RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN DAN ABSENSI BERBASIS WEBSITE PADA PT. LISABOY GAYA CANTIKA JAKARTA

  • NABIL HAKIKI HUTABARAT
  • 2024

Abstrak

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN DAN ABSENSI BERBASIS WEBSITE PADA PT. LISABOY GAYA CANTIKA JAKARTA

 

 
   

 

 

 

TUGAS AKHIR

 

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Diploma Tiga

 

 

 

NABIL HAKIKI HUTABARAT NIM : 11217016

 

 

Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

2024

 

 

 

 

 

 

 

PEDOMAN PENGGUNAAN HAK CIPTA

 

 

 

Skripsi sarjana yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Absensi Berbasis Website Pada PT. Lisaboy Gaya Cantika Jakarta” adalah hasil karya tulis asli Nabil Hakiki Hutabarat dan bukan hasil terbitan sehingga peredaran karya tulis hanya berlaku di lingkungan akademik saja, serta memiliki hak cipta. Oleh karena itu, dilarang keras untuk menggandakan baik sebagian maupun seluruhnya karya tulis ini, tanpa seizin penulis.

Referensi kepustakaan diperkenankan untuk dicatat tetapi pengutipan atau peringkasan isi tulisan hanya dapat dilakukan dengan seizin penulis dan disertai ketentuan pengutipan secara ilmiah dengan menyebutkan sumbernya.

Untuk keperluan perizinan pada pemilik dapat menghubungi informasi yang tertera di bawah ini:

 

Nama              : Nabil Hakiki Hutabarat

Alamat            : Jl. Pondok Labu 1E RT. 004/007 Jakarta Selatan No.Telp                        081219333008

E-mail             : nabilhakiki95@gmail.com

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

 

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan baik. Dimana Tugas Akhir ini penulis sajikan dalam bentuk buku yang sederhana.

Adapun judul Tugas Akhir, yang penulis ambil sebagai berikut, “Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Absensi Berbasis Website Pada PT. Lisaboy Gaya Cantika Jakarta”.

Tujuan penulisan Tugas Akhir pada Program Diploma Tiga ini dibuat sebagai salah satu syarat kelulusan Program Diploma Universitas Bina Sarana Informatika. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan hasil penelitian (eksperimen), observasi dan beberapa sumber literatur yang mendukung penulisan ini. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan Tugas Akhir ini tidak akan berjalan lancar. Oleh karena itu pada kesempatan ini, ijinkanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

  1. Rektor Universitas Bina Sarana

 

  1. Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Univesitas Bina Sarana

 

  1. Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Univesitas Bina Sarana
  2. Ade Fitria Lestari, Kom selaku Dosen Pembimbing Skripsi.

 

  1. Staff/ karyawan/ dosen di lingkungan Universitas Bina Sarana

 

  1. Bapak Handri Setiawan selaku Direktur Utama dan Bapak Sibli selaku Manager HRD Lisaboy Gaya Cantika.
  2. Staff/ karyawan di lingkungan Lisaboy Gaya Cantika.

 

  1. Kedua Orang tua tercinta yang senantiasa memberikan dukungan moral maupun
  2. Rekan-rekan mahasiswa kelas 6B.02.A

 

Serta semua pihak yang terlalu banyak untuk disebut satu persatu sehingga terwujudnya penulisan ini. Penulis menyadari bahwa penulisan Tugas Akhir ini masih jauh sekali dari sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan dimasa yang akan datang.

Akhir kata semoga Tugas Akhir ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca yang berminat pada umumnya.

 

 

Jakarta, 03 Juli 2024 Penulis,

 

 

 

 

 

Nabil Hakiki Hutabarat

 

ABSTRAK

 

Nabil Hakiki Hutabarat (11217016), Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Absensi Berbasis Website Pada PT. Lisaboy Gaya Cantika Jakarta

 

Gaji merupakan bentuk imbalan atas jasa yang diberikan karyawan kepada perusahaan. Pengelolaan gaji dan absensi karyawan menjadi aspek krusial dalam manajemen sumber daya manusia PT. Lisaboy Gaya Cantika merupakan perusahaan dagang yang bergerak di bidang importir dan distributor kemasan kosmetik, menyadari perlunya mengadopsi teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi internal. Meskipun sidik jari digunakan untuk absensi, kendala fungsionalitas dan ketidaklangsungan integrasi dengan sistem penggajian terjadi. Penggunaan Microsoft Excel untuk perhitungan gaji secara manual akan menimbulkan resiko kesalahan dan kehilangan data. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, dengan tahap-tahap perencanaan, pemodelan, implementasi dan pengujian pada rancang bangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait di perusahaan untuk memahami kebutuhan dan persyaratan sistem yang diinginkan. Selain itu, data sekunder juga digunakan untuk mendapatkan pemahaman tentang sistem manajemen penggajian yang sedang berjalan di perusahaan. Rancang bangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absesnsi berbasis website akan mencakup fitur-fitur seperti meningkatkan fungsionalitas absensi, automatisasi perhitungan gaji, dan membantu karyawan untuk melihat detail gaji sehingga meningkatkan transparansi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mencapai efisiensi operasional lebih tinggi, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan kepuasan karyawan.

 

Kata Kunci : Gaji, Absensi Karyawan, Metode Waterfall, Website

 

ABSTRACT

 

 

Nabil Hakiki Hutabarat (11217016), Design and Development of a Web-Based Payroll and Attendance Accounting Information System at PT. Lisaboy Gaya Cantika Jakarta

 

Salary is a form of compensation for the services provided by employees to the company. Managing employee salaries and attendance is a crucial aspect of human resource management. PT. Lisaboy Gaya Cantika, a trading company engaged in the import and distribution of cosmetic packaging, recognizes the need to adopt information technology to improve internal efficiency. Although fingerprint attendance is used, functional constraints and the lack of integration with the payroll system persist. The use of Microsoft Excel for manual salary calculations poses risks of errors and data loss. This research employs the Waterfall method, with stages of planning, modeling, implementation, and testing in the design and development of a web-based payroll and attendance accounting information system. Primary data was obtained through interviews with relevant parties in the company to understand the system requirements and needs. Additionally, secondary data was used to gain an understanding of the current payroll management system in the company. The design and development of the web-based payroll and attendance accounting information system will include features such as improved attendance functionality, automated payroll calculations, and assisting employees in viewing salary details, thereby enhancing transparency. The results of this research are expected to achieve higher operational efficiency, reduce the risk of errors, and increase employee satisfaction.

 

Keywords : Salary, Employee Attendance, Waterfall Method, Website

 

DAFTAR ISI

 

Halaman Lembar Judul Tugas Akhir.................................................................................................... i

Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir.................................................................................................................. ii

Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah................................................................................................................ iii

Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir................................................................................................................. iv

Lembar Pedoman Penggunaan Hak Cipta................................................................................................................... v

Lembar Konsultasi Tugas Akhir................................................................................................................. vi

Kata Pengantar......................................................................................................... vii

Abstraksi........................................................................................................... ix

Daftar Isi....................................................................................................................... xi

Daftar Simbol............................................................................................................. xiii

Daftar Gambar......................................................................................................... xviii

Daftar Tabel................................................................................................................ xix

Daftar Lampiran.......................................................................................................... xx

BAB I                 PENDAHULUAN........................................................................... 1

BAB II      LANDASAN TEORI      8

BAB III              PEMBAHASAN........................................................................... 17

BAB IV     PENUTUP.................................................................................... 51

DAFTAR PUSTAKA..................................................................................... 53

DAFTAR RIWAYAT HIDUP....................................................................... 56

SURAT KETERANGAN PKL/RISET........................................................ 57

BUKTI HASIL PENGECEKAN PLAGIARISME..................................... 58

LAMPIRAN-LAMPIRAN............................................................................. 59

 

DAFTAR SIMBOL

 

 

  1. Simbol Entity Relantionship Diagram (ERD)

 

 

 

Persegi Panjang :

 

Digunakan untuk menyatakan himpunan.

 

 

 

Lingkaran / Elip :

 

Digunakan untuk menyatakan atribut (Atribut yang berfungsi sebagai key digaris bawahi).

 

 

 

Belah Ketupat :

 

Digunakan untuk menyatakan himpunan relasi.

 

 

 

Garis :

Digunakan sebagai penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya

 

  1. Simbol Unified Modelling Language (UML)

 

  1. Simbol Activity Diagram

 

Status Awal (Initial) :

 

Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki status awal.

 

Aktivitas (Activity) :

 

Aktivitas yang dilakukan sistem, aktivitas biasanya diawali dengan kata kerja.

 

 

Percabangan (Decision) :

 

Asosiasi Percabangan dimana jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu.

 

 

Merge :

 

Asosiasi ansinkronin pada penggabungan dan pemisah dimana lebih dari satu aktivitas.

 

 

Status akhir (Final) :

 

Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki sebuah status akhir.

 

 

Admin

 

Swimlane :

 

Memisahkan organisasi bisnis / actor yang bertanggung jawab terhadap aktivitas yang terjadi.

 

 

Control Flow :

 

Asosiasi yang menghubungkan aktivitas dengan aktivitas lainnya.

 

  1. Simbol UseCase Diagram

 

 

Aktor (Actor) :

 

Pelaku/orang yang menyediakan atau menerima informasi dari sistem pada sebuah tugas/peran.

 

 

Use case :

 

 

 

login

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Usecase yang berdasarkan keperluan actor dimana apa yang dikerjakan/lakukan, biasanya menggunakan kata kerja

 

 

Asosiasi (association) :

 

relasi antara actor & usecase yang berpartisipasi pada usecase/usecase memiliki interaksi dengan actor.

