Perancangan Sistem Diagnosa Penyakit Kandung Kemih Menggunakan Metode Certainty Factory
- Reza Fattahurrijal
- 2019
Kandung kemih adalah organ berongga di abdomen bagian bawah, yang menyimpan urin dan cairan limbah yang dihasilkan oleh ginjal.Kandung kemih adalah bagian dari saluran kencing. Urin leawat dari setiap ginjal menuju ke kandung kemih melalui selang panjang yang disebut ureter. Penyakit kandung kemih ini dapat diderita oleh anak-anak sampai dengan lansia, mulai dari kandung kemih ringan sampai kandung kemih kronik.Untuk kasus penyakit kandung kemih ringan,kandung kemih akan membaik dengan sendirinya, namun beberapa kasus sering berulang sehingga membutuhkan pengobatan jangaka panjang. Kandung kemih juga dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti infeksi ginjal. Penyakit kandung kemih juga merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menyerang berjuta-juta orang tiap tahunnya dan merupakan penyakit yang menempati sepuluh besar penyakit di salah satu rumah sakit.Metode yang digunakan untuk membuktikan apakah suatu fakta atau tidak pasti mediagnosa penyakit kandung kemih yaitu metode certainty factory (CF).Tujuan dari penelitian ini adalah mempermudah masyarakat untuk mendapatkan sebuah informasi tentang penyakit kandung kemih melalui sebuah aplikasi android .Maka kesimpulan dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan sebagai referensi dasar untuk mengambil solusi.
Kata kunci :PerancanganSistem Pakar,Diagnosa KandungKemih, CertaintyFactory
Saputra, K. (2017). Akupunktur Dasar: Edisi 2.
Burhan, N. (2018). Sistem Informasi Penjualan dan Persediaan Barang Dagang Pada Perusahaan Hakasima Kota ternate, 1(1), 39–49.
Hutahaean, J. (2015). Konsep Sistem Informasi.
Sianipar, R. H. (2013). Teori Dan Implementasi Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan C++.
Febriadi, B. (2015). Bimbingan Penasehat Akademik Menggunakan, 59–65.
Fridayanthie, E. W., & Mahdiati, T. (2016). Rancang Bangun Sistem Informasi Permintaan Atk Berbasis Intranet (Studi Kasus: Kejaksaan Negeri Rangkasbitung). Jurnal Informatika, 4(2), 126– 137.
Halim, S., & Hansun, S. (2015). Penerapan Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Pendeteksi Resiko Osteoporosis dan Osteoarthritis. ULTIMA Computing, VII(2), 59–69.
Musa, M., & Nurfitri, T. (1998). Metode Penelitian, 123.
Susanti. (2015). Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) Pembelian dan Penjualan pada Apotek Mahkota.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 12162384 - Reza Fattahurrijal
- Prodi : Sistem Informasi
- Kampus : Tasikmalaya
- Tahun : 2019
- Pembimbing : Herlan Sutisna, S.T, M.KOM
- Kode : 0071.D3.SI.TA.I.2019
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : SFT
- Terakhir update : 05 Juli 2022
- Dilihat : 241 kali