• Character building II : relasi dengan sesama

    Character building II : relasi dengan sesama

    • Gea, Antonius Atosokhi, Antonina Panca Yuni Wulandari dan Yohanes Babari
    • PT Elex Media Komputindo
    • 2005
    • 979-20-4713-1
    Sinopsis

    Suasana harmonis, rukun dan damai merupakan dambaan kita bersama. Suasana tersebut tentu saja tidak dengan sendirinya tercipta dalam suatu komunitas sosial, kecuali para anggotanya secara sadar dan bersama mengusahakannya. Sebagai anggota dari suatu kelompok sosial, kita mempunyai andil dalam terciptanya suasana tertentu dalam komunitas atau lingkungan sosial tempat kita hidup dan berada. Dengan kata lain, kita masing-masing ikut memikul tanggungjawab sosial-moral dalam membangun dan mengembangkan hubungan yang semakin manusiawi di tengah-tengah kita. Menjadi subyek, pelopor dan pelaku bagi terciptanya suasana yang semakin menyenangkan dalam lingkungan sosial kita, itulah yang menjadi fokus bahasan dalam buku ini, yang dilengkapi dengan landasan teori yang kuat, contoh kasus yang relevan serta aplikasi praktis dalam kehidupan nyata.

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Kramat 98, Pemuda, Kaliabang, Solo, Cengkareng
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 208355
Kode Klasifikasi : 155.25
Judul Buku : Character building II : relasi dengan sesama
Edisi : -
Penulis : Gea, Antonius Atosokhi, Antonina Panca Yuni Wulandari dan Yohanes Babari
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2005
ISBN : 979-20-4713-1
Tajuk Subjek : Character Building
Deskripsi : xxi, 346 hlm. : ill. ; 21 cm
Eksemplar : 15
Stok : 15
Petugas : Rahidzat
Suasana harmonis, rukun dan damai merupakan dambaan kita bersama. Suasana tersebut tentu saja tidak dengan sendirinya tercipta dalam suatu komunitas sosial, kecuali para anggotanya secara sadar dan bersama mengusahakannya. Sebagai anggota dari suatu kelompok sosial, kita mempunyai andil dalam terciptanya suasana tertentu dalam komunitas atau lingkungan sosial tempat kita hidup dan berada. Dengan kata lain, kita masing-masing ikut memikul tanggungjawab sosial-moral dalam membangun dan mengembangkan hubungan yang semakin manusiawi di tengah-tengah kita. Menjadi subyek, pelopor dan pelaku bagi terciptanya suasana yang semakin menyenangkan dalam lingkungan sosial kita, itulah yang menjadi fokus bahasan dalam buku ini, yang dilengkapi dengan landasan teori yang kuat, contoh kasus yang relevan serta aplikasi praktis dalam kehidupan nyata.
Terkait Subjek Buku yang sama