Peran Editor Dalam Film Dokuemter Secangkir Warisan
- MUHAMMAD VITO ALADZKAR
- 2025
Film dokumenter Secangkir Warisan merupakan karya audiovisual yang mengangkat tradisi jamu tradisional dari Yogyakarta sebagai bagian dari warisan budaya yang mulai terpinggirkan oleh modernitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran strategis seorang editor dalam menyusun narasi visual dan audio agar pesan budaya dapat disampaikan secara utuh, sistematis, dan komunikatif kepada penonton lintas generasi. Dokumenter ini mengusung pendekatan ekspositori, di mana narasi disampaikan melalui voice-over yang didukung footage observasional, wawancara, dan ambient sound yang autentik. Editor berperan penting dalam merancang struktur naratif, mengatur ritme visual, serta menjaga kontinuitas dan harmonisasi antara gambar, suara, dan pesan. Keterlibatan editor dimulai sejak pra-produksi dengan menyusun blueprint naratif, dilanjutkan pada produksi melalui koordinasi dengan tim teknis, hingga pasca-produksi untuk menyusun keseluruhan footage menjadi karya yang utuh dan bermakna. Hasil akhir menunjukkan bahwa penyuntingan yang terstruktur dan sensitif terhadap konteks budaya mampu membentuk pengalaman menonton yang reflektif dan edukatif. Dokumenter ini tidak hanya memberikan informasi tentang jamu, tetapi juga membangkitkan kesadaran audiens terhadap pentingnya pelestarian kearifan lokal. Melalui media sosial sebagai sarana promosi, film ini diharapkan menjangkau generasi muda dan menjadi media edukasi yang efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa editor bukan sekadar teknisi visual.
Kata Kunci: editor, dokumenter, jamu tradisional, penyuntingan, warisan budaya
https://repository.bsi.ac.id/repo/74319/Peran-Editor-Dalam-Film-Dokuemter-Secangkir-Warisan
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44210945 - MUHAMMAD VITO ALADZKAR
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Lukman, M.M, M.I.Kom
- Kode : 0993.S1.44.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 22 Oktober 2025
- Dilihat : 55 kali