• Di istana cinta Rasulullah : merajut kasih lewat makna yang tersimbolkan

    Di istana cinta Rasulullah : merajut kasih lewat makna yang tersimbolkan

    • Mokh. Syaiful Bakhri
    • Erlangga
    • 2006
    • 979-781-690-7
    Sinopsis

    Buku Di Istana Cinta Rasulullah ini berisi kumpulan 20 kisah teladan tentang rahasia orang yang bertakwa sehingga memiliki tempat khusus di sisi Rasulullah SAW, yang tentu juga menempati posisi terhormat di sisi Allah. Mereka adalah kekasih Rasulullah yang telah dijamin menjadi penghuni surga. Diawali dengan kisahaBudah yang dicintai Rasulullah dan Budak di Bumi, Raja di Surga, bukuini menegaskan bahwa kemuliaan dan kerhormatan seseorang tidak ditentukan oleh rupa, harta, dan status sosialnya, namun lebih pada tingkat ketakwaan yang dimilikinya. Buku ini juga mengajak kita mereguk makna-makna simbolis tentang kebersaran kasih dan rahmat Allah kepada hambaNya, dari pelbagai kisahorang yang menurut penilaian masyarkat di sekitarnya dikenal sebagai orang fasik, tetapi ternyata tidak demikian di sisi Allah, bahkan ia termasuk kekasih Allah ( Waliyyullah).

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kaliabang
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 210687
Kode Klasifikasi : 2X0
Judul Buku : Di istana cinta Rasulullah : merajut kasih lewat makna yang tersimbolkan
Edisi : -
Penulis : Mokh. Syaiful Bakhri
Penerbit : Erlangga
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2006
ISBN : 979-781-690-7
Tajuk Subjek : Motivasi Islami
Deskripsi : x, 122 hlm. : ill. ; 19 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Ayu Intansari, S.Kom
Buku Di Istana Cinta Rasulullah ini berisi kumpulan 20 kisah teladan tentang rahasia orang yang bertakwa sehingga memiliki tempat khusus di sisi Rasulullah SAW, yang tentu juga menempati posisi terhormat di sisi Allah. Mereka adalah kekasih Rasulullah yang telah dijamin menjadi penghuni surga.
Diawali dengan kisahaBudah yang dicintai Rasulullah dan Budak di Bumi, Raja di Surga, bukuini menegaskan bahwa kemuliaan dan kerhormatan seseorang tidak ditentukan oleh rupa, harta, dan status sosialnya, namun lebih pada tingkat ketakwaan yang dimilikinya.
Buku ini juga mengajak kita mereguk makna-makna simbolis tentang kebersaran kasih dan rahmat Allah kepada hambaNya, dari pelbagai kisahorang yang menurut penilaian masyarkat di sekitarnya dikenal sebagai orang fasik, tetapi ternyata tidak demikian di sisi Allah, bahkan ia termasuk kekasih Allah ( Waliyyullah).
Terkait Subjek Buku yang sama