• Analisis kebutuhan transportasi

    Analisis kebutuhan transportasi

    • Rahardjo Adisasmita
    • Graha Ilmu
    • 2015
    • 978-602-262-394-6
    Sinopsis

    Kebutuhan trasnportasi (sisi permintaan) terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk, harus diimbangi oleh kapasitas fasilitas (sarana dan prasarana) trasnportasi (sisi penawaran) yang mencukupi. Tidak boleh kelebihan atau kekurangan karena keduanya akan mengakibatkan dampak negatif terhadap kegiatan pelayanan transportasi yang efektif dan efisien. Pembahasan kebutuhan transportasi sangat luas aspeknya, di antaranya: (1) konsolidasi (lalu-lintas), (2) pengaruh penawaran dan permintaan atas out-put dan harga, (3) kebijakan tarif angkutan, (4) perencanaan program investasi dan keprasaranaan (5) kebijakan pembangunan transportasi dan (6) pembangunan transportasi jalan, laut, dan udara, transportasi perkotaan, transportasi pedesaan, dan transportasi massa depan. Transportasi berfungsi sangat penting, yaitu sebagai fasilitas penunjang perekonomian dan pendorong pembangunan (membuka daeragh baru, melayani daerah terisolasi, terpencil, tertinggal dan daerah perbatasan. Ada lima komponen transportasi, yaitu: pengguna jasa transportasi (user), perusahaan pengangkutan (operator), tenaga kerja/SDM (labour), pemerintah (regulator), dan masyarakat (public).

    Kata Kunci
    Tersedia di Perpustakaan Kampus:
    • Yogyakarta
    Silahkan Login untuk dapat Melakukan Peminjaman Online
Kode Buku : 205911
Kode Klasifikasi : 380.06
Judul Buku : Analisis kebutuhan transportasi
Edisi : -
Penulis : Rahardjo Adisasmita
Penerbit : Graha Ilmu
Bahasa : Indonesia
Tahun : 2015
ISBN : 978-602-262-394-6
Tajuk Subjek : Manajemen Transportasi
Deskripsi : xiv, 184 hlm. : ill. ; 23 cm
Eksemplar : 1
Stok : 1
Petugas : Anis Dewi Kurniawati, S.Hum
Kebutuhan trasnportasi (sisi permintaan) terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk, harus diimbangi oleh kapasitas fasilitas (sarana dan prasarana) trasnportasi (sisi penawaran) yang mencukupi. Tidak boleh kelebihan atau kekurangan karena keduanya akan mengakibatkan dampak negatif terhadap kegiatan pelayanan transportasi yang efektif dan efisien.
Pembahasan kebutuhan transportasi sangat luas aspeknya, di antaranya: (1) konsolidasi (lalu-lintas), (2) pengaruh penawaran dan permintaan atas out-put dan harga, (3) kebijakan tarif angkutan, (4) perencanaan program investasi dan keprasaranaan (5) kebijakan pembangunan transportasi dan (6) pembangunan transportasi jalan, laut, dan udara, transportasi perkotaan, transportasi pedesaan, dan transportasi massa depan. Transportasi berfungsi sangat penting, yaitu sebagai fasilitas penunjang perekonomian dan pendorong pembangunan (membuka daeragh baru, melayani daerah terisolasi, terpencil, tertinggal dan daerah perbatasan.
Ada lima komponen transportasi, yaitu: pengguna jasa transportasi (user), perusahaan pengangkutan (operator), tenaga kerja/SDM (labour), pemerintah (regulator), dan masyarakat (public).
Terkait Subjek Buku yang sama