TAK AKAN DAIM
- MUKHAMMAD WAHIDUN SYAIFURROHIM
- 2025
Mukhamad Wahidun Syaifurrohim (42220028), Muhammad Qolbi Izaki (42220086), Ady Efan Fauzi (42220097),program dokumenter televisi “KAMISAN”.
Program acara televisi sangat beragam, seperti drama, dokumenter, talkshow, game show, magazine show serta animasi. Dari masing-masing program tersebut tentunya memiliki keunikan, kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitu pula dengan program Dokumenter Televisi.
Dokumenter televisi “TAK AKAN DIAM” adalah program dokumenter yang menceritakan tentang Aksi Kamisan merupakan aksi damai yang dilakukan secara konsisten setiap hari Kamis di depan Istana Negara oleh para korban pelanggaran HAM dan pendukung keadilan. Aksi ini telah menjadi simbol perlawanan terhadap impunitas dan lambannya penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia, seperti Tragedi 1965, Tragedi Semanggi I & II, Penghilangan Paksa 1997–1998, dan berbagai kasus lainnya.
Di tengah situasi sosial-politik yang sering kali tidak berpihak pada korban, aksi ini menjadi sarana untuk terus mengingatkan publik dan pemerintah bahwa keadilan belum tuntas, serta memperjuangkan hak-hak korban dan keluarga korban.Menceritakan kehidupan orang tua atau kerabat korban yang belum mendapatkan kepastian meninggalnya para korban dan mengintip kehidupan nya pesan-pesannya tersampaikan dalam program dokumenter “TAK AKAN DIAM”.
https://repository.bsi.ac.id/repo/71686/TAK-AKAN-DAIM
File full-text dikunci.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 42220028 - MUKHAMMAD WAHIDUN SYAIFURROHIM
- Prodi : Penyiaran
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Rio Septian, MM., M.I.Kom.
- Kode : 0008.D3.42.TA.I.2025
- Status Akses : Private
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 23 Oktober 2025
- Dilihat : 31 kali