 

Ekstensi (extend) :

 

relasi usecase tambahan kesebuah usecase dimana usecase yang di tambahkan dapat berdiri sendiri walau tanpa usecase tambahan itu.

 

 

Termasuk (include) :

 

Relasi usecase tambahan kesebuah usecase

 

dimana usecase yang ditambahkan memerlukan

 

usecase          ini          untuk menjalankan fungsinya/sebagai syarat dijalankan usecase ini.

 

  1. Simbol Component Diagram

 

 

Komponen :

 

Komponen sistem

 

 

 

Kebergantungan (dependency) : Kebergantungan antar komponen, arah panah mengarah komponen yang dipakai.

 

 

Package :

 

Seluruh    bungkusan    dari                satu               atau                lebih komponen

 

 

Link :

 

Relasi antar komponen

 

 

 

  1. Simbol Deployment Diagram

 

 

Package :

 

Seluruh bungkusan dari satu atau lebih node.

 

Node :

 

Mengacu pada hardware, software yang tidak dibuat sendiri, jika di dalam node disertakan komponen untuk rancangan maka komponen yang diikutsertakan harus sesuai dengan komponen yang ada di diagram komponen.

 

 

Kebergantungan (Dependency) :

 

arah    panah

 

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar II.1 Tahap Pengembangan Waterfall........................................................................................... 10

Gambar III.1 Struktur Organisasi PT. Lisaboy Gaya Cantika............................................................................................................. 18

Gambar III.2 Activity Diagram Absensi dan Pembayaran Penggajian........................................................................................................ 22

Gambar III.3 Use Case Diagram............................................................................................................ 28

Gambar III.4 Activity Diagram Halaman Login................................................................................................................. 30

Gambar III.5 Activity Diagram Absensi Karyawan.......................................................................................................... 31

Gambar III.6 Activity Diagram Transaksi Gaji................................................................................................................... 32

Gambar III.7 Entity Relation Diagram (ERD)............................................................................................................... 33

Gambar III.8 Logical Record Structure (LRS)................................................................................................................ 34

Gambar III.9 Class Diagram............................................................................................................ 39

Gambar III.10 Sequence Diagram............................................................................................................ 40

Gambar III.11 Component Diagram............................................................................................................ 41

Gambar III.12 Deployment Diagram Penggajian dan Absensi Karyawan.......................................................................................................... 42

Gambar III.13 User Interface Login................................................................................................................. 43

Gambar III.14 User Interface Menu Utama............................................................................................................... 43

Gambar III.15 User Interface Data Karyawan.......................................................................................................... 44

Gambar III.16 User Interface Tambah Karyawan.......................................................................................................... 44

Gambar III.17 User Interface Data Jabatan.............................................................................................................. 45

Gambar III.18 User Interface Tambah Data Jabatan.............................................................................................................. 45

Gambar III.19 User Interface Transaksi Gaji................................................................................................................... 46

Gambar III.20 User Interface Tambah Transaksi Gaji................................................................................................................... 46

 

Tabel III.1 Deskripsi Use Case Diagram............................................................................................................ 28

Tabel III.2 Spesifikasi File Data User.................................................................................................................. 35

Tabel III.3 Spesifikasi File Data Jabatan.............................................................................................................. 36

Tabel III.4 Spesifikasi File Data Karyawan.......................................................................................................... 36

Tabel III.5 Spesifikasi File Data Gaji................................................................................................................... 37

Tabel III.6 Spesifikasi File Data Absen................................................................................................................ 38

Tabel III.7 Hasil Pengujian Blackbox Testing Form Transaksi Gaji................................................................................................................... 49

Tabel III.8 Kebutuhan Hardware Server............................................................................................................... 50

Tabel III.9 Kebutuhan Software Server............................................................................................................... 50

 

 

 
   

 

 

  • Data Absensi.............................................................................................. 59
  • Data Overtime............................................................................................ 60
  • Laporan Gaji.............................................................................................. 60
  • Slip Gaji..................................................................................................... 61

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
   

 

 

BAB I PENDAHULUAN

 

1.1.      Latar Belakang Masalah

 

“Gaji merupakan bentuk timbal balik atas suatu ikatan pekerjaan dalam bentuk jasa yang telah dilakukan, yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya. Dibayarkan dalam bentuk uang yang diatur dan ditetapkan berdasarkan asas perundang-undangan” (Rahmawati & Yaumaidzinnaimah, 2021). Pengelolaan gaji (payroll) dan absensi karyawan merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia suatu perusahaan. PT. Lisaboy Gaya Cantika sebagai entitas bisnis yang terus tumbuh, memahami pentingnya mengadopsi teknologi informasi untuk mengoptimalkan proses internal, terutama dalam pengelolaan gaji dan absensi karyawan.

“Semakin tingginya perkembangan teknologi saat ini, menuntut beberapa hal yaitu layanan yang semakin mudah, cepat dan praktis. Perusahaan maupun organisasi tentunya menginginkan proses yang cepat dan tepat dalam sebuah penyampaian informasi” (Dinka et al., 2022). PT. Lisaboy Gaya Cantika merupakan sebuah perusahaan dagang yang bergerak dibidang importir dan distributor kemasan kosmetik. Saat ini, Perusahaan masih mengandalkan metode konvensional menggunakan mesin sidik jari untuk proses absensi, sementara pengelolaan perhitungan gaji masih mengandalkan rekapitulasi manual menggunakan Microsoft Excel.

Meskipun teknologi sidik jari memberikan keunggulan dalam identifikasi karyawan, terdapat beberapa kendala terkait keterbatasan fungsionalitasnya, terutama

 

 

 

 

tidak terhubungnya secara langsung dengan sistem pengelolaan gaji. Penggunaan Microsoft Excel untuk rekapitulasi data gaji secara manual rentan terhadap kesalahan input, perhitungan, dan risiko kehilangan data. Proses manual ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kekurangan atau kelebihan pembayaran kepada karyawan. Keterbatasan akses karyawan terhadap rincian gaji dan lembur dapat menciptakan ketidaktransparanan dan meningkatkan risiko kesalahan administratif.

Berdasarkan belakang permasalahan tersebut, penulis membuat tugas akhir yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Absensi Berbasis Website Pada PT. Lisaboy Gaya Cantika Jakarta”.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komputer diharapkan dapat mendukung proses pengolahan data penggajian pada PT. Lisaboy Gaya Cantika Bekasi, sehingga akan memberikan dampak positif yang besar untuk memudahkan kinerja perusahaan dalam pencatatan dan pelaporan penggajian karyawan dan membantu meminimalisir kesalahan dalam perhitungan gaji karyawan.

 

 

1.2.      Maksud dan Tujuan

 

Adapun maksud dari penulisan tugas akhir ini adalah:

 

  1. Untuk mengetahui bagaimana sistem dari penggajian karyawan pada Lisaboy Gaya Cantika.
  2. Merancang program absensi dan perhitungan gaji karyawan pada PT. Lisaboy Gaya Cantika agar menghasilkan informasi cepat, tepat, dan
  3. Program ini hadir sebagai solusi untuk menangani masalah yang muncul, sehingga mampu menghasilkan pengolahan data absensi yang efisien, pencatatan setiap absensi secara real-time, otomatisasi akumulasi perhitungan

 

 

 

 

gaji, dan dapat mencetak laporan detail gaji per karyawan sehingga meningkatkan transparansi.

Sedangkan tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Diploma Tiga (D.III) Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Sistem Informasi Akuntansi.

 

1.3.      Metode Penelitian

 

Metode penelitian yang digunakan dalam tugas akhir ini dibagi menjadi :

 

1.3.1.  Metode Pengumpulan Data

 

Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis memakai beberapa cara teknik pengumpulan data. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain:

  1. Metode Observasi (Observation Method)

 

Penulis melakukan pengamatan langsung pada PT. Lisaboy Gaya Cantika agar mengetahui alur proses penggajian di perusahaan tersebut.

  1. Metode Wawancara (Interview Method)

 

Pada metode ini penulis melakukan proses tanya jawab secara langsung dengan Ibu Resi selaku Manager Human Resource Development (HRD) untuk mendapatkan keterangan dan merumuskan masalah dengan cepat, sesuai dengan objek penelitian untuk meyakinkan hasil pengamatan yang telah dilakukan dan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan dalam pembuatan skripsi agar data yang diperoleh detail dan dapat dipertanggungjawabkan.

  1. Studi Pustaka (Library Research)

 

Penulis mengumpulkan data dari buku-buku, jurnal yang disitasi menggunakan software Mendeley dan referensi yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas pada laporan Tugas Akhir.

 

 

 

 

  • Model Pengembangan Software

 

“Model Waterfall adalah suatu proses perangkat lunak yang berurutan, dipandang sebagai terus mengalir kebawah (seperti air terjun) melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi dan pengujian” (Putra & Mukhayaroh, 2019).

