• Berislam secara moderat

    Berislam secara moderat

    • Tarmizi Taher
    • Grafindo Khazanah Ilmu
    • 2007
    • 979-3858-06-0
    Sinopsis

    Buku ini mengajak kita semua agar dapat meraih hidup lebih bermakna dalam dekapan nilai-nilai Islam yang hanif dan moderat. Disadari betapa penting kedudukan nilai-nilai agama di tengah arus percaturan global yang kian keras dan cenderung nihil nilai itu. Jalan moderatisme Islam, mengutip pemikir Muslim terkenal asal Mesir, Muhammad Imarah, mensyaratkan seorang Muslim menjalankan kewajiban dan perintah agama secara seimbang : baik fisik maupun jiwa, ruhani maupun jasmani, selaras antara akal dan wahyu. Seimbang bermakna pula bahwa setiap laku Muslim mesti berdampak pada kesejahteraan orang lain, minimal tidak menimbuklan efek ketidaksukaan terhapad pihak lain. Seimbang juga berarti tidak mempolitisir agama untuk kepentingan pribadi atau golongan, serta tindak yang dilakukannya tidak menimbulkan kezaaliman, penindasan, apalagi kekerasan yang merugikan orang banyak.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Pemuda
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 211940
Kode Klasifikasi : 297.14
Judul Buku : Berislam secara moderat
Edisi : -
Penulis : Tarmizi Taher
Penerbit : Grafindo Khazanah Ilmu
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2007
ISBN : 979-3858-06-0
Tajuk Subjek : Agama Islam
Deskripsi : 220 hlm. : ill. ; 20 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Hesti Kusumastuti
Buku ini mengajak kita semua agar dapat meraih hidup lebih bermakna dalam dekapan nilai-nilai Islam yang hanif dan moderat. Disadari betapa penting kedudukan nilai-nilai agama di tengah arus percaturan global yang kian keras dan cenderung nihil nilai itu.
Jalan moderatisme Islam, mengutip pemikir Muslim terkenal asal Mesir, Muhammad Imarah, mensyaratkan seorang Muslim menjalankan kewajiban dan perintah agama secara seimbang : baik fisik maupun jiwa, ruhani maupun jasmani, selaras antara akal dan wahyu. Seimbang bermakna pula bahwa setiap laku Muslim mesti berdampak pada kesejahteraan orang lain, minimal tidak menimbuklan efek ketidaksukaan terhapad pihak lain. Seimbang juga berarti tidak mempolitisir agama untuk kepentingan pribadi atau golongan, serta tindak yang dilakukannya tidak menimbulkan kezaaliman, penindasan, apalagi kekerasan yang merugikan orang banyak.
Terkait Subjek Buku yang sama