-
Sejarah hidup muhammad
- Haekal
- Tintamas Indonesia
- 1982
- -
Sesudah kehabisan air dan perbekalan, Hājar melihat ke kanan kiri. Ia tidak melihat sesuatu. Ia terus berlari dan turun ke lembah mencari air. Dalam berlari-lari itu – menurut cerita orang – antara Shafā dan Marwā, sampai lengkap tujuh kali, ia kembali kepada anaknya dengan membawa perasaan putus asa. Tetapi ketika itu dilihatnya anaknya sedang mengorek-ngorek tanah dengan kaki, yang kemudian dari dalam tanah itu keluar air. Dia dan Ismā‘īl dapat melepaskan dahaga. Disumbatnya mata air itu supaya jangan mengalir terus dan menyerap ke dalam pasir. Anak yang bersama ibunya itu membantu orang-orang ‘Arab yang sedang dalam perjalanan, dan merekapun mendapat imbalan yang akan cukup menjamin hidup mereka sampai pada musim kafilah yang akan datang. Mata air yang memancar dari sumur Zamzam itu menarik hati beberapa kabilah akan tinggal di dekat tempat itu. Beberapa keterangan mengatakan, bahwa kabilah Jurhum adalah yang pertama sekali tinggal di tempat itu, sebelum datang Hājar dan anaknya. Sementara yang lain berpendapat, bahwa mereka tinggal di tempat itu setelah adanya sumber sumur Zamzam, sehingga memungkinkan mereka hidup di lembah gersang itu.
- Kramat 98
Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
| Kode Buku | : | 220945 |
| Kode Klasifikasi | : | 297.6 |
| Judul Buku | : | Sejarah hidup muhammad |
| Edisi | : | - |
| Penulis | : | Haekal |
| Penerbit | : | Tintamas Indonesia |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tahun | : | 1982 |
| ISBN | : | - |
| Tajuk Subjek | : | Sejarah Nabi |
| Deskripsi | : | 770 hlm. : ind. ; 20 cm |
| Eksemplar | : | 1 |
| Stok | : | 1 |
| Petugas | : | Nur Santy, S.Hum |
Anak yang bersama ibunya itu membantu orang-orang ‘Arab yang sedang dalam perjalanan, dan merekapun mendapat imbalan yang akan cukup menjamin hidup mereka sampai pada musim kafilah yang akan datang.
Mata air yang memancar dari sumur Zamzam itu menarik hati beberapa kabilah akan tinggal di dekat tempat itu. Beberapa keterangan mengatakan, bahwa kabilah Jurhum adalah yang pertama sekali tinggal di tempat itu, sebelum datang Hājar dan anaknya. Sementara yang lain berpendapat, bahwa mereka tinggal di tempat itu setelah adanya sumber sumur Zamzam, sehingga memungkinkan mereka hidup di lembah gersang itu.
Terkait Subjek Buku yang sama
-
Tabut peti surga dan kisah-kisah lainnya
- Owadally, Muhammad Yasin
- Jembar
- 2007
- 978-979-1362-22-1
Apakah yang dibawa Adam As ke planet ini ketika dia dikeluarkan dari Surga? Apakah di sana ada sebuah peti yang dikenal sebagai Tabut atau Peti Perjanjian? Apa isi peti itu dan di mana sekarang ... Lihat Selengkapnya
-
-
Musa : Pria berdedikasi dan tak mementingkan diri sendiri
- Swindoll, Charles R
- Cipta Olah Pustaka
- 2005
- 979-9442-23-0
Musa. Apakah dia seorang pria animasi yang cerdik dan necis seperti yang digambarkan dalam Prince of Egypt, atau seorang pria superstar yang ganteng yang memiliki keteguhan hati sebagaimana yang ... Lihat Selengkapnya
-
Sirah nabawiyah : pelajaran dari kehidupan Nabi SAW
- Musthafa As-Siba'i
- Era Adicitra Intermedia
- 2011
- 979-3316-65-9
Sempurna dan tiada bandingnya. Itulah gambaran perjalanan hidup Nabi Muhammad. Sempurna karena semua detail kehidupan Rasulullah tersaji secara transparan. Dan tiada bandingnya karena validitas ... Lihat Selengkapnya
-