Model Waterfall terdiri dari lima tahap untuk secara berurutan diselesaikan dalam rangka untuk mengembangkan solusi dimana tahapan dalam model tersebut sebagai berikut sebagai berikut:

  1. Analisis kebutuhan software

 

  1. Admin

 

  • Admin melakukan login

 

  • Admin mengelola data pengguna

 

  • Admin mengelola data karyawan

 

  • Admin mengelola data jabatan

 

  • Admin melihat data absensi masuk

 

  • Admin melihat data absensi keluar

 

  • Admin melihat dan mengelola data penggajian karyawan

 

  • Admin melihat laporan data absensi

 

  • Admin melihat laporan data penggajian

 

  • Admin melihat dan mengelola laporan data karyawan

 

  • Admin mengelola menu ganti password

 

 

  1. Karyawan

 

  • Karyawan melakukan login

 

  • Karyawan melakukan absen

 

  • Karyawan melihat data absen

 

 

 

 

  • Karyawan melihat data laporan gaji pribadi

 

  • Karyawan mengelola menu ganti password

 

  1. Desain

 

  1. Database

 

Penggambaran Diagram Database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD), Entity Relationship Diagram adalah salah satu jenis diagram structural yang biasa digunakan dan dimanfaatkan dalam desain sebuah database maupun rencana bisnis.

  1. User Interface (UI)

 

Perancangan program menggunakan figma, Figma adalah sebuah tools desain dan membuat prototype berbasis cloud yang berjalan di browser.

  1. Bahasa pemrograman

 

Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP, PHP merupakan Bahasa pemrograman server side scripting yang bersifat open source.

  1. Code Generation

 

Pembuatan kode program menggunakan object oriented programming dengan konsep MVC. Object oriented programming adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi pada objek.

  1. Testing

 

Sistem pengujian berfokus pada perangkat lunak dari segi lojik dan fungsional serta memastikan bahwa semua bagian sudah diuji sehingga keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. Pengujian web menggunakan blackbox testing.

  1. Support (Pendukung)

 

 

 

 

Support terdapat terbagi menjadi dua yaitu Hardware adan Software. Hardware memiliki beberapa Spesifikasi diantaranya:

  1. Server

 

  • CPU

 

  1. Processor Inter I3

 

  1. RAM DDR4 8 GB

 

  1. Hard Disk 512 GB

 

  • Mouse

 

  • Keyboard

 

  • Monitor dengan resolusi layar minimum 1024x768

 

  • Koneksi internet dengan kecepatan 10

 

  1. Client

 

  • CPU

 

  1. Processor Intel Celeron

 

  1. RAM DDR2 2GB

 

  1. Hard Disk 256 GB

 

  • Mouse

 

  • Keyboard

 

  • Monitor dengan resolusi layar minimum 1024x768

 

  • Koneksi internet dengan kecepatan 2 Mbps.

 

Software memiliki beberapa spesifikasi, berikut rinciannya:

 

  1. Server

 

  1. Sistem operasi yang umum digunakan seperti: Microsoft Windows atau Linux

 

(Ubuntu, Fedora,dll).

 

  1. Aplikasi berbasis website yang terdiri dari beberapa komponen, diantaranya:

 

 

 

 

  • Aplikasi Xampp

 

  • Visual Studio Code / Sublime Text

 

  • Framework CI v3 (CodeIgniter)

 

  1. Client

 

  1. Sistem operasi yang umum digunakan: Microsoft Windows 11

 

 

 

1.4.      Ruang Lingkup

 

Batasan ruang lingkup penelitian ini terfokus pada sistem informasi absensi dan penggajian karyawan di perusahaan. Tujuannya adalah untuk menjaga keterfokusan pada inti pembahasan, dimulai dari prosedur pengolahan data karyawan sebagai master data karyawan, prosedur pengolahan data jabatan sebagai master data jabatan, prosedur pengolahan data user sebagai master data user. Selanjutnya, mencakup prosedur rekapitulasi absensi secara real-time, prosedur penggajian sebagai akumulasi penggajian setiap karyawan, dan prosedur pembuatan laporan rekapitulasi absensi dan laporan penggajian.

 

BAB II LANDASAN TEORI

 

 

 

2.1.   Konsep Dasar

 

2.1.1.    Konsep Dasar Sistem

 

Dalam penulisan Tugas Akhir ini, penulis bermaksud untuk menjelaskan secara rinci mengenai konsep dasar program yang akan dibahas, diuraikan mengenai beberapa pengertian, antara lain:

  1. Sistem Informasi

 

Pengetahuan akan informasi sangatlah krusial dalam kehidupan manusia, termasuk dalam setiap organisasi yang membutuhkan akses terhadap informasi untuk dapat beroperasi dengan baik.

Sistem Informasi merujuk pada proses pengaturan yang terstruktur untuk mengumpulkan, memasukkan, mengolah, serta menyimpan data, dan juga untuk mengelola, mengontrol, dan melaporkan informasi. Hal ini dilakukan dengan tujuan membantu organisasi mencapai target yang telah ditetapkan (Triandini et al., 2019).

Sistem informasi merujuk pada suatu sistem yang mampu mengelola data menjadi informasi, dengan fokus pada pengambilan keputusan atau kebutuhan pengguna lainnya (Murni et al., 2021). Disini penulis menyimpulkan bahwa Sistem Informasi merupakan sebuah kerangka yang tediri dari komponen-komponen yang saling terkait, seperti orang, proses, teknologi, dan data yang bekerja sama untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan mendistribusikan informasi yang digunakan oleh sebuah organisasi untuk mendukung pengambilan keputusan, pengendalian operasional, dan mencapai tujuan-tujuan bisnis yang diinginkan.

 

8

 

 

 

 

Dalam hal ini, sistem informasi memainkan peranan penting dalam membantu organisasi mengelola dan memanfaatkan informasi secara efektif dan efisien.

  1. Sistem Informasi Absensi dan Penggajian

 

Gaji merupakan bentuk timbal balik atas suatu ikatan pekerjaan dalam bentuk jasa yang telah dilakukan, yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan. Dibayarkan dalam bentuk uang yang diatur dan ditetapkan berdasarkan perundang- undangan (Rahmawati & Yaumaidzinnaimah, 2021).

Mencatat secara resmi kehadiran anggota suatu kelompok dalam sebuah organisasi, yang diatur oleh peraturan dan ketentuan tertentu yang mengikat individu yang terlibat. Individu yang terlibat dalam absensi terikat oleh peraturan tersebut (Surahman, 2022). Fungsi absensi adalah pencatatan waktu hadir dimaksudkan untuk mengumpulkan data mengenai jumlah jam hadir karyawan dalam suatu periode (Surahman, 2022).

Penggajian adalah kewajiban yang dilakukan perusahaan setiap bulannya, untuk membayarkan upah kepada karyawan atas jasa-jasa yang telah diberikan (Dinka et al., 2022).

Sistem Informasi Penggajian mencakup berbagai prosedur dan Teknik untuk mengumpulkan dan mengelola data agar dapat memberikan informasi yang relevan bagi pihak yang membutuhkan, guna memastikan pengelolaan gaji yang efektif (Andriana & Sinta Wati Ulfa, 2022).

 

 

2.1.2.       Metode Algoritma

 

Dalam penulisan Tugas Akhir ini, penulis memiliki model atau metode algoritma yang akan digunakan yaitu Model Waterfall.

“Model Waterfall adalah suatu proses perangkat lunak yang berurutan,

 

 

 

 

dipandang sebagai terus mengalir kebawah (seperti air terjun) melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi dan pengujian” (Putra & Mukhayaroh, 2019).

“Waterfall merupakan metode pengembangan sistem klasik, dan paling banyak digunakan para pengembang” (Julianto & Setiawan, 2019).

Adapun tahap pengembangan Waterfall diantaranya digambarkan pada Gambar II.1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : (Taslim et al., 2020)

 

Gambar II.1 Tahap Pengembangan Waterfall

 

Pada Gambar II.1 digambarkan tahap pengembangan yang digunakan pada sistem. Mulai dari tahap analysis, design, code, dan test.

  1. Analysis

 

Dalam tahap ini dilakukan penganalisaan apa saja kebutuhan dari sistem mulai dari kebutuhan fungsional mapun non fungsional.

  1. Design

 

Tahap desain merupakan tahapan selanjutnya dari tahap analisis dimana tahap ini dilakukan desain sistem dari website seperti interface dan desai database yang akan diterapkan kedalam sistem manajemen pergudangan.

  1. Code

 

Pada tahap ini penerapan desain database serta desain interface kedalam

 

 

 

 

bahasa pemrograman dimana bahasa yang dipakai adalah menggunakan bahasa PHP untuk website (Taslim et al., 2020).

  1. Test

 

Menurut (Setiaji & Sastra, 2021) “Perangkat lunak yang telah melewati tahap pengkodean atau pembuatan kode program harus diuji terlebih dahulu agar perangkat lunak bebas dari bug. Pada tahap pengujian perangkat lunak dapat diuji dengan pengujian blackbox testing atau white testing sesuai dengan kebutuhan proses pengujian yang diinginkan”.

 

 

2.1.3.    Pengujian Aplikasi

 

Adapun pengujian yang digunakan dalam pembuatan sistem ini, pengujian aplikasi yang digunakan yaitu:

  1. Blackbox Testing

 

Pada tahap pengujian, digunakan metode Blackbox Testing untuk memeriksa apakah fungsi input dan output beroperasi dengan tepat sesuai harapan. Jika hasil sesuai, fungsi tersebut dianggap valid (Febriani & Masripah, 2021).

Pengujian merupakan suatu kumpulan aktivitas yang dirancang secara terstruktur untuk sebuah proses uji atau evaluasi terhadap kebenaran yang diharapkan (Rahmawati & Yaumaidzinnaimah, 2021).

  1. Code Generation

 

Code Generation adalah langkah di mana generator kode pada kompilator mengubah representasi perantara dari kode sumber menjadi format yang dapat dieksekusi oleh mesin, seperti kode mesin, memungkinkan untuk eksekusi yang efisien (Ishak & Widyastuti, 2018).

