Pola Komunikasi SelebgramPerempuanTerkait Body Shaming (Studi Fenomenologi Pada Selebriti InstagramAgiskakhansa)

  • Annur Trimilda Shopiyah
  • 2023

Abstrak

Pola komunikasi merupakan suatu representasi yang sederhana melalui proseskomunikasi yang menunjukan hubungan antara satu unsur komunikasi denganunsuryang lainnya. Pola komunikasi dengan kata lain berhubungan dengan berbagai hal yang mempengaruhi proses komunikasi itu sendiri. Pola berhubungan erat denganproses dimana proses komunikasi akan membentuk pola tertentu di suatu lingkungantertentu juga. Salah satu yang berperan besar dalam mengkonstruksi makna diri bagi setiap perempuan adalah media, media mempunyai peran yang besar dalammengkonstruksi makna kecantikan sosial, karena peran media sebagai alat penyebarinformasi secara luas. Media membangun standar feminitas tidak realistis, pesanbahwa seorang perempuan harus menarik fisiknya agar diterima, disuarakandenganjelas dalam jaringan iklan televisi, tubuh – tubuh ideal biasanya ditampilkandalammajalah, film. Dengan begitu tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanaPolaKomunikasi yang digunakan Selebgram Perempuan terkait Body Shamingyangdialaminya, maka peneliti sebuah penelitian fenomenologi dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan melaksanakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuahpolakomunikasi linear yang digunakan selebgram perempuan dalammembagikanpengalamannya mengenai perilaku bodyshaming dengan melalui instagrampribadinya, hal tersebut sebagai bentuk motivasi kepada para pengikutnya untukmenyadari betapa pentingnya masalah bodyshaming.

Kata Kunci
Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA Anggito Albi, S. J. (2018). metodologi penelitian kualitatif. Asman Aulia, et all. (2023). Komunikasi Keperawatan. CV Pradina Pustaka Group.

Bungin, B. (2008). Sosiologi Komunikasi Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Kencana. Creswell, J. W. (2016). pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran.

Effendy, O. U. (2015). Ilmu, Komunikasi Teori dan Praktek. Komunikasi. PT. CitraAditya Bakti. Farid, M. dkk. (2018). Fenomenologi dalam penelitian ilmu sosial. Prenada MediaGroup.

Febrianti, Y., & Fitria, K. (2020). Pemaknaan dan Sikap Perilaku Body Shamingdi Media Sosial (Sebuah Studi Etnografi Digital di Instagram). Diakon: Jurnal Media Dan Komunikasi, 3(1).

Gunawan. (2013). metodologi penelitian kualitatif.

Harahap, Y., Ginting, R., & Khairani, L. (2021). Fenomena KeterbukaanDiri Selebgram Perempuan di Kota Medan Sebagai Cermin Budaya Populer di MediaSosial Instagram. Perspektif, 10(2).

Haryati, A., Novianti, A., Cahyani, R., & Lesta. (2021). Peran Lingkungan TerhadapRasa Percaya diri Mahasiswa yang Mengalami Body Shaming. Bulletinof Counseling and Psychotherapy, 3(2), 85–91.

Hasbiansyah.O. (2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitiandalam Ilmu Sosial dan komunikasi.

Hendrayady Agus, et all. (2021). pengantar ilmu komunikasi. CVMedia SainsIndonesia. Jamarah, D. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Raja Grafindo Persada.

Kinarsih, A. S., Saragih, R. B., & Indiarma, V. (2022). Analisis Interaksi SimbolikBody Shaming Sesama Perempuan (Studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu). Jurnal Kaganga, 6(1).

Kuswanto, E. (2009). Fenomenologi. Widya Padjajaran. Lestari, S. (2019). Bullying or Body Shaming? Young Women in Patient BodyDysmorphic Disorder. PHILANTHROPY: Journal of Psychology, 3(1), 59.

Lestari Tri, et all. (2023). Pengaplikasian Ilmu Komunikasi DalamProses Sosial. PTMahakarya Citra Utama Group. Ma’arif, B. S. (2010). Komunikasi Dakwah Paradigma Untuk Aksi. SimbiosaRekatama Media.

Masrifah, N. I. (2020). Pengaruh Self Objectification Dan Body Shame TerhadapKepercayaan Diri Pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi Uin Maulana Malik60 61Ibrahim Malang. 1–142.

Melliana, s, A. (2006). Menjelajah Tubuh, Perempuan dan Mitos Kecantikan.

Miranti, A. (2020). DEHUMANISASI PEREMPUAN DI ERA DIGITAL4.0: SEBUAH ANALISIS TERHADAP AKUN INSTAGRAM

Mulyana, D. (2008). Komunikasi Efektif Suatu Pendekatan Lintas Budaya. RemajaRosdakarya.

Mutma, F. . (2017). Pemaknaan Followers Terhadap Gaya Hidup Selebgram: Studi Resepsi pada Viewers Vlog Akun Youtube Karin Novilda. Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi, 1(1).

Novitalitas. (2012). MAKNA CANTIK DI KALANGAN MAHASISWA DALAMPERSPEKTIF FENOMENOLOGI.

Nurudin. (2014). Sistem Komunikasi Indonesia. Rajawali Pers.

Rinaldi Kasmanto, et all. (2022). Dinamika kejahatan dan pencegahannya. Ahli Media Press.

Roselina, Z. (2020). Perubahan Pola Komunikasi Perempuan Terhadap TemanSebayaSetelah Mengalami Body Shaming. Jurnal Komunikasi.

Sakinah. (2018). “Ini Bukan Lelucon”: Body Shaming, Citra Tubuh, Dampak danCaraMengatasinya. Jurnal Emik, 1, 53–67.

Samosir, D. T. P., & Sawitri, D. R. (2015). Hubungan Antara Citra TubuhDenganPengungkapan Diri Pada Remaja Awal Kelas

Sunarto. (2021). Perempuan dan Media. Syiah Kuala University Press.

Susilo, D. K. R. (2008). Sosiologi Lingkungan. PT Raja Grafindo Persada.

Wiwid Noor Rakhmad. (2022). PENGALAMAN KOMUNIKASI WANITADALAMMEMAKNAI BODY SHAMING.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 44190891 - Annur Trimilda Shopiyah
  • Prodi : Ilmu Komunikasi
  • Kampus : Kalimalang
  • Tahun : 2023
  • Pembimbing : Murtiadi, M.I.Kom.
  • Kode : 0014.S1.KM.SKRIPSI.I.2023
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : BDY
  • Terakhir update : 05 Desember 2023
  • Dilihat : 244 kali