Implementasi manajemen bandwith dan hak akses menggunakan mikrotik pada PT. Power Block Indonesia
- Yudha Denny Gumilang
- 2021
Perkembangan teknologi komputer dan komunikasi pada saat ini sangat pesat, dan diketahui oleh semua kalangan. Oleh karena itu, pengelolahan dalam pembagian jumlah bandwidth harus dilakukan untuk mendapatkan kapasitas bandwidth yang tepat bagi setiap user Salah satunya PT. Power Block Indonesia di lingkungan kantor dan produksi membutuhkan QoS (Quality Of Service) yang baik agar menunjang pegawai/client dalam mengakses jaringan komputer. QoS (Quality of Service) merupakan teknologi yang diterapkan dalam jaringan computer untuk memberikan layanan yang optimal dana dan adil bagi para pengguna jaringan computer. QoS memungkinkan admin jaringan untuk dapat menangani berbagai efek akibat terjadinya kemacetan (congestion) pada lalu lintas paket dalam jaringan computer. Untuk meningkatkan QoS pada perusahaan ini membutuhkan management bandwith menggunakan mikrotik dan pemblokiran situs situs. Dalam manajemen bandwith menggunakan Simple Queue. Simple Queue merupakan salah satu cara yang mudah untuk membagi bandwith dari skala kecil, sampai menengah. Untuk pemblokiran situs dilakukan agar pegawai/client tidak dapat mengakses situs yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.
[1] C. A. Pamungkas, “Manajemen bandwith menggunakan mikrotik routerboard di politeknik indonusa surakarta,” Inf. Politek. Indonusa Surakarta, vol. 1, pp. 3–8, 2016.
[2] Suryanto, “Pengaturan Pemakaian Bandwidth dan Akses Jaringan Komputer Menggunakan Mikrotik Router,” J. Ilmu Pengetah. Dan Teknol. Komput., vol. 3, no. 2, pp. 167–172, 2018.
[3] M. Siddik, “Implementasi Mikrotik Router Board 750 Sebagai Firewall Blok Situs Pada Jaringan Lan,” J. Teknol. Dan Sist. Inf., vol. 3, no. 3, pp. 70–75, 2017, [Online]. Available: http://is.its.ac.id/pubs/oajis/index.php/file/download_file/1805.
[4] S. Wongkar et al., “Analisa Implementasi Jaringan Internet Dengan Menggabungkan Jaringan Lan Dan Wlan Di Desa Kawangkoan Bawah Wilayah Amurang Ii,” E-Journal Tek. Elektro Dan Komput., vol. 4, no. 6, pp. 62–68, 2015, doi: 10.35793/jtek.4.6.2015.10400.
[5] R. Azzha, “Dasar Manajemen Jaringan dan Telekomunikasi,” www.kompasiana.com, 2016. https://www.kompasiana.com/roisatulazza/5743de158c7e612207649eaa/dasar-manajemen-jaringan-dan-telekomunikasi (accessed May 22, 2020).
[6] Sarmidi, “Simulasi Alat Bantu Pembelajaran Topologi Jaringan Secara Visual Simulation,” Technoper, vol. 1, pp. 32–38, 2016.
[7] H. Basri, A. Mulyani, and C. Budihartanti, “Perancangan Jaringan Wide Area Network Pada Pt . Vizta Pratama Cabang Jakarta,” J. PROSISKO, vol. 4, no. 2, pp. 38–43, 2017.
[8] K. Jaringan and T. Star, “Konsep Jaringan Topologi Star,” Ono M.Kom, dosenit.com. dosenit.com.
[9] B. Galih and M. S. Sungkar, “Susunan Redaksi,” vol. 6, no. 1, pp. 17–21, 2017.
[10] idcloudhost, “Mengenal Pengertian Apa itu IP Address,” www.idcloudhost.com, 2017. https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-ip-address/# (accessed Jun. 06, 2020).
[11] Zakaria, “Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer? Simak Pengertian dan Jenis-Jenisnya Sebagai Berikut,” www.nesabamedia.com, 2019. https://www.nesabamedia.com/perangkat-jaringan-komputer/ (accessed May 22, 2020).
[12] Sukatmi, “Membangun jaringan Vlan di sma negeri 1 gading rejo menggunakan router cisco seri 2901,” Cendikia, vol. 12. pp. 3–8, 2016.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 13180178 - Yudha Denny Gumilang
- Prodi : Teknologi Komputer
- Kampus : Cengkareng
- Tahun : 2021
- Pembimbing : Bambang Wijonarko, M.Kom
- Kode : 0032.D3.TK.TA.I.2021
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : ARM
- Terakhir update : 23 November 2021
- Dilihat : 307 kali