 

 

 

 

2.2.      Peralatan Pendukung

 

Peralatan pendukung yang dimaksud untuk merancang aplikasi yaitu Database

 

,User Interface, PHP, Unified Modelling Language (UML), Entity Relationship Diagram (ERD), Logical Relational Structure (LRS), MySQL, XAMPP, Website, Hardware dan Software yang digunakan.

  1. Database

 

Basis data adalah wadah penyimpanan yang memiliki kapasitas besar, yang berisi sekumpulan data, termasuk data operasional dan deskripsi data (Saputra & Nafisah, 2020).

  1. User Interface

 

User Interface adalah serangkaian tampilan grafis yang dirancang agar mudah dimengerti oleh pengguna komputer, serta diprogram sedemikian rupa sehingga dapat diinterpretasikan oleh sistem operasi komputer dan berfungsi sesuai dengan tujuan yang diinginkan (Aziza, 2019).

User Interface juga dapat menjadi faktor peningkatan lalu lintas pada sebuah situs web, karena memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan logika program melalui antarmuka pengguna. Perangkat lunak yang berkualitas selalu menyertakan antarmuka pengguna yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mudah dipahami oleh pengguna (Putri, 2022).

  1. PHP

 

PHP adalah kunci utama untuk memahami kekuatan dan kegunaan bahasa pemrograman ini.

PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa script pemrograman yang dapat ditanamkan ataupun dimasukkan ke dalam HTML (Dinka et al., 2022).

 

 

 

 

PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang awalnya dibuat secara khusus untuk pengembangan situs web. Namun, selain digunakan dalam pengembangan web, PHP juga memiliki aplikasi sebagai bahasa pemrograman umum. Bahasa ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf, dan saat ini pengelolaannya dipegang oleh The PHP Group. Salah satu perbedaan kunci antara PHP dan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript adalah bahwa PHP diproses di sisi server, sementara JavaScript diproses di sisi

browser (client) (Agusvianto, 2017).

 

  1. Unified Modelling Language (UML)

 

Unified Modelling Language (UML) adalah suatu bahasa pemodelan perangkat lunak yang telah dijadikan standar industri. UML berperan sebagai alat untuk menyusun rancangan atau blueprint dari suatu perangkat lunak. Kemampuan UML mencakup visualisasi, spesifikasi, pembangunan, dan dokumentasi berbagai komponen sistem yang terdapat dalam perangkat lunak (Abdillah, 2021).

Pada implementasinya ada 4 jenis diagram yang sering digunakan untuk pemodelan perangkat lunak. UML mendefinisikan diagram-diagram sebagai berikut :

  1. Diagram Use-case (Use Case Diagram)

 

Use case diagram menggambarkan secara garis besar interaksi yang terjadi antara pengguna (user) dengan sistem.

  1. Diagram Aktifitas (Activity Diagram)

 

Acitivity Diagram menjelaskan tentang alur proses yang bisa dilakukan oleh sistem secara per sub bagian (objek).

  1. Diagram Deployment (Deployment Diagram)

 

Deployment diagram menunjukkan tata letak sebuah sistem secara fisik, menampakkan bagian-bagian software yang berjalan pada bagian hardware.

 

 

 

 

  1. Sequence Diagram

 

Secara grafis Sequence Diagram merupakan salah satu jenis diagram pada UML yang dapat menjelaskan urutan waktu pemrosesan sistem.

  1. Entity Relationship Diagram (ERD)

 

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antara data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antara relasi (Juhartini, 2020). ERD (Entity Relationship Diagram) adalah suatu model konseptual yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara entitas dalam basis data. ERD menggunakan berbagai notasi dan symbol untuk memvisualisasikan struktur dan keterkaitan antar data (Munthe, 2019).

 

  1. Logical Record Structure (LRS)

 

Logical Record Structured (LRS) dapat dijelaskan sebagai representasi dari struktur record-record dalam tabel-tabel yang terbentuk melalui hubungan antara himpunan entitas. Fungsinya mencakup menentukan kardinalitas, jumlah tabel, dan foreign key dalam sistem. Setiap tipe record dalam LRS direpresentasikan oleh kotak persegi Panjang dengan nomor dan nama unik di dalamnya. Perbedaan utama dengan diagram Entity-Relationship (E-R) adalah penempatan nama tipe record di luar kotak. LRS juga menggunakan link untuk menghubungkan tipe record dan menunjukkan hubungan field-field yang terlihat pada kedua tipe record terhubung. Penggambaran LRS mengikuti model yang dimengerti dan aturan-aturan yang berlaku (Permana et al., 2020).

 

  1. MySQL

 

MySQL sangat penting untuk memperkenalkan dan memahami peran sistem manajemen basis data dalam konteks penelitian skripsi ini.

 

 

 

 

MySQL yang merupakan implementasi gratis dari sistem manajemen basis data relasional (RDBMS). Pengguna bebas menggunakan MySQL, namun tidak diperbolehkan mengkomersialkannya. MySQL merupakan turunan konsep SQL (Structured Query Language), yang merupakan inti konsep pengoperasian basis data, termasuk pemilihan, pemasukan, dan pengoperasian data secara otomatis (Agusvianto, 2017).

MySQL adalah sebuah program database server yang mampu menerima dan mengirimkan datanya sangat cepat, multi user serta menggunakan perintah dasar SQL (Structured Query Language). MySQL merupakan dua bentuk lisensi, yaitu FreeSoftware dan Shareware. MySQL yang biasa kita gunakan adalah MySQL FreeSoftware yang berada dibawah Lisensi GNU/GPL (General Public Licence). MySQL merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau membayar lisensinya (Riyansyah, 2021).

  1. XAMPP

 

XAMPP merupakan perangkat lunak bebas (free software) yang menunjang banyak sistem operasi, menggambarkan kompilasi dari beberapa program. Peranan XAMPP sendiri sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri dari beberapa program, antara lain: Apache HTTP Server, MySQL database, serta penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP serta Perl (Dinka et al., 2022).

  1. Website

 

Website adalah lokasi di internet di mana informasi disajikan dalam beragam format, termasuk teks, gambar, bahkan video. Situs web dapat diakses melalui

 

 

 

 

berbagai aplikasi klien, memungkinkan penyajian informasi yang dinamis dan menarik dengan pengelolaan yang terstruktur (Surahman, 2022).

  1. Hardware dan Software

 

Hardware adalah seluruh komponen-komponen peralatan yang membentuk suatu sistem komputer dan peralatan lainnya yang memungkinkan komputer dapat melaksanakan tugasnya (Munthe, 2019). Dalam penyusunan sistem informasi ini membutuhkan hardware sebagai berikut :

  1. Processor Intel CoreTMDuo CPU P6300 @ 27GHz 2.27GHz

 

  1. Hardisk Sekisar 300 GB

 

  1. Monitor

 

  1. Mouse

 

  1. Printer

 

  1. Kertas, untuk percetakan laporan

 

Software adalah komponen daripada sistem pengolahan data yang diluar dari peralatan komputernya sendiri. Adapun software yang digunakan dalam membuat sistem informasi ini adalah sebagai berikut :

  1. Sistem Operasi Windows 7

 

  1. Bahasa pemrograman yang digunakan PHP, HTML, Javascript dan CSS

 

  1. Databases menggunakan MySQL

 

  1. Xampp

 

  1. Bootstrap

 

  1. Webbrowser firefox, chrome dan Internet Expoler

 

  1. Brainware (Penguna).

 

BAB III PEMBAHASAN

3.1.      Tinjauan Perusahaan

 

3.1.1.    Sejarah Perusahaan

 

  1. Lisaboy Gaya Cantika merupakan perusahaan importir dan distributor terkemuka untuk produk kemasan kosmetik bermutu tinggi. Perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 2018 dan berlokasi di Pergudangan Bizpark 3, Kota Bekasi. Produk yang dijual terdiri dari bahan seperti akrilik, kaca, dan plastik yang digunakan untuk mengemas berbagai produk pelanggan, termasuk serum, foundation, toner, dan body lotion. PT. Lisaboy Gaya Cantika memiliki jumlah karyawan sebanyak 50 orang.

Agar perusahaan berjalan dengan baik, PT. Lisaboy Gaya Cantika memiliki visi dan misi perusahaan diantaranya, yaitu:

  1. Visi

 

Menjadi distributor terbesar untuk produk-produk kemasan kosmetik bermutu tinggi di Indonesia dalam hal keanekaragaman produk maupun volume penjualan.

