Dokumenter Televisi Alam Indonesia Ekosistem Terganggu: Dampak Eceng Gondok
- LEO SAHMAN FERNANDO
- 2024
Eceng gondok (Eichornia crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung dan
tumbuhan yang berakar di tanah. Tingginya sekitar 0,4 – 0,8 meter. Tidak mempunyai
batang. Eceng gondok tumbuh di kolam – kolam dangkal, tanah basah, dan rawa, aliran
air yang lambat, danau, tempat penampungan air dan sungai. Tumbuhan ini dapat
beradaptasi dengan perubahan yang ekstrem dari ketinggian air, arus air, dan perubahan
ketersediaan nutrien, pH, temperatur, dan racun – racun dalam air. Tujuan pembuatan Film
dokumenter “Ekosistem Terganggu : Dampak Eceng Gondok” sebagai salah satu syarat
kelulusan diploma tiga dan juga bertujuan untuk menyampaikan keluh kesah warga di
Waduk Cirata Cianjur yang memanfaatkan waduk untuk membudidayakan ikan,
memancing, dan juga mencari rezeki jadi terganggu. Metode pengumpulan data dalam
penyusunan Tugas Akhir adalah metode observasi, wawancara, dan studi kasus dengan
metode analisanya berupa analisis kualitatif, adalah proses mencari dan menyusun secara
sistematis data yang adiperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan – bahan
lain sehingga dapat mudah dipahami.
https://repository.bsi.ac.id/repo/56967/Dokumenter-Televisi-Alam-Indonesia-Ekosistem-Terganggu:-Dampak-Eceng-Gondok
File full-text dikunci.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 42190613 - LEO SAHMAN FERNANDO
- Prodi : Penyiaran
- Kampus : Cengkareng
- Tahun : 2024
- Pembimbing : Gan Gan Giantika, S.Sos, MM
- Kode : 0049.D3.42.TA.I.2024
- Status Akses : Private
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 01 Desember 2024
- Dilihat : 54 kali