• Pemikiran tionghoa muda : cokin ? so what gitu loh !

    Pemikiran tionghoa muda : cokin ? so what gitu loh !

    • Ivan Wibowo (ed )
    • Komunitas bambu
    • 2008
    • 979-3731-21-4
    Sinopsis

    iapa pun itu generasi muda Tinghoa, entah brondong, brownies, cu-pu, ci-ca, pacinko dan sales paham betul kalau mereka pun terikat dan punya rasa memiliki negeri ini: Indonesia. Buku ini adalah suara-suara mereka itu. Suara-suara itu dari relung jiwa, kristal-kristal pemikiran para Tionghoa muda yang tersebar dan berserakan di berbagai media massa. Mereka menyikapi aneka problema bangsanya. Mulai problema klasik yang menyangkut keberadaan mereka sendiri diskriminasi, rasisme, identitas, keterwakilan politik, khonghucu, imlek sampai dengan persoalan besar bangsa, yaitu korupsi, militerisme, perburuhan, hukum, media, politisi busuk, pemilu, pilkada, kebudayaan nasional, dan lain-lain. Dari aneka didalam buku ini nampaklah bahwa justru jalan yang mereka tempuh itulah yang dapat disebut sebagai “Protokol Keselamatan” baru bagi orang-orang Tionghoa. Pemikiran dan tindakan generasi muda Tionghoa sebagai anak bangsa dan pergulatan mereka dengan aneka persoalan bangsanya tercermin dalam buku ini. Adapun beberapa tulisan yang terdapat didalam buku ini, diantaranya Keterbukaan Dharma dan Pembangunan Manusia (Frans Wibawa); Minoritas Cina Berhentilah Meratap (Ivan Wibowo); Pembaharuan Hukum Catatan Sipil dan Penghapusan Diskriminasi di Indonesia (Wahyu Effendi); Wacana Sipil Militer di Pemilu Putaran Kedua (Robertus Robert); Kebudayaan Multikulturalisme dan Agenda Kemanusiaan (Ulung Rusman), dan sebagainya.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 220775
Kode Klasifikasi : 495.1
Judul Buku : Pemikiran tionghoa muda : cokin ? so what gitu loh !
Edisi : -
Penulis : Ivan Wibowo (ed )
Penerbit : Komunitas bambu
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2008
ISBN : 979-3731-21-4
Tajuk Subjek : Tionghoa
Deskripsi : xxviii, 443 hlm. ; 23 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Nur Santy, S.Hum
iapa pun itu generasi muda Tinghoa, entah brondong, brownies, cu-pu, ci-ca, pacinko dan sales paham betul kalau mereka pun terikat dan punya rasa memiliki negeri ini: Indonesia. Buku ini adalah suara-suara mereka itu. Suara-suara itu dari relung jiwa, kristal-kristal pemikiran para Tionghoa muda yang tersebar dan berserakan di berbagai media massa. Mereka menyikapi aneka problema bangsanya. Mulai problema klasik yang menyangkut keberadaan mereka sendiri diskriminasi, rasisme, identitas, keterwakilan politik, khonghucu, imlek sampai dengan persoalan besar bangsa, yaitu korupsi, militerisme, perburuhan, hukum, media, politisi busuk, pemilu, pilkada, kebudayaan nasional, dan lain-lain. Dari aneka didalam buku ini nampaklah bahwa justru jalan yang mereka tempuh itulah yang dapat disebut sebagai “Protokol Keselamatan” baru bagi orang-orang Tionghoa. Pemikiran dan tindakan generasi muda Tionghoa sebagai anak bangsa dan pergulatan mereka dengan aneka persoalan bangsanya tercermin dalam buku ini. Adapun beberapa tulisan yang terdapat didalam buku ini, diantaranya Keterbukaan Dharma dan Pembangunan Manusia (Frans Wibawa); Minoritas Cina Berhentilah Meratap (Ivan Wibowo); Pembaharuan Hukum Catatan Sipil dan Penghapusan Diskriminasi di Indonesia (Wahyu Effendi); Wacana Sipil Militer di Pemilu Putaran Kedua (Robertus Robert); Kebudayaan Multikulturalisme dan Agenda Kemanusiaan (Ulung Rusman), dan sebagainya.
Terkait Subjek Buku yang sama