Aplikasi Penentuan Gizi Pada Anak Berbasis Android
- Siti Nur Khotijah
- 2020
Gizi merupakan faktor yang terdapat dalam level individu, faktor yang dipengaruhi langsung oleh jumlah dan jenis asupan makanan serta kondisi infeksi. Diartikan juga sebagai keadaan fisik seseorang atau kelompok orang yang ditentukan dengan salah satu atau kombinasi ukuran gizi. Penelitian ini saya gunakan untuk memepermudah masyarakat dalam menentukan gizi bagi anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat tingkat pengetahuan gizi dan status ketahanan pangan rumah tangga pada ibu dengan gizi anak baik atau tidak baik yang tidak ditemukan perbedaan pada karakteristik keluarga dan anak pada kedua kelompok. Oleh karena itu, disarankan dilakukan peningkatan pengetahuan gizi pada anak yang baik.
Anwar, 2005. Faktor yang mempengaruhi terjadinya gizi buruk diantaranya status
sosial ekonomi.
Mexitalia, 2011. Pemberian ASI dan kelengkapan imunisasi memiliki hubungan
yang bermakna dengan status gizi buruk.
Soekirman,2000. ASI kelengkapan suatu gizi, karena ASI memiliki antibodi atau zat
kekebalan yang akan melindungi balita terhadap infeksi.
UPT Puskesmas Gandrungmangu, 2012. Dalam menentukan klasifikasi status gizi
harus ada ukuran baku yang sering reference.
Notoatmodjo, 2003; Sediaoetama, 2000. Salah satu cara untuk meningkatkan derajat
kesehatan.
Adriani M., dan Wirjatmadi B. 2014. Gizi dan Kesehatan Balita, Peranan Mikro
Zink pada Pertumbuhan Balita. Jakarta: Kencana.
Almatsier, S. 2002. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Aries M., dan Martianto D. 2006. Estimasi Kerugian Ekonomi Akibat Status Gizi
Buruk dan Biaya Penanggulangannya pada Balita di Berbagai Provinsi di
Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan. Vol.2. No.1. November 2006: 26-33.
Aswin., Saryono., Ramawati D. 2008. Hubungan antara Pola Asuh dengan Status
Gizi Pada Bayi di Desa Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten
Banyumas. Jurnal Keperawatan Soedirman. Vol.3. Nomor.2. Juli 2008.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur. 2011. Rencana
Aksi Daerah Pangan dan Gizi Provinsi Jawa Timur 2011-2015. Surabaya:
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur.
Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional (BKKBN), Kementerian Kesehatan. 2013. Survey Demografi dan
Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012. Jakarta: BKKBN, BPS,
Kementerian Kesehatan.
Budiyanto AK. 2002. Gizi dan Kesehatan. Malang: Bayu Media dan UMM press.
Bunga S., Pajeriaty., Darmawan S. 2012. Faktor-Faktor yang Berhubungan
dengan Kejadian Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi
Makassar. Jurnal Stikes Nani Hasanudin Makasar. Vol.1. Nomor.4. 2012:
2302-1721.
Departemen Kesehatan RI. 2005. Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan
Penanggulangan Gizi Buruk 2005-2009. Jakarta: Depkes RI.
Anak Balita (12-59 Bulan) di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan
Padang Timur Kota Padang Tahun 2007. Media Gizi & Keluarga. Vol.1.
Nomor.31. Juli 2007: 80-88.
Gibney M.J. 2009. Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Kartasapoetra G. 2010. Ilmu Gizi Korelasi Gizi, Kesehatan, dan Produktivitas
Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.
Kementerian Kesehatan RI. 2008. Riset Kesehatan Dasar 2007. Jakarta:
Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2012. Jakarta:
Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. 2015. Kesehatan dalam Kerangka Sustainable
Development Goals (SDGs). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2008. Millenium
Development Goals. Jakarta: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Kuntari T. 2013. Faktor Risiko Malnutrisi pada Balita. Jurnal Kesehatan
Masyarakat Nasional. Vol.7. Nomor.12. Juli 2013.
Kurniastuti F., Saryono., Marsito. 2008. Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita
Usia 12-60 Bulan di Desa Kuwarisan Kecamatan Kutowinangun
Kabupaten Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. Vol.4.
Nomor. 1. Februari 2008.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 13170056 - Siti Nur Khotijah
- Prodi : Teknologi Komputer
- Kampus : Purwokerto
- Tahun : 2020
- Pembimbing : Corie Mei Hellyana, S.T, M.Kom
- Kode : 0043.D3.TK.TA.I.2020
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : ANH
- Terakhir update : 02 Desember 2021
- Dilihat : 306 kali