PERAN EDITOR DALAM PEMBUATAN FILM DOKUMENTER "TAK KASAT MATA"
- HIZKIA MARCELLINO SETIAWAN
- 2025
Film dokumenter memiliki kekuatan unik dalam menyuarakan realitas sosial yang kerap tak terjangkau oleh media arus utama. Dalam film Tak Kasat Mata, penyunting gambar memegang peran krusial sebagai perancang narasi visual yang menggugah emosi, bukan sekadar teknisi pemotong adegan. Tugas akhir ini menganalisis peran penyunting dalam membentuk struktur naratif, atmosfer emosional, dan kejujuran visual dalam sebuah dokumenter sosial-ekologis yang mengangkat isu kehidupan para pemulung di Bantar Gebang. Pendekatan realis menjadi pijakan utama, di mana gambar dan suara dibiarkan bicara tanpa banyak intervensi dramatis, menciptakan ruang kontemplatif bagi penonton. Proses editing dilakukan secara observasional dan etis, mengacu pada teori Jacob Bricca mengenai invisible editing, emotional pacing, dan verité editing. Editor berperan sebagai arsitek narasi yang mengelola ratusan footage menjadi struktur yang menyentuh dan membangun empati. Dokumenter ini tidak hanya menjadi media dokumentasi, tetapi juga alat advokasi dan kritik sosial, memperlihatkan bagaimana sistem sosial dan lingkungan bekerja secara timpang terhadap kelompok marginal. Dengan memadukan kepekaan artistik dan tanggung jawab moral, penyunting gambar menjadikan film ini sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang tak kasat mata.
https://repository.bsi.ac.id/repo/74820/PERAN-EDITOR-DALAM-PEMBUATAN-FILM-DOKUMENTER-"TAK-KASAT-MATA"
File full-text dikunci.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44211051 - HIZKIA MARCELLINO SETIAWAN
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Ichsan Widi Utomo, M.M, M.I.Kom
- Kode : 1015.S1.44.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Private
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 22 Oktober 2025
- Dilihat : 50 kali