KONSEP CREATIVE SINEMATOGRAFI PADA FILM DOKUMENTER “WARISAN NUSANTARA”

  • MUHAMAD TAPSIR LATUPONO
  • 2025

Abstrak

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan lebih dari 1.300 suku bangsa yang tersebar di berbagai pulau. Namun, perkembangan teknologi dan masuknya budaya luar membuat budaya lokal semakin terpinggirkan. Oleh karena itu, film dokumenter sejarah menjadi salah satu cara untuk melestarikan sekaligus mengenalkan kembali budaya Indonesia kepada masyarakat. Hal ini mendorong penulis untuk membuat film dokumenter berjudul Warisan Nusantara berdurasi 20 menit, yang mengangkat Kampung Budaya Sindang Barang, kampung adat tertua Suku Sunda yang telah ada sejak abad ke-12. Film ini menggunakan konsep wawancara dengan tema kearifan budaya lokal dan penelusuran sejarah masa lampau. Dalam proses penciptaannya, peran sutradara sangat penting, mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Tujuan karya ini adalah mengkaji peran sutradara dalam produksi film dokumenter sejarah serta penerapan unsur sinematografi untuk menjaga kesinambungan visual dan nilai artistik agar film tetap menarik. Metode yang digunakan adalah praktik produksi audiovisual dengan memanfaatkan kamera Sony a6400 dan a7II, berbagai lensa, tripod, gimbal DJI Ronin Mini 3, serta perangkat audio dan pencahayaan. Hasil karya menunjukkan bahwa sutradara berperan besar dalam menyampaikan pesan budaya secara efektif dan visual yang kuat.

Kata Kunci
Akses Repositori Open Access

https://repository.bsi.ac.id/repo/66516/KONSEP-CREATIVE-SINEMATOGRAFI-PADA-FILM-DOKUMENTER-“WARISAN-NUSANTARA”
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.

Detail Informasi

Tugas Akhir ini ditulis oleh :

  • 44211343 - MUHAMAD TAPSIR LATUPONO
  • Prodi : Ilmu Komunikasi
  • Kampus : Margonda
  • Tahun : 2025
  • Pembimbing : Irwanto, S.Sos, M.IKom
  • Kode : 1084.S1.44.SKRIPSI.I.2025
  • Status Akses : Open Access
  • Diinput oleh : AXD
  • Terakhir update : 16 Oktober 2025
  • Dilihat : 35 kali