Program dokumenter televisi da bo gong “forgotten story”
- Prakas Ajis. S
- Adinda Dwi Saputra
- Maulana Imam
- Carlos Martines. S
- Stanly Wayoi
- 2019
Dari hasil pengamatan seorang Sejarahwan di daerah Jakarta, eksistensi Kuil Da Bo Gong di Ancol harus dilestarikan sebagai tempat sejarah oleh kalangan anak muda.Generasi muda lebih tertarik pergi ke Mall atau tempat hiburan lainnya daripada ke tempat ibadah yang bersejarah.Hal ini hampir ditutupnya tempat ibadah yang sangat bersejarah ini. Penulis menggunakan metode induktif, dan penelitian grounded yang menggunakan teknik-teknik wawancara mendalam, dan diskusi kelompok fokus, yang selama ini dilakukan dalam tradisi studi media dan budaya. Kesimpulan dari penelitian yang dilaksanakan oleh penulis menunjukkan bahwa perlu adanya kelompok masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga tempat ibadah yang bersejarah yang berletak di Ancol Jakarta Utara ini. Karena Kuil ini sangat bersejarah dan unik, unik karena disini tercampur budaya dan agama, yaitu agama Hindu dan Budha.
Kata Kunci : Kuil Da Bo Gong, Ancol
Nawiroh, Vera. 2016. Komunikasi Massa. Jakarta: Ghalia Indonesia
Irwanto, dkk. 2017. Broadcasting Televisi Teori dan Praktek. Yogyakarta: Graha Cendekia
Latief, Rusman, dan Yustiatie Utud. 2017. Siaran Televisi Non Drama. Jakarta: Prenada Media
Djamal, Hidajanto, dan Andi Fachruddin. 2015. Dasar Dasar Penyiaran. Jakarta: Prenada Media
Mabruri, Anton. 2018. Produksi Program TV non Drama Manajemen Produksi dan Penulisan naskah. Jakarta: Gramedia
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 42140059 - Prakas Ajis. S Ajis. S
- 42140502 - Adinda Dwi Saputra Saputra
- 42140535 - Maulana Imam Imam
- 42140850 - Carlos Martines. S Martines. S
- 42141097 - Stanly Wayoi Wayoi
- Prodi : Penyiaran
- Kampus : Pemuda
- Tahun : 2019
- Pembimbing : Jaka Atmaja S.Ikom, MM
- Kode : 0020.D3.BR.TA.I.2019
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : NSI
- Terakhir update : 25 Februari 2020
- Dilihat : 361 kali