CANCEL CULTURE AKIBAT KONTROVERSI INFLUENCER TASYI ATHASYIA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN INDOMIE GORENG ACEH
- FAIZAH ABDAH RABBANI
- 2025
Fenomena cancel culture yang marak di media sosial kerap menimbulkan dampak terhadap citra dan minat beli terhadap suatu produk, terutama ketika melibatkan figur publik atau influencer. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah video ulasan negatif dari Tasyi Athasyia terkait produk Indomie Goreng Aceh yang viral di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cancel culture akibat konten kontroversial tersebut terhadap minat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada 100 responden berusia 17–35 tahun yang mengetahui konten video Tasyi Athasyia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara konten review negatif Tasyi Athasyia terhadap minat beli konsumen, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,279. Artinya, 27,9% minat beli konsumen dipengaruhi oleh konten tersebut, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Dengan nilai pengaruh paling tinggi pada dimensi viralitas konten dan terendah ada pada dimensi pengaruh terhadap penilaian merek. Meskipun konten bernuansa negatif, responden tetap menunjukkan ketertarikan terhadap produk. Hal ini menunjukkan bahwa dalam konteks tertentu, kontroversi justru dapat membangkitkan rasa ingin tahu dan meningkatkan kecenderungan untuk membeli.
Tautan dinonaktifkan.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44211232 - FAIZAH ABDAH RABBANI
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : BSD
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Flora Meliana Siahaan, M.IKom
- Kode : 0746.S1.44.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Tidak Aktif
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 24 Oktober 2025
- Dilihat : 36 kali