SKRIPSI - PENERAPAN DATA MINING TRANSAKSI PENJUALAN PADA TOKO ALFA STAINLESS MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI
- YOVITA ARIANA JELITA
- 2025
Perkembangan teknologi informasi pada era globalisasi saat ini memberikan dampak
besar dalam berbagai sektor, termasuk sistem penjualan. Banyak perusahaan
memanfaatkan data penjualan sebagai sumber informasi penting untuk menunjang
pengambilan keputusan. Toko Alfa Stainless merupakan usaha yang bergerak di
bidang penjualan perlengkapan berbahan stainless steel, baik untuk kebutuhan rumah
tangga maupun industri. Selama ini, data transaksi harian hanya digunakan sebagai
arsip administratif tanpa dianalisis, padahal menyimpan informasi terkait pola perilaku
konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan menerapkan
algoritma Apriori sebagai metode data mining untuk menemukan pola hubungan antar
produk yang sering dibeli bersamaan. Algoritma Apriori mengidentifikasi frequent
itemset melalui parameter support dan confidence guna menentukan kekuatan asosiasi.
Hasil analisis menunjukkan diperolehnya 55 aturan asosiasi dengan nilai confidence
di atas 60% yang menandakan adanya pola pembelian signifikan. Berdasarkan
pengujian hipotesis, hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima,
sehingga penerapan algoritma Apriori terbukti menghasilkan pola kombinasi produk
yang mendukung strategi penjualan, efisiensi operasional, dan pengambilan keputusan
bisnis di Toko Alfa Stainless.
Kata Kunci : Data Mining, Transaksi, Penjualan, Apriori, Toko Alfa Stainlesshttps://repository.bsi.ac.id/repo/67441/SKRIPSI---PENERAPAN-DATA-MINING-TRANSAKSI-PENJUALAN-PADA-TOKO-ALFA-STAINLESS-MENGGUNAKAN-ALGORITMA APRIORI
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 17200105 - YOVITA ARIANA JELITA
- Prodi : Teknologi Informasi
- Kampus : Kaliabang
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Yana Iqbal Maulana, M.Kom
- Kode : 0152.S1.17.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 22 Oktober 2025
- Dilihat : 50 kali