• Dahsyatnya terapi istighfar

    Dahsyatnya terapi istighfar

    • Hasan Hammam
    • Nakhlah Pustaka
    • 2013
    • 978-979-1026-26-0
    Sinopsis

    Ibnu al-Jauzy menceritakan bahwa iblis pernah berkata, “Aku telah mencelakakan anak Adam dengan dosa-dosa, sedangkan mereka mencelakakan aku dengan beristighfar dan membaca La ilaha illa Allah. Setelah aku mengetahui apa yang dilakukan oleh mereka, maka aku membiarkan mereka menuruti bahwa nafsunya sehingga mereka berdosa tetapi tidak beristighfar, karena mereka menyangka telah melakukan perbuatan yang baik.” istighfar adalah obat yang mujarab dan merupakan terapi yang efektif agar terbebas dari dosa dan kesalahan. siapa yang jiwanya dirobek kekhawatiran , disiksa kesedihan, serta dilanda kegelisahan, hendaknya beristighfar. karena ia dapat menghancurkan gumpalan-gumpalan kesedihan dan kristal-kristal kegundahan. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat. (an-Nashr [110]: 3)

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kaliabang
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 210622
Kode Klasifikasi : 2X5.4
Judul Buku : Dahsyatnya terapi istighfar
Edisi : -
Penulis : Hasan Hammam
Penerbit : Nakhlah Pustaka
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2013
ISBN : 978-979-1026-26-0
Tajuk Subjek : Buku Doa
Deskripsi : 92 hlm. : ill. ; 17 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Ayu Intansari, S.Kom
Ibnu al-Jauzy menceritakan bahwa iblis pernah berkata, “Aku telah mencelakakan anak Adam dengan dosa-dosa, sedangkan mereka mencelakakan aku dengan beristighfar dan membaca La ilaha illa Allah. Setelah aku mengetahui apa yang dilakukan oleh mereka, maka aku membiarkan mereka menuruti bahwa nafsunya sehingga mereka berdosa tetapi tidak beristighfar, karena mereka menyangka telah melakukan perbuatan yang baik.”

istighfar adalah obat yang mujarab dan merupakan terapi yang efektif agar terbebas dari dosa dan kesalahan. siapa yang jiwanya dirobek kekhawatiran , disiksa kesedihan, serta dilanda kegelisahan, hendaknya beristighfar. karena ia dapat menghancurkan gumpalan-gumpalan kesedihan dan kristal-kristal kegundahan.

Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat. (an-Nashr [110]: 3)
Terkait Subjek Buku yang sama