand), alumni-alumni SMA kita nol buku. Penerbit-penerbit buku pun pada awal 1990-an, di bagian pengantar buku-bukunya senantiasa menekankan pentingnya membaca buku, bukan hanya manfaat untuk pribadi melainkan juga untuk budaya masyarakat ke arah yang lebih baik.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 230522
Kode Klasifikasi : 371.102
Judul Buku : Membangun karakter, mengoptimalkan potensi : berbagi pengalaman mengabdi
Edisi : -
Penulis : Tim Tenaga Pendidik Sekolah Cendekia Baznas
Penerbit : Republika
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2018
ISBN : -
Tajuk Subjek : Pendidikan,Pendidikan Karakter
Deskripsi : vi, 144 hlm.: ill.; 20 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Okta Ayu Melya Widanti
Kerisauan tentang pentingnya membangun kesadaran literasi sudah banyak disuarakan sejak lama. Hampir sepuluh tahun lalu, budayawan Taufiq Ismail pernah mengungkapkan keresahan tentang ketiadaan buku sastra yang dibaca lulusan SMA/SMK di Indonesia. Jika teman-teman sebayanya di berbagai negara telah membaca minimal lima judul buku (ini yang terendah di Thailand), alumni-alumni SMA kita nol buku. Penerbit-penerbit buku pun pada awal 1990-an, di bagian pengantar buku-bukunya senantiasa menekankan pentingnya membaca buku, bukan hanya manfaat untuk pribadi melainkan juga untuk budaya masyarakat ke arah yang lebih baik.
Terkait Subjek Buku yang sama