PROGRAM DOKUMENTER TELEVISI “MERAKI : URBAN FARMING”

  • YULIA FEBRIYANTI
  • 2021

Abstrak

ABSTRAK

Yulia Febriyanti 42180200 Rismaya Pangestu 42180199 Vindi Eka Prasasti 42180222 Jihan Eliza Antonneta 42180221

Urban farming yang kian hari semakin banyak digemari oleh sebagian masyarakat khususnya diperkotaan menjadi gaya hidup baru. Dengan metode pertanian yang cukup mudah untuk pemula yang baru ingin belajar bertani hingga pilihan beberapa orang yang menjadikannya sebagai ladang usaha. Tak sulit, murah dan hemat biaya, serta pemanfaatan lahan yang bervariasi menjadikan Urban Farming sebagai alternatif. Contohnya yang berada di kelurahan Cipinang Jakarta timur, warga RW 08 yang berkolaborasi dengan PPSU Cipinang ini menyulap lahan kosong di bawah fly over menjadi lahan hijau dengan metode Urban Farming yang kini dinamakan Trasa Balong. Penulis menggunakan metode berupa penelitian kualitatif dan deskriptif, yang dilakukan memakai teknik observasi dan juga wawancara secara langsung dengan narasumber terkait serta data-data yang didapatkan kemudian akan di analisa secara deskriptif dengan menampilkan hasil penelitian dan analisa kedalam bentuk laporan. Pengambilan gambar untuk program dokumenter juga dilakukan berdasarkan kejadian yang sebenarnya tanpa dibuat-buat. Karena karya dokumenter merupakan film yang menceritakan sebuah kejadian secara nyata dengan kekuatan ide untuk merangkai gambar-gambar menarik menjadi istimewa secara keseluruhan dan dengan topik yang disajikan dengan gaya bercerita, menggunakan narasi, wawancara dan instrumen musik sebagai pengunjang gambar visual. Kesimpulan yang diambil adalah urban farming yang dilakukan di bawah fly over Cipinang ini merupakan pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan hijau, serta memberikan kesan baru terhadap masyarakat bahwa bertani atau bercocok tanam tak melulu dilahan luas seperti area persawahan, urban farming menjadi selusi bertani khususnya di daerah padat penduduk seperti daerah perkotaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

Yulia Febriyanti 42180200 Rismaya Pangestu 42180199 Vindi Eka Prasasti 42180222 Jihan Eliza Antonneta 42180221

Urban Farming becoming more and more favorable nowadays especially for people in the urban areas and has become a new lifestyle. An easy method of farming for beginners who are just starting to learn how to farm makes it the choice of some people who make it a business field. Not difficult, cheap, cost-effective, and also varied land uses make Urban Farming a good alternative. For example, in the Cipinang sub-district, East Jakarta, residents of RW 08 who collaborate with PPSU Cipinang have transformed the vacant land under the flyover into green land using the Urban Farming method, which is now called Trasa Balong. The author uses qualitative and descriptive research method, which is carried out using observation techniques and also direct interviews with related parties. The data obtained will be analyzed descriptively by displaying the results of research and analysis in the form of reports. The Shooting for the documentary program is done based on reality on actual events without any manipulation because a documentary is a film that tells a real event with the power of ideas that compile interesting pictures to make it special as a whole by a topic that is presented in a storytelling style, using narration, interviews and musical instruments as supporting visual images. In conclusion, the urban farming under Cipinang fly over is a utilization of vacant land into green land, and gives a new perspective to other people that farming is not only done on a large area. Urban farming is a solution to farm, especially in densely populated areas such as urban areas.

 

 

 

 

 

 

 

Kata Kunci
Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA

Dkk, R. L. (2017). Kreatif Siaran Televisi. Prenada Media.

Latief, R. (2020). Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama. Prenada Media.

Mabrubri, A. (2018). Panduan Produksi Acara TV Drama. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Rusman Latief, Y. utud. (2017). Siaran Televisi Non Drama: Kreatif, Produktif, Public Relations, dan Iklan. Prenadamedia.

Yusanto, F. (2017). Buku ajar produksi program televisi multi camera. Deepublish.

Susanti, I. (2021). Seputar naskah televisi, pengetahuan untuk pemula. Deepublish.

Dkk, S. I. (2017). Broadcasting Teori dan Praktik. Graha Cendekia.

Mabrubri, A. (2018). Panduan Produksi Acara TV Non-Drama. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Dkk, R. L. (2017). Menjadi Produser Televisi Profesional Mendesain Program Televisi. Kencana.

Fachruddin, A. (2017). Dasar-dasar Produksi Televisi: Produksi Berita, Feature, Laporan Investigasi, Dokumenter dan Teknik Editing. Prenadamedia.

 

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 42180200 - YULIA FEBRIYANTI
  • Prodi : Penyiaran
  • Kampus : Pemuda
  • Tahun : 2021
  • Pembimbing : Andi Setyawan S,Hum, M.Si.
  • Kode : 0007.D3.BR.TA.I.2021
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : WND
  • Terakhir update : 19 April 2022
  • Dilihat : 233 kali