  1. Misi

 

  1. Menyediakan produk dan solusi kemasan kosmetik bermutu tinggi dan hemat biaya bagi pelanggan
  2. Membantu perekonomian dan masyarakat Indonesia dengan menyediakan lapangan pekerjaan pada industri

 

 

 

 

17

 

 

 

 

 

 

3.1.2.    Struktur Organisasi dan Fungsi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : PT. Lisaboy Gaya Cantika

 

Gambar III.1. Struktur Organisasi PT. Lisaboy Gaya Cantika

 

Adapun pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian adalah sebagai berikut:

  1. Direktur Utama

 

  1. Mengelola dan mengawasi kegiatan operasional sehari-hari

 

  1. Mengambil keputusan strategis perusahaan, termasuk perencanaan jangka panjang, pengembangan strategi bisnis, dan penetapan tujuan
  2. Merencanakan, mengatur   dan   mengontrol perencanaan        laporan      dan pembiayaan
  1. Manajer Human Resource Development (HRD)

 

  1. Mengelola proses rekrutmen dan seleksi karyawan

 

 

 

 

  1. Menyusun program pelatihan dan pengembangan

 

  1. Mengelola sistem penggajian dan manfaat karyawan, serta menyusun kebijakan gaji dan
  2. Mengelola sistem penilaian kinerja dan memberikan dukungan dalam manajemen
  1. Manajer Finance dan Accounting

 

  1. Mengelola dana yang dialokasikan untuk membayar gaji dan tunjangan
  2. Menyusun laporan keuangan periodik yang akurat dan sesuai dengan standar
  3. Memantau dan mengendalikan pengeluaran agar sesuai dengan anggaran yang telah
  1. Supervisor Accounting dan Tax

 

  1. Memastikan pemotongan dan penyetoran pajak penghasilan karyawan sesuai dengan peraturan
  2. Bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan sesuai standar
  3. Mengawasi dan memastikan akurasi pencatatan transaksi

 

  1. Staff Human Resource Development (HRD)

 

  1. Memantau absensi karyawan, menangani permintaan cuti dan izin
  2. Menyusun dan mengelola program pengembangan karyawan berdasarkan hasil evaluasi

 

 

 

 

  1. Menangani dokumen-dokumen administrasi karyawan, seperti pembuatan kontrak kerja dan pengelolaan file
  1. Staff Accounting dan Tax

 

  1. Menjurnal dan memasukkan data ke dalam sistem

 

  1. Mengelola pemotongan pajak

 

  1. Memantau dan mengelola arus kas

 

3.2.          Tinjauan Kasus

 

3.2.1.    Proses Bisnis Sistem Berjalan

 

Prosedur adalah suatu tahap-tahap atau urutan-urutan pekerjaan yang satu dengan lainnya saling berinteraksi yang tidak dapat dipisahkan biasanya melibatkan beberapa petugas didalam suatu bagian atau lebih yang diadakan untuk menjamin pelaksanaan yang seragam dari transaksi-transaksi yang berulang-ulang dalam perusahaan.

Prosedur sistem berjalan dalam rancang bangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website di PT. Lisaboy Gaya Cantika diuraikan sebagai berikut:

  1. Prosedur Absensi Karyawan

 

Karyawan melakukan absensi melalui system finger print. Data absensi kemudian divalidasi oleh Staff HRD. Staff HRD bertanggung jawab untuk melakukan koreksi terhadap data yang tidak sesuai. Jika ditemukan ketidaksesuaian, Staff HRD akan melakukan validasi ulang kepada karyawan untuk memastikan keakuratan data absensi.

  1. Prosedur Rekapitulasi Gaji

 

Setelah semua data terverifikasi dengan akurat oleh Staff HRD, dilakukan

 

 

 

 

rekapitulasi gaji dan pembuatan laporan gaji oleh Staff HRD. Laporan gaji kemudian diperiksa oleh Manager HRD. Jika ditemukan kesalahan, Manager HRD memberitahu Staff HRD untuk melakukan revisi. Setelah semua kesalahan diperbaiki, Manager HRD melakukan pemeriksaan ulang dan menyetujui laporan gaji yang sudah sesuai. Laporan gaji yang disetujui kemudian diserahkan ke Departemen Keuangan untuk proses selanjutnya.

  1. Prosedur Pembayaran Gaji

 

Setelah Departemen Keuangan menerima laporan penggajian yang telah disetujui oleh Manager HRD, Departemen Keuangan melakukan pembayaran gaji kepada semua karyawan. Selanjutnya, Departemen Keuangan memberitahu Staff HRD bahwa pembayaran gaji telah dilakukan. Setelah itu, Staff HRD membuat slip gaji untuk setiap karyawan dan menyerahkannya kepada masing- masing karyawan.

3.2.2.      Activity Diagram

 

Berdasarkan dari analisa yang dilakukan di PT. Lisaboy Gaya Cantika, dapat diketahui Absensi dan pembayaran gaji berjalan yang digambarkan dalam bentuk activity diagram. Berikut ini adalah gambaran activity diagram dari proses bisnis sistem mengenai prosedur absensi hingga pembayaran penggajian.

 

 

 

 

Sumber : Hasil Penelitian

 

Gambar III.2. Activity Diagram Absensi dan Pembayaran Penggajian

 

3.2.3.      Dokumen Masukan

 

Dokumen masukan merupakan proses awal dari sistem informasi penggajian dan absensi karyawan, adapun bentuk dokumen tersebut adalah:

  1. Nama Dokumen : Data Absensi

 

Fungsi                         : Sebagai catatan kehadiran karyawan

 

 

 

 

Sumber                       : Karyawan

 

Tujuan                         : Staff HRD

 

Media                          : Kertas

 

Frekuensi                    : Setiap karyawan melakukan absensi

 

Format                        : Lampiran A1

 

  1. Nama Dokumen : Data Overtime

 

Fungsi                         : Sebagai data rekapan lemburan karyawan

 

Sumber                       : Karyawan

 

Tujuan                         : Staff HRD

 

Media                          : Kertas

 

Frekuensi                    : Setiap karyawan melakukan lembur

 

Format                        : Lampiran A2

 

3.2.4.      Dokumen Keluaran

 

Dokumen keluaran dihasilkan berdasarkan hasil pengolahan dari dokumen masukan. Adapun bentuk dari dokumen yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

1.

Nama Dokumen

: Laporan Gaji

 

Fungsi

: Sebagai alat untuk memproses pembayaran kepada

 

karyawan

 

Sumber

: Manager HRD

 

Tujuan

: Manager Finance

 

Media

: Kertas

 

Frekuensi

: Setiap terjadi pembayaran gaji

 

Format

: Lampiran A3

2.

Nama Dokumen

: Slip Gaji

 

Fungsi

: Sebagai informasi gaji karyawan

 

 

 

 

Sumber                       : Staff HRD

 

Tujuan                         : Karyawan

 

Media                          : Kertas

 

Frekuensi                    : Setiap terjadi pembayaran gaji

 

Format                        : Lampiran A.4

 

3.2.5.      Permasalahan Pokok

 

Analisis Masalah ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan permasalahan yang muncul dalam proses penggajian di PT.Lisaboy Gaya Cantika, yang saat ini masih dilakukan secara manual. Metode pencatatan manual ini yang menyebabkan sering terjadinya kesalahan input, perhitungan dan risiko kehilangan data.

Dalam analisis ini, dilakukan pengumpulan informasi melalui observasi langsung terhadap proses pencatatan manual yang sedang berjalan, wawancara dengan pihak terkait, dan analisis data historis terkait proses absensi dan perhitungan gaji. Hasil analisis tersebut mengungkapkan beberapa permasalahan utama, antara lain:

  1. Kesalahan perhitungan jumlah gaji

 

  1. Keterbatasan pemberian akses kepada karyawan mengenai rincian

 

  1. Kerentanan terhadap kehilangan

 

Untuk mengatasi permsalahan tersebut, solusi yang diusulkan adalah merancang dan membangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website. Dengan memanfaatkan teknologi modern, solusi ini diharapkan meningkatkan fungsionalitas absensi, automatisasi perhitungan gaji, dan membantu karyawan untuk melihat rincian gaji dan lembur sehingga meningkatkan

 

 

 

 

transparansi.

 

3.2.6.      Pemecahan Masalah

 

Berdasarkan analisis yang dilakukan, ditemukan beberapa kebutuhan yang perlu dipenuhi dalam merancang dan membangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website. Kebutuhan tersebut meliputi:

  1. Penggajian yang akurat

 

Program harus mampu menghitung gaji karyawan dengan akurasi yang tinggi, termasuk perhitungan gaji pokok, tunjangan, potongan, dan bonus sesuai dengan kebijakan Perusahaan.

  1. Pencatatan absensi yang efisien

 

Program harus memiliki fitur pencatatan absensi yang efisien, baik melalui input manual maupun integrasi dengan perangkat absensi elektronik sehingga memudahkan pengelolaan data kehadiran karyawan.

  1. Perhitungan lembur dan tunjungan

 

Program harus mampu menghitung lembur karyawan dan tunjangan khusus lainnya seperti tunjungan makan, tunjungan transportasi, dan tunjangan Kesehatan sesuai dengan kebijakan Perusahaan.

  1. Pembayaran gaji yang terjadwal

 

Program harus memiliki fitur untuk menjadwalkan pembayaran gaji secara otomatis, baik pembayaran gaji bulanan, mingguan atau sesuai dengan kebijakan Perusahaan.

  1. Laporan gaji yang terstruktur

 

Program harus menghasilkan laporan gaji yang terstruktur dan mudah

 

 

 

 

dipahami, termasuk informasi tentang komponen gaji, potongan, tunjangan dan total gaji karyawan.

  1. Slip gaji elektronik

 

Program harus menyediakan fitur untuk menghasilkan slip gaji elektronik yang dapat diakses oleh karyawan melalui website, sehingga memudahkan akses dan pengelolaan slip gaji.

  1. Keamanan Data

 

Program harus memiliki mekanisme keamanan yang memadai untuk melindungi data gaji dan informasi absensi dari akses yang tidak sah atau kehilangan data.

  1. Antarmuka pengguna yang intuitif

 

Program harus memiliki antarmuka pengguna yang mudah dan intuitif, sehingga pengguna dapat dengan cepat dan mudah berinterkasi dengan program.

Dengan memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, diharapkan program payroll dan absensi online yang dirancang dapat mengatasi permasalahan yang ada, meningkatkan efisiensi penggajian, memberikan laporan gaji yang terstruktur, memudahkan akses slip gaji, serta meningkatkan keamanan dan kehandalan data gaji dan absensi.

