Makna Ketidakhadiran Ayah Dalam Pembentukan Kepercayaan Diri Dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Anak
- REISYA AMALIA GUSNIFAR
- 2025
Penelitian ini mengkaji makna ketidakhadiran ayah (Fatherless) dalam pembentukan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi interpersonal anak remaja usia 20-24 tahun. Latar belakang penelitian ini di dasarkan pada tingginya angka perceraian dan fenomena fatherless yang berdampak pada perkembangan psikososial anak, khususnya dalam aspek kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang mengalami kondisi tersebut. Temuan penelitian menunjuukan bahwa ketidakhadiran ayah berkaitan dengan rendahnya rasa percaya diri dan kesulitan dalam membangun komunikasi interpersonal yang sehat. Anak - anak fatherless cenderung merasakan ketidakamanan, kurangnya validasi diri, serta tantangan dalam membentuk hubungan yang positif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dampak ketidakhadiran ayah dari perspektif komunikasi interpersonal dan memberikan wawasan bagi orang tua, pendidik, dan konselor dalam mendukung anak yang mengalami kondisi tersebut.
https://repository.bsi.ac.id/repo/72405/Makna-Ketidakhadiran-Ayah-Dalam-Pembentukan-Kepercayaan-Diri-Dan-Kemampuan-Komunikasi-Interpersonal-Anak
Anda dapat membaca file tugas akhir ini di repository.
Detail Informasi
Tugas Akhir ini ditulis oleh :
- 44210882 - REISYA AMALIA GUSNIFAR
- Prodi : Ilmu Komunikasi
- Kampus : Margonda
- Tahun : 2025
- Pembimbing : Muhammad Irfan, M.IKom
- Kode : 0978.S1.44.SKRIPSI.I.2025
- Status Akses : Open Access
- Diinput oleh : AXD
- Terakhir update : 20 Oktober 2025
- Dilihat : 55 kali