  • Analisis Kebutuhan Software

 

3.3.1.      Analisis Kebutuhan

 

Berikut ini merupakan spesifikasi kebutuhan (system requirement) dalam merancang rekapitulasi penggajian dan absensi berbasis website:

 

 

 

 

  1. Staff HRD

 

  • Staff HRD melakukan login

 

  • Staff HRD mengelola data pengguna

 

  • Staff HRD mengelola data karyawan

 

  • Staff HRD mengelola data jabatan

 

  • Staff HRD mengelola data absensi masuk

 

  • Staff HRD mengelola data absensi keluar

 

  • Staff HRD mengelola dan mengelola data penggajian karyawan

 

  • Staff HRD mengelola laporan data absensi

 

  • Staff HRD mengelola laporan data penggajian

 

  • Staff HRD mengelola dan mengelola laporan data karyawan

 

  • Staff HRD mengelola menu ganti password

 

 

  1. Karyawan

 

  • Karyawan melakukan login

 

  • Karyawan melakukan absen

 

  • Karyawan melihat data absen

 

  • Karyawan melihat data laporan gaji sendiri

 

  • Karyawan mengelola menu ganti password

 

 

 

3.3.2.      Use Case Diagram

    

Gambar III.3.1.

Use Case HRD

Gambar III.3.2

Use Case Karyawan

Gambar III.3.3

Use Case Manager

Berikut ini detail masing masing use case dalam gambar III.3 yang digambarkan dalam bentuk table yaitu sebagai berikut :

Tabel III.1

Deskripsi Use Case Diagram

 

Use Case Name

Sistem Penggajian dan Absensi

 

 

 

Use Case Description

 

Sistem ini digunakan oleh HRD, Manager, dan Karyawan untuk mengelola data karyawan, data jabatan, data transaksi, data absensi, serta untuk login dan mengakses dashboard.

 

Actors

HRD

Manager

Karyawan

 

 

 

 

Pre-conditions

 

Aktor sudah berhasil login ke sistem.

 

 

Post-conditions

Data yang dikelola (karyawan, jabatan, transaksi, absensi) berhasil ditambah, diubah, atau dihapus.

Aktor dapat mengakses informasi dan fitur sesuai dengan peran mereka.

 

 

 

Failed end condition

 

Perubahan data tidak tersimpan atau gagal.

Login gagal karena kesalahan

username atau password.

Gangguan sistem yang menyebabkan fitur tidak dapat diakses.

 

Primary Actors

HRD

Manager

Karyawan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Main Flow / Basic Path

 

Aktor (HRD, Manager, atau Karyawan) login ke sistem.

Sistem memvalidasi username dan

password.

Jika valid, sistem mengarahkan aktor ke dashboard sesuai dengan peran mereka.

Aktor memilih fitur yang ingin diakses (mengelola data karyawan, jabatan, transaksi, absensi).

Sistem menampilkan data yang sudah ada sesuai dengan pilihan fitur.

Aktor memilih untuk menambah, mengubah, atau menghapus data.

Aktor mengisi atau mengubah informasi yang diperlukan.

Aktor menyimpan perubahan.

Sistem memvalidasi dan menyimpan data yang diubah.

Sistem mengkonfirmasi bahwa data berhasil diperbarui.

 

 

 

 

 

 

Invariant A:

 

Data yang ditambah, diubah, atau dihapus harus valid dan sesuai format yang ditentukan oleh sistem.

 

 

 

  • Activity Diagram

 

Dalam pemodelan activity diagram, terdiri dari activity diagram halaman

 

login, activity diagram absensi karyawan, dan activity diagram transaksi gaji. Adapun

 
   

 

 

Gambar III.4. Activity Diagram Halaman Login

 

Pada gambar diatas, diagram tersebut menggambarkan aktivitas pengguna melakukan login ke dalam sistem untuk mengakses masing-masing fungsionalnya.

 

 

 

 

  1. Activity Diagram Absensi Karyawan

 

Berikut akan ditampilkan activity diagram absensi karyawan:

 
   

 

Gambar III.5. Activity Diagram Absensi Karyawan

 

Gambar III.5 Activity Diagram Absensi Karyawan menggambarkan alur kerja mulai dari karyawan tiba dan melakukan check-in melalui sistem absensi. Sistem memverifikasi informasi dan mencatat data absensi masuk.

 

 

 

 

  1. Activity Diagram Transaksi Gaji

 

Berikut akan ditampilkan activity diagram transaksi gaji:

 
   

 

 

Activity Diagram Transaksi Gaji menggambarkan alur proses pembayaran gaji karyawan dalam sebuah perusahaan. Proses dimulai dengan pengumpulan data kehadiran dan kinerja karyawan, serta data tambahan seperti lembur dan potongan. Data ini kemudian diverifikasi oleh bagian HR untuk memastikan akurasinya.

 

 

 

 

3.4.        Desain

 

  • Entity Relationship Diagram (ERD)

 

Berikut tampilan gambar ERD dari system yang akan dibuat:

 

Gambar III.7. Entity Relation Diagram (ERD)

 

Pada gambar III.7 menggambarkan ERD tentang relasi antar databases.

 

 

 

 

3.4.2.      Logical Record Structure (LRS)

 

Berikut tampilan gambar LRS dari system yang akan dibuat:

 
   

 

Gambar III.8. Logical Record Structure (LRS)

 

Pada gambar III.8 menggambarkan LRS tentang relasi databases yang sudah

 

 

 

 

berbentuk table databases.

 

3.4.3.      Spesifikasi File

 

Menjelaskan tentang file – file yang digunakan dalam pengolahan database pada sistem sebagai media penyimpanan data dalam prosedur Penggajian dan absensi sebagai berikut :

  1. File Data User

 

Nama Database          : penggajian.sql Nama File   : tbl_user

Tipe File                     : Master

 

Akses File                   : Random

 

Panjang Record           : 210 byte

 

Field Key                    : user_id

 

Software                      : MySQL

 

Tabel III.2.

 

Spesifikasi File Data User

 

No

Elemen Data

Akronim

Tipe

Panjang

Keterangan

1

ID

User_id

Interger

11

Primary Key

2

Nama_user

Nama_user

Varchar

50

 

3

Username

Username

Varchar

30

 

4

Password

Password

Varchar

100

 

5

Akses_level

Akses_level

Varchar

30

 

6

Create_date

Create_date

datetime

 

 

 

2.

File Data Jabatan

 

 

Nama Database

: penggajian.sql

 

Nama File

: tbl_jabatan

 

Tipe File

: Master

 

Akses File

: Random

 

 

 

 

Panjang Record           : 41 byte

 

Field Key                    : kd_jabatan

 

Software                      : MySQL

 

Tabel III.3.

 

Spesifikasi File Data Jabatan

 

No

Elemen Data

Akronim

Tipe

Panjang

Keterangan

1

ID Jabatan

Id_jabatan

Interger

11

 

2

Kd Jabatan

Kd_jabatan

Varchar

15

Primary Key

3

Nm Jabatan

Nm_jabatan

Varchar

15

 

4

Uang_makan_transport

Uang_makan_transport

Double

 

 

5

Uang_bpjs_tenaga_kerja

Uang_bpjs_tenaga_kerja

Double

 

 

6

Uang_bpjs_kesehatan

Uang_bpjs_kesehatan

Double

 

 

7

Gaji pokok

Gaji_pokok

Double

 

 

 

  1. File Data Karyawan

 

Nama Database          : penggajian.sql Nama File   : tbl_karyawan

Tipe File                     : Master

 

Akses File                   : Random

 

Panjang Record           : 100byte

 

Field Key                    : NIK

 

Software                      : MySQL

 

Tabel III.4.

 

Spesifikasi File Data Karyawan

 

No

Elemen Data

Akronim

Tipe

Panjang

Keterangan

1

ID Karyawan

Id_karyawan

Interger

11

 

2

Nik

Nik

Varchar

15

Primary Key

3

Id Jabatan

Id_jabatan

Integer

11

Unique Key

4

Nama Karyawan

Nama_karyawan

Varchar

15

 

5

Pendidikan

Pendidikan

Varchar

15

 

 

 

 

 

6

Agama

Agama

Varchar

8

 

7

Jenis Kelamin

Jenis_kelamin

Varchar

9

 

8

No Telepon

No_telepon

Bigint

25

 

9

Alamat

Alamat

Text

 

 

10

Tgl Bergabung

Tgl_bergabung

datetime

 

 

11

Status

Status

Int

1

 

12

Tanggal Lahir

Tanggal_lahir

date

 

 

 

  1. File Data Gaji

 

Nama Database          : penggajian.sql Nama File   : tbl_gaji

Tipe File                     : Transaction

 

Akses File                   : Random

 

Panjang Record           : 103byte

 

Field Key                    : No gaji

 

Software                      : MySQL

 

Tabel III.5.

 

Spesifikasi File Data Gaji

 

No

Elemen Data

Akronim

Tipe

Panjang

Keterangan

1

ID Gaji

Id_gaji

Interger

11

 

2

No Gaji

No_gaji

Varchar

15

Primary Key

3

Tgl_gaji

Tgl_gaji

Datetime

 

 

4

Id_karyawan

Id_karyawan

Int

11

Foreign Key

5

Id_user

Id_user

Int

11

Foreign Key

6

Absen

Absen

Int

11

 

7

Potongan absen

Potongan_absen

Int

11

 

8

Lembur

Lembur

Int

11

 

9

Total lembur

Total_lembur

Int

11

 

10

Total Potongan

Total_potongan

Int

11

 

11

Gaji Bersih

Gaji_bersih

Double

 

 

 

  1. File Data Absen

 

 

 

 

Nama Database          : penggajian.sql Nama File   : tbl_absen

Tipe File                     : Transaction

 

Akses File                   : Random

 

Panjang Record           : 22 byte

 

Field Key                    : Id Absen

 

Software                      : MySQL

 

Tabel III.6.

 

 

 

 

No

Elemen Data

Akronim

Tipe

Panjang

Keterangan

1

ID Absen

Id_absen

Interger

11

Primary Key

2

ID Karyawan

Id_karyawan

Integer

11

Unique Key

3

Absen_in

Absen_in

Time

 

 

4

Absen_out

Absen_out

Time

 

 

5

Hari_absen

Hari_absen

Datetime

 

 

 

 

 

 

3.4.4.      Class Diagram

 

Berikut adalah tampilan dari Class Diagram rancang bangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

absensi karyawan serta bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain.

 

 

 

 

3.4.5.      Sequence Diagram

 

Berikut adalah tampilan dari Sequance Diagram transaksi penggajian:

 
   

 

Gambar III.10. Sequence Diagram

Gambar III.10 menjelaskan alur interaksi antara berbagai komponen sistem yang terlibat dalam proses pembayaran gaji karyawan. Diagram ini menunjukkan urutan pesan yang dikirim antar objek, mulai dari pengumpulan data kehadiran dan

 

 

 

 

kinerja karyawan oleh sistem absensi, pengiriman data tersebut ke bagian Admin untuk diverifikasi, hingga perhitungan gaji.

3.4.6.      Component Diagram

 

Component Diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak. Berikut tampilan dari component diagram perancangan program payroll dan absensi karyawan:

 

Gambar III.11 menggambarkan struktur dan hubungan antara modul absensi dan modul penggajian. Modul absensi mengumpulkan data kehadiran karyawan, yang digunakan oleh modul penggajian untuk menghitung gaji berdasarkan kehadiran, lembur, dan potongan. Diagram ini menunjukkan interaksi antara sistem absensi, sistem penggajian, database kehadiran dan database gaji.

 

 

 

 

3.4.7.      Deployment Diagram

 

Deployment diagram menggambarkan tata letak sistem secara fisik, yang menampakkan bagian-bagian software yang berjalan pada hardware yang digunakan untuk mengimplementasikan sebuah sistem dan keterhubungan antara komponen hardware-hardware tersebut. Berikut tampilan dari deployment rancang bangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website:

 

Gambar III.12 menggambarkan bagaimana komponen perangkat lunak dikerahkan ke berbagai perangkat keras dalam sistem. Diagram ini menunjukkan lokasi fisik dari berbagai komponen, seperti server aplikasi, server database, dan perangkat pengguna.

 

 

 

 

3.4.8.      User Interface

 

  1. User Interface Login
 
   

 

 

 

Gambar III.14. User Interface Menu Utama

 

Gambar III.14 digunakan untuk memberi tampilan visual yang komprehensif dan ringkas tentang status, performa, dan informasi penting terkait pengelolaan data

 

 

 

 

absensi dan penggajian. Melalui dashboard, pengguna dapat melihat informasi seperti data karyawan, data absensi, dan master laporan penggajian.

  1. User Interface Data Karyawan
 
   

 

 

 

Gambar III.16. User Interface Tambah Karyawan

 

 

 

 

Gambar III.16 digunakan untuk menambah data karyawan yang baru bergabung.

  1. User Interface Data Jabatan
 
   

 

 

 

Gambar III.18. User Interface Tambah Jabatan

 

Gambar III.18 digunakan untuk menginput data jabatan bagi karyawan yang baru mulai bergabung.

 

 

 

 

  1. User Interface Transaksi Gaji
 
   

 

 

 

Gambar III.20. User Interface Tambah Transaksi Gaji

 

Gambar III.20 digunakan untuk melihat detail absensi, lembur, dan informasi pembayaran gaji perbulan karyawan.

 

 

 

 

3.5.          Implementasi

 

3.5.1.      Code Generation

 

<?php

 

namespace App\Http\Controllers;

 

use Illuminate\Http\Request; use App\Models\Gaji;

use App\Models\Karyawan;

use Illuminate\Support\Facades\Auth;

 

class PenggajianController extends Controller

{

public function gaji()

{

$page_title = 'Penggajian';

$page_description = 'Some description for the page';

$logo = "images/logo.png";

$logoText = "images/logo-text.png";

$action = __FUNCTION     ;

$gaji = Gaji::with(['karyawan', 'user'])->get(); return view('penggajian.index', compact('gaji',

'page_title', 'page_description', 'logo','logoText', 'action'));

}

 

public function new()

{

// $karyawan = Karyawan::all();

$page_title = 'New Transaksi Penggajian';

$page_description = 'Some description for the page';

$logo = "images/logo.png";

$logoText = "images/logo-text.png";

$action = __FUNCTION     ;

return view('penggajian.new', compact('page_title', 'page_description','logo','logoText','action'));

}

 

public function save(Request $request)

{

$request->validate([

'no_gaji' => 'required|unique:gaji,no_gaji', 'tgl_gaji' => 'required|date',

'id_karyawan' => 'required|exists:karyawan,id', 'absen' => 'required|integer',

 

 

'potongan_absen' => 'required|integer', 'lembur' => 'required|integer', 'total_lembur' => 'required|integer', 'total_potongan' => 'required|integer', 'gaji_bersih' => 'required|numeric',

]);

 

 

Gaji::create([

'no_gaji' => $request->no_gaji, 'tgl_gaji' => $request->tgl_gaji, 'id_karyawan' => $request->id_karyawan, 'id_user' => Auth::id(),

'absen' => $request->absen,

'potongan_absen' => $request->potongan_absen, 'lembur' => $request->lembur,

'total_lembur' => $request->total_lembur, 'total_potongan' => $request->total_potongan, 'gaji_bersih' => $request->gaji_bersih,

]);

 

return redirect('/penggajian')->with('success', 'Gaji berhasil disimpan.');

}

 

public function edit($id)

{

$gaji = Gaji::findOrFail($id);

$karyawan = Karyawan::all();

return view('penggajian.edit', compact('gaji', 'karyawan'));

}

 

public function update(Request $request, $id)

{

$request->validate([

'no_gaji' => 'required|unique:gaji,no_gaji,' . $id, 'tgl_gaji' => 'required|date',

'id_karyawan' => 'required|exists:karyawan,id', 'absen'  => 'required|integer', 'potongan_absen' => 'required|integer', 'lembur' => 'required|integer',

'total_lembur' => 'required|integer', 'total_potongan' => 'required|integer', 'gaji_bersih' => 'required|numeric',

]);

 

$gaji = Gaji::findOrFail($id);

$gaji->update([

 

 

 

 

3.5.2.      Blackbox Testing

 

Pada penelitian ini pengujian program dilakukan dengan menggunakan blackbox testing yang menjadi acuan dalam setiap proses program yang dilampirkan dalam bentuk table.

Tabel III.7

 

Hasil Pengujian Blackbox Testing Form Transaksi Gaji

 

No.

Skenario pengujian

 

Test Case

Hasil yang diharapkan

Hasil pengujian

 

Kesimpulan

1.

Klik tombol cari “Karyawan” Makan akan muncul data karyawan

NIK

Karyawan: (benar)

Sistem akan menerima dan secara otomatis menampilkan

isian data karyawan

Sesuai harapan

Valid

 

 

 

 

2.

Tidak mengisikan form transaksi gaji

Inputan Data

Sistem akan mengeluarkan pemberitahuan

, Harap

lengkapi data Anda

Sesuai harapan

Valid

3.

Setelah Submit,data akan gaji selanjutnya akan tervalidasi jika menginput ulang akan muncul data gaji sudah

dibayarkan

 

Sistem akan menampilkan Gaji sudah dibayarkan

Sesuai harapan

Valid

 

 

 

  • Spesifikasi Hardware dan Software

 

Tabel III.8.

Kebutuhan Hardware Server

 

 

Item Server

Windows

Disk Space

32GB

Storage

156 SSD

Bandwith

50Mbps

Os

Windows 2019

 

 

Tabel III.9.

Kebutuhan Software Server

 

 

Framework

Laravel,Boostrap

Interperter

PHP

Sistem Manajemen Database

Mysql

Perangkat Administrasi Database

phpMyadmin

 

 

 

 

Bahasa Script

PHP,Javascript

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
   

 

 

BAB IV PENUTUP

4.1.        Kesimpulan

 

Berdasarkan dari penulisan skripsi ini, dapat disimpulkan bahwa:

 

  1. Dikarenakan pencatatan absensi dan penggajian pada perusahaan masih menggunakan metode manual maka terciptalah rancang bangun sistem informasi akuntansi penggajian dan absensi berbasis website agar dapat mempermudah dalam perekapan absen dan perhitungan akumulasi gaji setiap
  2. Dengan adanya perancangan penggajian dan absensi berbasis website dapat meminimalisir kesalahan input, perhitungan, dan risiko kehilangan Human Resource Development (HRD) dapat dengan mudah dan cepat dalam membuat perhitungan gaji.
  3. Dengan adanya sistem ini diharapkan mampu membantu karyawan untuk melihat rincian gaji dan lembur sehingga meningkatkan transparansi antara perusahaan dan
  4. Didalam sistem terdapat laporan penggajian yang nantinya akan membantu

 

Human Resource Development (HRD) dalam penyediaan laporan penggajian.

 

4.2.          Saran

 

Setelah   penulis   menyelesaikan   skripsi   ini,   maka                           perkenankan                      penulis mengungkapkan dan memberikan saran meliputi 3 aspek yaitu:

  1. Aspek Manajerial

 

  1. Sebelum sistem   diimplementasikan   pada   perusahaan   tersebut perlu

 

 

51

 

 

 

 

diadakan pelatihan bagi tim Human Resource Development (HRD) secara menyeluruh untuk dapat menggunakan sistem dengan baik.

  1. Aspek Sistem

 

  1. Melakukan backup data secara periodik untuk mengantisipasikan hal-hal yang tidak
  2. Belum disediakan upload excel untuk upload data master, admin masih

 

input satu per satu data ke system.

 

  1. System belum bisa diintegrasi dengan alat hardware absensi, maka dari itu Human Resource Development (HRD) tetap perlu merekap absensi setiap
  1. Aspek Penelitian Selanjutnya

 

  1. Agar sistem ini dapat berjalan lebih efektif, maka disarankan agar aplikasi yang sudah dibuat dapat dikembangkan dikemudian hari agar sesuai dengan
  2. Pengembangan aplikasi lebih lanjut lagi dengan menambahkan fitur-fitur tambahan agar menunjang kebutuhan Tim Human Resource Development (HRD) menjadi lebih mudah dalam

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Abdillah, R. (2021). PEMODELAN UML UNTUK SISTEM INFORMASI PERSEWAAN   ALAT          PESTA.                                JURNAL    FASILKOM, 11(2).

https://doi.org/10.37859/jf.v11i2.2673

 

 

Agusvianto, H. (2017). Sistem Informasi Inventori Gudang Untuk Mengontrol Persediaan Barang Pada Gudang Studi Kasus : PT.Alaisys Sidoarjo. Journal of Information Engineering and Educational Technology, 1(1). https://doi.org/10.26740/jieet.v1n1.p40-46

 

 

Andriana, M., & Sinta Wati Ulfa, Y. (2022). SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN

KARYAWAN BERBASIS WEB. Jurnal Teknik Informatika Dan Teknologi Informasi, 2(2). https://doi.org/10.55606/jutiti.v2i2.373

 

 

Aziza, R. F. A. (2019). ANALISA USABILITY DESAIN USER INTERFACE PADA WEBSITE TOKOPEDIA MENGGUNAKAN METODE HEURISTICS

EVALUATION.               Jurnal              Tekno                                          Kompak,           13(1). https://doi.org/10.33365/jtk.v13i1.265

 

 

Dinka, S. P., Salsabilah, Z. P., & Nilawati, L. (2022). Penerapan Metode Waterfall Dalam Rancang Bangun Sistem Informasi Penggajian Berbasis Web. Artikel Ilmiah                 Sistem                 Informasi                           Akuntansi,          2(2). https://doi.org/10.31294/akasia.v2i2.1431

 

 

Febriani, A., & Masripah, S. (2021). Sistem Informasi Penjualan Produk pada Usaha Percetakan Menggunakan Metode Waterfall. JAIS - Journal of Accounting Information System, 1(01). https://doi.org/10.31294/jais.v1i01.877

 

 

Ishak, R., & Widyastuti, H. (2018). Penjualan Kue Dan Roti Berbasis Web.

Penjualan Kue Dan Roti Berbasis Web, 6(1).

 

 

Juhartini, J. (2020). SISTEM INFORMASI ABSENSI SISWA MENGGUNAKAN PHP                                  DAN   MYSQL   BERBASIS   WEB                                           PADA   MAN   2 UNGGULAN

MATARAM. EXPLORE, 10(1). https://doi.org/10.35200/explore.v10i1.352

 

 

Julianto, S., & Setiawan, S. (2019). Perancangan Sistem Informasi Pemesanan Tiket Bus Pada Po. Handoyo Berbasis Online. Simatupang, Julianto Sianturi, Setiawan, 3(2).

 

 

 

 

 

Munthe, I. R. (2019). Penerapan Model Waterfall Pada Perancangan Sistem Informasi Pendaftaran Siswa Baru Smk Swasta Teladan Rantauprapat Berbasis Web. JURNAL                                      INFORMATIKA,                        5(3).

https://doi.org/10.36987/informatika.v5i3.731

 

 

Murni, S., Dharmawan, W. S., & ... (2021). Sistem Informasi Pengelolaan Sedekah, Infaq, Dan Dana Bantuan (Sinban) Menggunakan Framework Codeigniter. Jurnal Khatulistiwa  …,                                       IX(1),             51–58.

https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/khatulistiwa/article/view/10093

 

 

Permana, R., Sulistyowati, D. N., Sari, A. O., & Mutiara, T. A. (2020). Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Dan Pembelian Alat Tulis Kantor Pada CV. Putra            Mandiri.            Jurnal            Teknik                     Komputer,         6(1). https://doi.org/10.31294/jtk.v6i1.6885

 

 

Putra, H. J., & Mukhayaroh, A. (2019). Sistem Persediaan Barang Pada UKM Deviande ( Meat Shop ) Bekasi. Bianglala Informatika, 7(2).

 

 

Putri, L. D. (2022). Evaluasi User Interface Web Commerce Menggunakan Aturan Eight Golden Rules. Indonesian Journal of Applied Informatics, 5(2). https://doi.org/10.20961/ijai.v5i2.41935

 

 

Rahmawati, M., & Yaumaidzinnaimah, Y. (2021). Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis Java Desktop. INOVTEK Polbeng - Seri Informatika, 6(1). https://doi.org/10.35314/isi.v6i1.1856

 

 

Riyansyah, A. (2021). PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL DI LION PARCEL CISOKAN            KOTA            BANDUNG.                             INFOTECH    Journal.

https://doi.org/10.31949/infotech.v7i2.1373

 

 

Saputra, N. Y., & Nafisah, S. (2020). Analisis Desain Sistem Informasi Terintegrasi dan User Interface pada Sistem Informasi Sekolah (SISKO) di Perpustakaan SMA Negeri 1 Yogyakarta. Pustabiblia: Journal of Library and Information Science, 4(1). https://doi.org/10.18326/pustabiblia.v4i1.19-40

 

 

Setiaji, S., & Sastra, R. (2021). Implementasi Diagram UML (Unified Modelling Language) Pada Perancangan Sistem Informasi Penggajian. Jurnal Teknik Komputer, 7(1). https://doi.org/10.31294/jtk.v7i1.9773

 

 

 

 

Surahman, R. (2022). PERANCANGAN SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN BERBASIS WEB PADA PT. TUNAS UTAMA KOMPUTER BANDUNG.

INFOKOM                (Informatika               &                                  Komputer),                 9(2). https://doi.org/10.56689/infokom.v9i2.656

 

 

Taslim, S. F., Nuryasin, I., & Suharso, W. (2020). RANCANG BANGUN SISTEM MANAJEMEN PERGUDANGAN BERBASIS WEBSITE PADA PT. ASTRAGRAPHIA (CABANG DEPO JAYAPURA). Jurnal Repositor, 2(6).

https://doi.org/10.22219/repositor.v2i6.753

 

 

Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Werla Putra, G., & Iswara, B. (2019). Metode Systematic Literature Review untuk Identifikasi Platform dan Metode Pengembangan Sistem Informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 1(2). https://doi.org/10.24002/ijis.v1i2.1916

 

 

 

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

 

 

A.        Biodata Mahasiswa

NIM                                          11217016

Nama Lengkap                        : Nabil Hakiki Hutabarat Tempat & Tanggal Lahir                                       : Sibolga, 17 Januari 1995

Alamat Lengkap                      : Jl. Pondok Labu 1E RT. 004/007 Jakarta

Selatan

 

B.         Riwayat Pendidikan Formal & Non Formal

 

  1. SDN 156305 O. Hurlang, Lulus tahun 2007
  2. SMP Nusa Penida Medan , Lulus tahun 2010
  3. SMA Teladan Cinta Damai Medan, Lulus tahun 2013

 

C.          Riwayat Pengalaman Berorganisasi/Pekerjaan

 

  1. Berkerja di Tunas Artha Gardatama Januari 2014 - 2015
  2. Bekerja di Dexa Medica Juli 2020 - Sekarang

 

 

 

 

 

Foto 3x4

 

Foto 3x4

 

Jakarta, 03 Juli 2024

 

 

 

SURAT KETERANGAN RISET

 
   

 

 

 

 

BUKTI HASIL PENGECEKAN PLAGIARISME

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

A.  Dokumen Sistem Berjalan

 

  • Data Absensi
 
   

 

 

 

 

 

 

 

  • Data Overtime
 
   

 

 

 

 

 

 

 

A.4 Slip Gaji

 
   

 

Kata Kunci
Akses Repositori Pusat Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/57789/RANCANG-BANGUN-SISTEM-INFORMASI-AKUNTANSI-PENGGAJIAN-DAN-ABSENSI-BERBASIS-WEBSITE-PADA-PT.-LISABOY-GAYA-CANTIKA-JAKARTA
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 11217016 - NABIL HAKIKI HUTABARAT
  • Prodi : Sistem Informasi Akuntansi
  • Kampus : Fatmawati A
  • Tahun : 2024
  • Pembimbing : Ade Fitria Lestari, M.KOM
  • Kode : 0043.D3.11.TA.I.2024
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 30 Oktober 2024
  • Dilihat : 406 kali